Bungkas News

Kategori: Internasional

Menampilkan 9 berita terbaru.

Internasional

Israel dan Maroko Sepakat Buka Kedutaan, Tingkatkan Hubungan Diplomatik

Bungkasnews.com - Israel dan Maroko resmi menyepakati peningkatan status hubungan diplomatik kedua negara, termasuk mengubah status kantor perwakilan masing-masing menjadi kedutaan besar penuh serta menunjuk duta besar untuk kedua negara.Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar dan Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita, yang difasilitasi oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Mike Waltz, di New York Rabu, 16 September 2026.Baca juga: Mahasiswa Aek Mata di Jakarta Apresiasi Komitmen Brimob Bangun Jembatan Utama penghubung desaSelain soal status diplomatik, kedua negara juga sepakat mendorong hubungan ekonomi dan perdagangan, termasuk menargetkan penyelesaian dua perjanjian terkait perlindungan investasi dan penghindaran pajak berganda pada akhir tahun ini.Misi AS untuk PBB, dalam pernyataan bersama atas nama ketiga negara, menyebut bahwa terbentuknya hubungan diplomatik, damai, dan bersahabat secara penuh antara Maroko dan Israel merupakan kepentingan bersama kedua negara sekaligus akan memajukan tujuan perdamaian.Kedua pihak turut sepakat memperluas konektivitas udara, termasuk mengaktifkan kembali penerbangan langsung yang dioperasikan maskapai dari kedua negara, serta memastikan rencana kunjungan bilateral tingkat tinggi dalam beberapa bulan mendatang.Baca juga: Survei Kedua, Brimob Batalyon C Tegaskan Komitmen Bangun Jembatan Utama Aek MataPengumuman ini muncul sehari setelah peringatan enam tahun Abraham Accords, inisiatif yang digagas Presiden AS Donald Trump pada masa jabatan pertamanya. Sejauh ini, Uni Emirat Arab, Bahrain, Maroko, Sudan, dan Kazakhstan telah bergabung dalam kesepakatan yang bertujuan menormalisasi hubungan antara negara-negara Arab dan mayoritas Muslim dengan Israel tersebut.Sumber: Al Jazeera

