Bungkas News

Hasil Pencarian untuk: "Percaya"

Ditemukan 11 berita.

Nasional

Dudung Abdurachman Di Lantik Menko Polkam, Aktivis Nasional : Sosok Figur Terbaik yang Loyal Terhadap Bapak Presiden Prabowo

Jakarta, Bungkasnews.com — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI), Dedi Siregar, menyampaikan ucapan selamat dan dukungan penuh atas penunjukan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dalam perombakan kabinet (reshuffle) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kamis (01/10/2026)Dedi menilai langkah ini sebagai keputusan strategis yang sangat tepat dalam memperkuat stabilitas politik dan keamanan nasional."Kami dari keluarga besar DPP LPPI mengucapkan selamat atas kepercayaan baru yang diberikan kepada Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman. Beliau adalah salah satu figur terbaik bangsa yang sangat layak mengemban amanah sebagai Menko Polkam karena rekam jejaknya yang sudah teruji, berintegritas, dan berhasil dalam melakukan pekerjaannya selama ini," ujar Dedi Siregar Dedi menambahkan bahwa mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut dikenal sebagai sosok yang ramah (humble) namun tegas, serta memiliki loyalitas yang sangat tinggi kepada pemerintah dan negara.Kami meyakini kepemimpinan pak Dudung di Kemenko Polkam akan mampu mewujudkan visi besar Presiden bapak Presiden Prabowo, terutama dalam menjaga persatuan nasional dan penegakan hukum.Dedi Siregar, Ketua DPP LPPI ( Foto: Dok. Istimewa)"Prestasi Jenderal Dudung selama di TNI sangat luar biasa dan membanggakan. Kami optimistis, dengan karakter kepemimpinannya yang dekat dengan rakyat, beliau dapat bekerja sesuai dengan harapan publik dan membawa stabilitas keamanan Indonesia ke arah yang lebih solid," tambah Dedi.Sebagaimana diketahui, isu perombakan kabinet menguat setelah Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman terlihat merapat ke Istana Kepresidenan Jakarta menjelang agenda pelantikan sejumlah pejabat baru. Jabatan Menko Polkam diproyeksikan akan diserahterimakan untuk menyegarkan jajaran Kabinet Merah Putih dalam mengawal program-program prioritas nasional.Di akhir pernyataannya, kami menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dan mengawal seluruh kebijakan Kemenko Polkam di bawah kepemimpinan baru demi kemajuan NKRI.

01 Oct 2026
Nasional

Komjen Suyudi Sangat Layak & Pantas Pimpin Polri, Mampu Bangun Komunikasi dengan Berbagai Elemen Masyarakat

Jakarta, Bungkasnews.com — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI), Dedi Siregar, menilai keputusan Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri merupakan langkah yang tepat dan patut diapresiasi.Menurut Dedi, sosok komjen.Pol. Suyudi Ario Seto memiliki pengalaman panjang di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia dan pernah mengemban sejumlah jabatan strategis. Sebelum diusulkan sebagai calon Kapolri, Suyudi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus 2025, setelah sebelumnya menjabat Kapolda Banten.Komjen.Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri yang baru“Menurut kami, penunjukan Komjen Suyudi Ario Seto merupakan pilihan yang tepat. Beliau memiliki pengalaman dan rekam jejak panjang di institusi Polri. Yang tidak kalah penting adalah kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat,” ujar Dedi Siregar.“Indonesia adalah negara yang sangat majemuk. Karena itu, Kapolri ke depan harus mampu merangkul seluruh kelompok masyarakat, lintas suku, agama dan golongan. Komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat dan ulama juga menjadi modal penting untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” katanya.Dedi menambahkan, pengalaman Suyudi sebagai Kepala BNN juga menjadi salah satu catatan penting. Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan perspektif dalam menghadapi persoalan keamanan dan penegakan hukum yang kompleks.Pada Kamis (1/10/2026), Komisi III DPR RI menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri secara aklamasi setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan serta menyampaikan visi dan misinya di hadapan Komisi III.Dalam uji kelayakan tersebut, Suyudi juga menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan pembenahan institusi Polri, memperkuat profesionalisme, akuntabilitas, kualitas pelayanan serta kedekatan Polri dengan masyarakat.Dedi berharap proses pergantian pucuk pimpinan Polri dapat berjalan sesuai mekanisme ketatanegaraan dan mendapatkan dukungan masyarakat.“Kita berharap proses ini berjalan lancar amanah sebagai Kapolri, kami berharap Komjen Suyudi dapat melanjutkan berbagai agenda nasionalPolri, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, menjaga profesionalisme anggota, serta terus membangun komunikasi dengan seluruh elemen bangsa,” tegas Dedi.Ia juga mengajak masyarakat memberikan kesempatan kepada calon Kapolri untuk menunjukkan kemampuan kepemimpinannya melalui kerja nyata.“Yang dibutuhkan masyarakat adalah Polri yang profesional, humanis, responsif dan dekat dengan rakyat. Kami berharap kepemimpinan ke depan mampu menjaga soliditas internal sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” pungkasnya.Salam Hormat,Dedi SiregarKetua Umum