17 Sep 2026
Internasional

Harta Karun Villena Dicuri dalam Empat Menit

VILLENA, BungkasNews — Sebagian besar koleksi bersejarah Harta Karun Villena, peninggalan Zaman Perunggu yang terdiri dari benda-benda emas dan artefak berusia sekitar 3.000 tahun, dicuri dalam aksi perampokan yang berlangsung hanya sekitar empat menit di Museum Villena, Spanyol.Dilansir dari The Guardian, alarm Museum Villena berbunyi sekitar pukul 05.20 waktu setempat pada Kamis (27/8/2026). Para pencuri kemudian meninggalkan gedung sekitar pukul 05.24, sehingga keseluruhan aksi berlangsung dalam waktu yang sangat singkat.Juru bicara pemerintah kota Villena menggambarkan aksi tersebut sebagai operasi yang sangat cepat dan profesional. Wali Kota Villena, Fulgencio Cerdán, mengaku terpukul karena sebagian besar koleksi berharga tersebut berhasil dibawa kabur.“Koleksi ini merupakan bagian dari warisan dan kekayaan Villena,” demikian gambaran yang disampaikan wali kota mengenai pentingnya artefak tersebut bagi masyarakat setempat.Sebagian Besar Koleksi DicuriHarta Karun Villena terdiri atas 66 benda, yang sebagian besar terbuat dari emas. Koleksi tersebut mencakup 29 gelang, 11 mangkuk, tiga botol, serta berbagai benda lainnya yang diperkirakan berasal dari sekitar tahun 1000 sebelum Masehi.Benda-benda tersebut ditemukan pada 1963 oleh arkeolog José María Soler. Koleksi ditemukan tersimpan dalam sebuah wadah yang berada di dasar sungai yang telah mengering di wilayah Villena.Sejak Mei 2024, koleksi tersebut dipamerkan di sebuah ruangan khusus di Museum Villena yang dikelola pemerintah kota.Meskipun nilai sejarah koleksi tersebut sulit dihitung dengan uang, nilai emas yang terkandung di dalamnya diperkirakan mencapai sedikitnya €1,7 juta.Namun, nilai ekonominya bukan satu-satunya alasan koleksi tersebut dianggap penting. Artefak-artefak tersebut memiliki nilai arkeologis yang sangat tinggi karena memberikan gambaran mengenai kehidupan dan kebudayaan masyarakat Eropa pada Zaman Perunggu.Ada Artefak yang TertinggalTidak seluruh koleksi berhasil dibawa pencuri. Beberapa benda masih ditemukan di lokasi, termasuk tiga wadah berbahan perak, sebuah gelang, serta sebagian ornamen dari benda yang dikenal sebagai Kingfisher staff, sebuah tongkat atau tongkat upacara prasejarah.Kepolisian Spanyol kini melakukan penyelidikan untuk mengetahui bagaimana para pelaku dapat masuk ke museum dan melarikan diri dengan membawa sebagian besar koleksi.Menurut Manuel Pineda, perwakilan pemerintah Spanyol di Alicante, para pencuri diduga masuk melalui sebuah jendela.Pihak Museum Villena menyatakan seluruh sistem keamanan telah aktif ketika kejadian berlangsung dan membantah adanya kegagalan sistem keamanan.Diduga Sudah DirencanakanPenyelidikan awal juga menemukan kemungkinan bahwa aksi pencurian tersebut telah direncanakan sebelumnya.Tak lama sebelum pencurian terjadi, alarm lain berbunyi di pusat olahraga kota. Aparat kini menyelidiki kemungkinan alarm tersebut sengaja dibuat sebagai pengalihan perhatian sebelum para pelaku menjalankan aksinya.Mauro Hernández, profesor arkeologi dari University of Alicante sekaligus pakar Harta Karun Villena, menilai aksi tersebut menunjukkan tanda-tanda perencanaan matang.Para pelaku diduga mengetahui cara memasuki museum, mengambil benda yang menjadi target, serta melarikan diri dalam waktu singkat.Pencurian ini menambah daftar aksi pencurian benda budaya bernilai tinggi yang terjadi di berbagai museum Eropa. Sebelumnya, sejumlah museum di negara-negara Eropa juga menjadi sasaran pencurian benda seni dan artefak berharga.Kasus tersebut kembali menyoroti tantangan keamanan museum dalam melindungi benda-benda warisan budaya yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian penting dari sejarah suatu bangsa dan peradaban.Saat ini, polisi Spanyol masih memburu pelaku dan berupaya menemukan kembali artefak-artefak yang dicuri.Sumber: The Guardian

28 Aug 2026
Internasional

Banjir Bhote Koshi, 668 Turis dari 34 Negara Hilang Kontak

KATHMANDU, BungkasNews — Sebanyak 668 wisatawan dari 34 negara kehilangan kontak setelah banjir besar melanda Sungai Bhote Koshi, Nepal, pada Rabu (26/8/2026). Hingga Kamis, tim penyelamat masih melakukan pencarian di sejumlah wilayah yang terdampak bencana.Dilansir dari Nepal News, data tersebut disampaikan Departemen Pariwisata di bawah Kementerian Kebudayaan, Pariwisata dan Penerbangan Sipil Nepal pada Kamis sore. Dari 668 wisatawan yang belum dapat dihubungi, sebanyak 341 merupakan laki-laki dan 327 perempuan.Dari jumlah tersebut, 541 orang merupakan warga negara asing, yang sebagian besar sedang melakukan perjalanan trekking. Sementara itu, 127 orang lainnya merupakan warga Nepal.Banjir besar yang menerjang Sungai Bhote Koshi terjadi pada Rabu pagi. Sejak saat itu, kontak dengan ratusan wisatawan tersebut dilaporkan terputus.Warga India Terbanyak Belum TerhubungWarga negara India menjadi kelompok terbesar di antara wisatawan yang belum berhasil dihubungi, dengan jumlah mencapai 178 orang.Selain itu, terdapat 65 warga Amerika Serikat, 53 warga Ukraina, 51 warga Malaysia, 35 warga Australia, 33 warga Inggris, 25 warga Kanada, dan 24 warga China yang juga masih belum dapat dihubungi.Wisatawan dari sejumlah negara lainnya turut tercatat dalam daftar tersebut, antara lain Singapura, Rusia, Jerman, Afrika Selatan, Latvia, Jepang, Selandia Baru, Prancis, Spanyol, Belgia, Irlandia, Belanda, Portugal, Kazakhstan, Italia, Bulgaria, Swiss, Serbia, Swedia, Filipina, Lithuania, Israel, Hungaria, Finlandia, dan Belarus.Para wisatawan tersebut diketahui melakukan perjalanan untuk kegiatan trekking maupun wisata melalui sejumlah agen perjalanan. Departemen Pariwisata Nepal telah merilis nama-nama wisatawan yang masih belum berhasil dihubungi setelah kehilangan kontak sejak banjir terjadi.Pencarian Menghadapi Medan SulitUpaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan pemerintah Nepal. Tim penyelamat telah dikerahkan sejak Rabu, tetapi kondisi medan yang sulit membuat petugas belum dapat menjangkau seluruh lokasi yang terdampak.Selain pencarian melalui jalur darat, operasi udara menggunakan helikopter juga dilakukan untuk membantu menemukan wisatawan yang masih belum diketahui keberadaannya.Kondisi geografis wilayah terdampak menjadi salah satu tantangan utama dalam proses pencarian. Tim penyelamat harus bekerja di tengah kawasan yang terdampak banjir besar serta kerusakan akibat bencana.Pemerintah Nepal masih berupaya memperoleh informasi mengenai keberadaan para wisatawan yang kehilangan kontak tersebut. Proses pencarian juga dilakukan untuk memastikan kondisi dan keselamatan mereka.Banjir Bhote Koshi Berdampak pada PariwisataBencana banjir Bhote Koshi juga memberikan dampak terhadap sektor pariwisata Nepal. Sunil Sharma, juru bicara Nepal Tourism Board, mengatakan bencana tersebut memberikan dampak besar terhadap industri pariwisata.Menurutnya, bencana yang berulang dapat memberikan tekanan serius terhadap sektor pariwisata Nepal dalam jangka panjang.Kondisi tersebut menjadi perhatian karena trekking dan wisata alam merupakan bagian penting dari aktivitas pariwisata Nepal. Banyak wisatawan mancanegara datang ke negara tersebut untuk menikmati kawasan pegunungan dan melakukan perjalanan trekking.Banjir besar yang terjadi di wilayah Bhote Koshi kini tidak hanya menjadi persoalan keselamatan wisatawan, tetapi juga berpotensi memengaruhi kepercayaan wisatawan terhadap keamanan destinasi wisata Nepal.Hingga laporan ini diterbitkan, proses pencarian terhadap 668 wisatawan yang kehilangan kontak masih berlangsung. Pemerintah dan tim penyelamat terus melakukan berbagai upaya untuk menemukan mereka di tengah kondisi medan yang sulit.Sumber: Nepal News