01 Oct 2026
Utama

Workshop Character Building HIMMAH Kab.Tangerang Diikuti 130 Peserta, Jadi Ruang Kenali Diri dan Perkenalkan HIMMAH kepada Generasi Muda

Tangerang, Bungkasnews.com — Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PC HIMMAH) Kabupaten Tangerang sukses menyelenggarakan Workshop Character Building dengan tema “WHO AM I? Kenali Dirimu, Temukan Potensimu, Tentukan Arahmu”, Minggu (27/9/2026).Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Istighna, Islamic Village, Kabupaten Tangerang, tersebut diikuti sekitar 130 peserta yang berasal dari unsur mahasiswa dan pelajar tingkat SLTA. Kegiatan turut dihadiri oleh Dewan Penasehat PC HIMMAH Kabupaten Tangerang, Muhammad Nizam Harahap dan Ahmad Taufik Lubis, serta jajaran pengurus PC HIMMAH Kabupaten Tangerang.Workshop menghadirkan Muhammad Khairil sebagai pembicara. Kegiatan dikemas sebagai ruang pembelajaran dan refleksi bagi peserta untuk lebih mengenal karakter diri, menggali potensi, membangun kepercayaan diri, serta menentukan arah pengembangan diri.Perkenalkan HIMMAH kepada Mahasiswa, Pelajar, dan MasyarakatSelain menjadi kegiatan pengembangan karakter, workshop ini juga menjadi bagian dari upaya PC HIMMAH Kabupaten Tangerang untuk memperkenalkan Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) secara lebih luas kepada mahasiswa, pelajar, dan masyarakat di wilayah Tangerang.Melalui kegiatan tersebut, HIMMAH berupaya membangun kedekatan dengan generasi muda sekaligus memperkenalkan organisasi sebagai ruang untuk pengembangan diri, kepemimpinan, intelektualitas, serta pengabdian kepada masyarakat.Kehadiran sekitar 130 peserta dari unsur mahasiswa dan pelajar SLTA menjadi momentum bagi PC HIMMAH Kabupaten Tangerang untuk memperluas silaturahmi dan membangun jejaring dengan generasi muda.Ketua PC HIMMAH Kabupaten Tangerang, Mhd. Nehru Lubis, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperluas keberadaan dan kontribusi HIMMAH di tengah masyarakat Tangerang.“Kegiatan ini menjadi momentum bagi kami untuk memperkenalkan HIMMAH lebih luas kepada mahasiswa, pelajar, dan masyarakat di Tangerang. Kami ingin HIMMAH tidak hanya dikenal sebagai organisasi mahasiswa, tetapi juga hadir sebagai ruang untuk belajar, berkembang, membangun kepemimpinan, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Nehru.Ia juga berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat memberikan dampak bagi para peserta.“Kami ingin peserta tidak hanya bertanya tentang apa yang ingin mereka capai, tetapi juga memahami siapa diri mereka, apa potensi yang mereka miliki, dan ke mana arah yang ingin mereka tuju. Karena mengenal diri adalah bagian penting dalam membangun karakter dan menentukan masa depan,” tambahnya.Sementara itu, Ketua Panitia, Rizky Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan dirancang secara interaktif agar peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat dalam proses diskusi dan refleksi.“Kami ingin workshop ini menjadi ruang bagi peserta untuk berhenti sejenak, melihat kembali dirinya, mengenali kekuatan dan kekurangannya, kemudian menyusun langkah untuk berkembang. Antusiasme sekitar 130 peserta menjadi energi positif bagi kami sebagai panitia,” ungkap Rizky.Apresiasi untuk Sponsor, Mitra, dan Pihak PendukungPC HIMMAH Kabupaten Tangerang turut menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh sponsor, mitra, serta pihak pendukung yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Workshop Character Building ini, di antaranya:Hj. Nurmiyah LubisHj. Hidayah Sya'banahH. Islam Akbar Nasution (Pimpinan Yayasan Islamic Village)Ibu Ida Wardani Nasution (Pimpinan Yayasan Islamic Village)Smile Lovers BreadKetua PW HIMMAH BantenDukungan dari berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting dalam terselenggaranya kegiatan yang mempertemukan mahasiswa dan pelajar SLTA dalam ruang pembelajaran dan pengembangan karakter.“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh sponsor dan pihak yang telah memberikan dukungan. Dukungan ini bukan hanya membantu terselenggaranya kegiatan, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan memiliki arah,” ujar Nehru.Rizky Hidayat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membersamai kegiatan tersebut.“Kami sangat mengapresiasi seluruh sponsor dan pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga kolaborasi yang telah terbangun dapat terus berlanjut dalam kegiatan-kegiatan positif berikutnya,” tutur Rizky.Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama. PC HIMMAH Kabupaten Tangerang berharap workshop tersebut dapat menjadi pintu awal bagi peserta untuk mengenal lebih dekat HIMMAH, menemukan potensi diri, membangun karakter, serta terdorong untuk mengambil peran positif di lingkungan pendidikan, organisasi, dan masyarakat.Melalui kegiatan ini, PC HIMMAH Kabupaten Tangerang juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang pembinaan dan kolaborasi bagi mahasiswa, pelajar, serta masyarakat di wilayah Tangerang.