28 Aug 2026
Internasional

Finlandia Kirim 90 Persen Produksi Drone ke Ukraina

BungkasNews — Finlandia dan Ukraina segera memperkuat kerja sama pertahanan melalui kesepakatan produksi drone. Presiden Finlandia Alexander Stubb mengatakan sekitar 90 persen produksi drone Finlandia akan ditujukan untuk Ukraina, sementara 10 persen lainnya tetap digunakan untuk kebutuhan Finlandia.Dilansir dari Yle News, Stubb menyampaikan rencana tersebut saat berada di Kyiv, Ukraina, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Ukraina pada Minggu (23/8/2026). Ia mengatakan Finlandia dan Ukraina diharapkan segera mencapai kesepakatan kerja sama di bidang drone.Menurut Stubb, kerja sama pertahanan kedua negara mencakup lima bidang utama, yaitu maritim, udara, darat, siber, dan luar angkasa. Produksi drone menjadi salah satu bagian penting dalam upaya memperkuat kemampuan pertahanan Ukraina di tengah perang yang masih berlangsung dengan Rusia. Stubb menyebut kerja sama tersebut akan memberikan keuntungan bagi kedua negara. Ia juga membandingkannya dengan model kerja sama yang diterapkan Denmark, yang memberikan pembiayaan secara langsung kepada perusahaan industri pertahanan Ukraina.Perusahaan Finlandia TerlibatDelegasi Finlandia yang mendampingi Stubb dalam kunjungannya ke Kyiv turut membawa tujuh perusahaan yang bergerak di sektor pertahanan.Tiga perusahaan Finlandia, yakni Patria, Insta, dan Boomeranger, telah menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan perusahaan-perusahaan Ukraina untuk mengembangkan produksi bersama.Keterlibatan perusahaan tersebut menunjukkan bahwa kerja sama Finlandia dan Ukraina tidak hanya dilakukan pada tingkat pemerintahan, tetapi juga mulai diarahkan kepada sektor industri pertahanan.Produksi bersama diharapkan dapat meningkatkan kapasitas industri pertahanan Ukraina sekaligus memberikan pengalaman dan peluang pengembangan teknologi bagi perusahaan Finlandia.Stubb juga menegaskan dukungan internasional terhadap Ukraina masih kuat. Menurutnya, lebih dari sepertiga dukungan yang mengalir kepada Ukraina berasal dari negara-negara anggota Uni Eropa di kawasan utara.Ukraina Rayakan 35 Tahun KemerdekaanKesepakatan tersebut disampaikan ketika Ukraina memperingati 35 tahun kemerdekaannya. Presiden Volodymyr Zelensky menjadi tuan rumah sejumlah pemimpin Eropa yang hadir di Kyiv dalam rangka peringatan tersebut. Pertemuan juga berlangsung di tengah perang Rusia-Ukraina yang telah memasuki tahun kelima sejak invasi skala penuh Rusia dimulai pada Februari 2022.Dalam beberapa pekan terakhir, serangan udara Rusia terhadap Ukraina dilaporkan kembali meningkat. Situasi tersebut membuat dukungan pertahanan dari negara-negara Eropa tetap menjadi salah satu faktor penting bagi Ukraina. Stubb mengatakan dirinya yakin Ukraina pada akhirnya akan mampu memenangkan perang dan menekankan bahwa dukungan internasional terhadap Kyiv akan terus berlanjut.Kerja sama Finlandia dan Ukraina di bidang drone menjadi salah satu bentuk terbaru dukungan pertahanan Eropa kepada Kyiv. Dengan rencana mengarahkan sebagian besar produksi drone Finlandia ke Ukraina, kerja sama tersebut berpotensi memperkuat kapasitas pertahanan Ukraina sekaligus memperluas hubungan industri kedua negara.Perkembangan ini juga menunjukkan semakin eratnya keterlibatan negara-negara Eropa dalam mendukung kemampuan pertahanan Ukraina di tengah konflik yang belum berakhir.

25 Aug 2026
Internasional

Harvard Jual Kursus US$699 dengan Dosen Berbasis AI

BOSTON, BungkasNews — Perkembangan kecerdasan buatan (AI) mulai membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Harvard Business School (HBS) menjadi salah satu institusi yang bereksperimen dengan teknologi tersebut melalui program pembelajaran yang menghadirkan versi digital berbasis AI dari para pengajarnya.Dilansir dari TechStory, Harvard Business School menawarkan Program tersebut dibanderol US$699 atau sekitar Rp12,38 juta, dengan asumsi kurs Rp17.720 per dolar AS.. Program tersebut menggunakan avatar berbasis AI yang dibuat menyerupai sejumlah anggota fakultas Harvard untuk menyampaikan materi dan berinteraksi dengan peserta.Teknologi ini memungkinkan peserta mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dari kursus daring konvensional. Alih-alih hanya menyaksikan rekaman video dosen, peserta dapat berinteraksi dengan representasi digital berbasis AI yang dirancang menyerupai pengajar manusia.Program tersebut ditujukan bagi para pengusaha maupun calon pendiri perusahaan yang ingin mengembangkan kemampuan dalam membangun dan mengembangkan bisnis. Materi pembelajaran dirancang sebagai pengalaman pendidikan profesional, bukan sebagai program gelar akademik.Penggunaan avatar AI juga membuka peluang bagi institusi pendidikan untuk memperluas akses terhadap pengetahuan yang dimiliki para pengajar. Seorang profesor memiliki keterbatasan waktu untuk mengajar dan memberikan pendampingan kepada setiap mahasiswa. Dengan bantuan AI, materi dan simulasi pembelajaran dapat tersedia lebih fleksibel bagi peserta dari berbagai lokasi dan zona waktu.Namun, kehadiran dosen berbasis AI juga memunculkan pertanyaan mengenai batas antara teknologi dan peran manusia dalam pendidikan. Apakah avatar AI mampu memberikan pengalaman belajar yang setara dengan berinteraksi langsung dengan seorang profesor?Eksperimen Harvard tersebut menunjukkan bahwa penggunaan AI di pendidikan mulai bergerak lebih jauh dari sekadar alat bantu penulisan, penelitian, atau tutor. AI mulai digunakan untuk menghadirkan pengalaman interaksi yang menyerupai proses belajar bersama seorang pengajar.Sejumlah sumber lain melaporkan bahwa teknologi avatar tersebut dikembangkan untuk memungkinkan peserta berlatih menghadapi situasi bisnis seperti presentasi kepada investor, percakapan penjualan, hingga simulasi rapat. Dengan demikian, teknologi tersebut lebih diarahkan sebagai alat simulasi dan pendamping pembelajaran daripada sekadar pengganti dosen manusia.Bagi dunia pendidikan, langkah Harvard menjadi gambaran mengenai kemungkinan munculnya model pembelajaran baru. Di masa depan, mahasiswa mungkin tidak hanya belajar dari profesor secara langsung, tetapi juga menggunakan versi AI yang membantu memperluas akses terhadap keahlian, pengalaman, dan materi yang dikembangkan oleh para akademisi.Meski menawarkan efisiensi dan fleksibilitas, kualitas interaksi, akurasi jawaban, etika penggunaan identitas dosen, serta nilai yang diperoleh peserta tetap menjadi faktor penting dalam menilai apakah teknologi semacam ini benar-benar mampu meningkatkan kualitas pendidikan.

23 Aug 2026
Internasional

Gaza Kehabisan Lahan Pemakaman, Keluarga Mulai Kesulitan Memakamkan Jenazah

GAZA, BungkasNews — Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza tidak hanya menyisakan persoalan tempat tinggal dan kebutuhan dasar. Keluarga yang kehilangan anggota keluarganya kini juga menghadapi persoalan lain: semakin terbatasnya lahan untuk memakamkan jenazah.Dilansir dari Al Jazeera, sejumlah keluarga Palestina mulai memindahkan jenazah kerabat mereka dari lokasi pemakaman sementara ke kompleks pemakaman. Namun, keterbatasan lahan membuat proses tersebut semakin sulit.Salah satu kisah datang dari Omar al-Sawhi, 20 tahun, yang berupaya memakamkan ayahnya, Mohammad, 40 tahun. Ketika mendatangi Pemakaman Zeitoun di Gaza City, Omar mendapati makam-makam telah sangat padat.Kondisi pemakaman juga membuat sejumlah makam hanya ditandai dengan batu dan selembar kertas yang mencantumkan nama orang yang meninggal. Keterbatasan ruang dan material membuat makam tidak selalu dapat dibangun secara layak.Karena tidak menemukan ruang untuk makam baru dan biaya pemakaman cukup berat bagi keluarganya, jenazah Mohammad akhirnya dimakamkan di makam kakeknya.Ribuan Jenazah Dimakamkan di Lokasi SementaraSelama perang berlangsung, terganggunya layanan publik dan bahaya serangan membuat banyak jenazah tidak dapat segera dimakamkan di pemakaman resmi. Sebagian jenazah dilaporkan dimakamkan di halaman rumah, tenda, area pengungsian, sekolah hingga rumah sakit.Al Jazeera melaporkan bahwa setelah adanya penurunan relatif kekerasan menyusul gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat pada Oktober 2025, sejumlah keluarga mulai mencari dan memindahkan kembali jenazah anggota keluarga mereka yang sebelumnya dimakamkan sementara.Otoritas Gaza menyebut sedikitnya 529 jenazah Palestina ditemukan dari tujuh kuburan massal di area rumah sakit. Laporan tersebut juga menyebut sedikitnya 1.200 warga Palestina tewas sejak gencatan senjata diumumkan.Lebih dari 40 Pemakaman RusakPersoalan lahan pemakaman semakin berat karena sejumlah lokasi pemakaman mengalami kerusakan selama perang.Menurut Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Gaza yang dikutip Al Jazeera, lebih dari 40 pemakaman telah hancur sejak perang dimulai.Sementara itu, sejumlah kawasan yang sebelumnya diperuntukkan sebagai lokasi pemakaman kini digunakan sebagai tempat berlindung warga yang kehilangan tempat tinggal.Keterbatasan material seperti batu nisan juga membuat biaya pemakaman meningkat. Otoritas Gaza menyebut biaya pemakaman saat ini berkisar 700 hingga 1.000 shekel, atau sekitar Rp3,7 juta hingga Rp5,3 juta dengan nilai tukar yang digunakan dalam laporan tersebut.Sebagai solusi sementara, material bangunan yang tersisa dari gedung-gedung yang hancur, lumpur, hingga lembaran logam digunakan sebagai penanda makam.Pemakaman Khan Younis Kini Menampung Ribuan MakamGambaran kepadatan juga terlihat di Pemakaman Khan Younis. Tafesh Abu Hatab, seorang penggali makam yang telah bekerja selama lebih dari 19 tahun, mengatakan kondisi perang menjadi masa paling berat sepanjang kariernya.Pemakaman tersebut sebelumnya memiliki sekitar 60 makam pada awal perang. Kini jumlahnya mencapai sekitar 6.000 makam.Pada periode tertentu, Abu Hatab bahkan harus menyiapkan sekitar 35 makam dalam sehari.Pemerintah setempat kini mencari lokasi baru untuk pemakaman. Pemindahan jenazah dari tempat pemakaman sementara juga harus dikoordinasikan dengan Kementerian Wakaf, pemerintah daerah, serta lembaga terkait.Krisis tersebut menunjukkan bahwa dampak perang di Gaza tidak hanya menyangkut mereka yang masih hidup dan kehilangan tempat tinggal, tetapi juga menyentuh persoalan paling mendasar dalam penghormatan terhadap mereka yang telah meninggal.

23 Aug 2026
Internasional

Iran Peringatkan Negara Tetangga: Jangan Ikut Perang Ekonomi AS, atau Dianggap Musuh

TEHERAN, BungkasNews — Iran memperingatkan negara-negara di kawasan agar tidak ikut mendukung upaya Amerika Serikat untuk menekan dan melemahkan perekonomian Iran.Peringatan tersebut disampaikan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, dalam wawancara dengan televisi pemerintah Iran, IRIB, Sabtu (22/8/2026).Dilansir dari Al Jazeera, Rezaei menegaskan bahwa negara-negara tetangga yang bergabung dalam kampanye ekonomi Amerika Serikat akan dipandang sebagai musuh oleh Iran.Pernyataan tersebut muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran. Trump sebelumnya mengumumkan rencana untuk melakukan operasi ekonomi besar-besaran terhadap Iran dan memperingatkan negara lain agar tidak memberikan dukungan ekonomi kepada Teheran.Menteri Keuangan AS Scott Bessent juga memperingatkan negara-negara yang memberikan bantuan atau “jalan keluar” ekonomi bagi Iran.Iran menyatakan tidak ingin memperluas konflik. Rezaei mengatakan pemerintahnya akan terlebih dahulu menggunakan pendekatan diplomasi untuk meredakan ketegangan dengan negara-negara tetangga.Namun, ia memperingatkan bahwa apabila negara-negara tersebut tetap memilih berpihak kepada Amerika Serikat, Iran dapat mengambil tindakan.Ketegangan juga berkaitan dengan Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran minyak terpenting di dunia. Iran sebelumnya menghentikan lalu lintas melalui selat tersebut sejak awal konflik, yang kemudian turut mendorong kenaikan harga sejumlah komoditas seperti minyak dan pupuk.Sejumlah negara di kawasan yang sebelumnya bergantung pada Selat Hormuz mulai mencari jalur perdagangan alternatif.Namun, Iran memperingatkan bahwa jalur alternatif pengiriman minyak dari kawasan Teluk juga dapat menjadi sasaran apabila negara-negara regional ikut dalam strategi tekanan ekonomi Amerika Serikat terhadap Iran.Kementerian Luar Negeri Iran pada Sabtu turut mengecam langkah Amerika Serikat yang akan datang. Teheran menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk perluasan kewenangan Amerika Serikat terhadap negara-negara lain.Situasi ini menunjukkan bahwa konflik antara Iran dan Amerika Serikat tidak hanya berkembang dalam aspek militer, tetapi juga semakin meluas ke sektor ekonomi dan perdagangan regional.

23 Aug 2026
Internasional

Harvard Imbau Mahasiswa Internasional Kembali ke AS Sebelum Aturan Visa 4 Tahun Berlaku

BOSTON, BungkasNews — Universitas Harvard mengimbau mahasiswa dan akademisi internasional yang mengikuti program perkuliahan di kampus untuk merencanakan kepulangan ke Amerika Serikat sebelum perubahan kebijakan visa pelajar diberlakukan.Dilansir dari Economic Times, Harvard menyarankan mahasiswa internasional yang akan mengikuti semester musim gugur untuk kembali ke Amerika Serikat paling lambat 15 September 2026. Imbauan tersebut berkaitan dengan aturan baru Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) yang dijadwalkan mulai berlaku pada tanggal yang sama.Aturan baru tersebut akan memberlakukan batas waktu tertentu terhadap status visa pelajar dan pengunjung pertukaran. Untuk mahasiswa internasional, masa status visa F akan dibatasi maksimal empat tahun. Perubahan ini menjadi perhatian bagi mahasiswa yang menjalani program pendidikan lebih panjang dari empat tahun atau membutuhkan perpanjangan masa studi.Harvard mengambil langkah antisipatif karena universitas menilai masih terdapat ketidakpastian mengenai penerapan dan dampak penuh dari aturan baru tersebut terhadap mahasiswa internasional.Universitas tersebut meminta mahasiswa dan akademisi internasional memperhatikan jadwal perjalanan mereka agar tidak menghadapi kendala ketika kembali ke Amerika Serikat setelah kebijakan baru mulai diterapkan. Kebijakan tersebut juga mendapat tantangan hukum. Sejumlah organisasi dan kelompok advokasi telah menggugat pemerintah Amerika Serikat untuk membatalkan aturan yang membatasi durasi visa mahasiswa internasional, pengunjungpertukaran, serta jurnalis.Sementara itu, aturan visa Amerika Serikat juga perlu dibedakan antara masa berlaku visa dan lama seseorang diperbolehkan tinggal di AS. Departemen Luar Negeri AS menjelaskan bahwa masa berlaku visa menentukan periode seseorang dapat menggunakannya untuk meminta masuk ke Amerika Serikat, sedangkan keputusan mengenai izin masuk dan lama tinggal ditentukan oleh petugas imigrasi di perbatasan.Bagi mahasiswa Indonesia yang sedang atau akan menempuh pendidikan di Amerika Serikat, perkembangan kebijakan tersebut penting untuk diperhatikan, terutama terkait jadwal perjalanan, status akademik, dan ketentuan imigrasi yang berlaku..

21 Aug 2026
Internasional

Jepang Eksekusi Pelaku Pembakaran Pachinko yang Tewaskan Lima Orang

TOKYO, BungkasNews — Pemerintah Jepang mengeksekusi seorang pria yang terbukti melakukan pembakaran terhadap sebuah tempat permainan pachinko di Osaka pada 2009. Aksi tersebut menyebabkan lima orang tewas.Dilansir dari Channel NewsAsia (CNA), Sunao Takami, 58 tahun, dieksekusi dengan cara digantung pada Jumat (21/8/2026). Ia merupakan pelaku pembakaran sebuah tempat pachinko di Osaka yang dilakukan dengan menyiramkan bensin sebelum membakar lokasi tersebut. Dalam peristiwa itu, empat pelanggan dan satu karyawan meninggal dunia akibat kebakaran.Menteri Kehakiman Jepang Hiroshi Hiraguchi mengatakan keputusan eksekusi dilakukan setelah mempertimbangkan kasus tersebut secara menyeluruh. Menurutnya, peristiwa tersebut menimbulkan dampak serius serta ketakutan di tengah masyarakat.Takami dilaporkan baru diberitahu mengenai pelaksanaan hukuman mati pada Jumat pagi, beberapa saat sebelum eksekusi dilakukan. Praktik pemberitahuan dalam waktu singkat tersebut merupakan prosedur yang selama ini diterapkan Jepang.NHK melaporkan eksekusi terhadap Takami dilakukan di Osaka.Eksekusi tersebut menjadi hukuman mati pertama yang dilakukan Jepang sejak Juni 2025, ketika Takahiro Shiraishi, yang dikenal sebagai “Twitter killer”, dieksekusi setelah terbukti membunuh sembilan orang.Jepang dan Amerika Serikat merupakan dua negara anggota G7 yang masih menerapkan hukuman mati. Pemerintah Jepang mempertahankan hukuman tersebut meskipun praktiknya mendapat kritik dari sejumlah organisasi hak asasi manusia.Survei pemerintah Jepang pada 2024 menunjukkan sekitar 83 persen responden menilai hukuman mati masih diperlukan. Di sisi lain, dukungan terhadap penghapusan hukuman mati meningkat menjadi 17 persen.Menurut data yang dikutip CNA dari Amnesty International, jumlah eksekusi di berbagai negara juga mengalami peningkatan pada 2025. Amnesty mencatat sedikitnya 2.707 eksekusi di seluruh dunia pada tahun tersebut.

21 Aug 2026