28 Sep 2026
Nasional

Doli Kurnia: Tak Ada Perdamaian Dunia Tanpa Palestina Merdeka

Jakarta, Bungkasnews.com - Ketua Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia (World Peace Parliamentary Caucus/WPPC) DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan komitmen DPR RI untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui jalur diplomasi parlemen.Penegasan tersebut disampaikan Doli seusai menerima audiensi dan melakukan diskusi strategis bersama perwakilan Global Coalition for Quds and Palestine (GCQP) di Ruang Diplomasi Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP), Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (16/9/2026).Doli mengatakan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kerja sama yang telah beberapa kali dilakukan DPR RI bersama organisasi internasional yang memiliki perhatian terhadap persoalan Palestina.Ia menyebut, Indonesia sebelumnya juga telah dipercaya menjadi tuan rumah sekaligus lokasi kantor pusat (headquarter) Asia Pacific Coalition for Al-Quds and Palestine (APCQP).“Alhamdulillah, sekaligus saya berterima kasih kepada bapak-bapak di Majelis Ulama Indonesia. Begitu MUI mengetahui bahwa DPR sekarang bersama teman-teman membentuk Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia, mereka sangat aktif menyambungkan komunikasi dan silaturahmi kita dengan masyarakat maupun pimpinan-pimpinan di Palestina. Ini sudah yang kelima kali kita melakukan kegiatan bersama di DPR,” ujar Doli.Baca juga: Israel dan Maroko Sepakat Buka Kedutaan, Tingkatkan Hubungan DiplomatikDalam audiensi tersebut, delegasi GCQP yang berasal dari Palestina menyampaikan perkembangan situasi terkini di Gaza. Mereka menggambarkan kondisi kemanusiaan yang masih memprihatinkan akibat konflik yang berkepanjangan.“Hari ini kita menerima kunjungan anggota Global Coalition for Quds and Palestine. Ada dua orang perwakilan yang datang dari Palestina. Mereka menyampaikan situasi di Palestina, khususnya di Gaza, yang sampai sekarang masih belum kondusif. Masih terus terjadi genosida, pembunuhan anak kecil, perempuan, dan seterusnya,” ungkap politikus Fraksi Partai Golkar tersebut.Selain menyampaikan kondisi di lapangan, delegasi GCQP mengusulkan agar Indonesia memiliki komite khusus di parlemen yang menangani isu Palestina. Usulan tersebut, menurut mereka, dapat merujuk pada praktik di sejumlah negara, salah satunya Turki.Menanggapi usulan itu, Doli menjelaskan bahwa meskipun DPR RI belum memiliki komisi khusus yang menangani Palestina, komitmen terhadap isu tersebut telah diwujudkan melalui keberadaan Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia yang bekerja sama dengan BKSAP.“Walaupun secara formal di DPR tidak ada komisi yang mengurusi soal itu, tetapi kehadiran Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia merupakan bagian dari komitmen DPR bersama BKSAP terhadap isu-isu Palestina. Ini menegaskan sekali lagi bahwa Indonesia, baik pemerintah maupun DPR, selalu berkomitmen untuk terus bersama-sama memperjuangkan Palestina menjadi negara yang berdaulat dan merdeka,” tegasnya.Baca juga: Survei Kedua, Brimob Batalyon C Tegaskan Komitmen Bangun Jembatan Utama Aek MataDorong Kajian Regulasi Boikot Produk Terkait IsraelDalam pertemuan tersebut, GCQP juga mengusulkan agar Indonesia memiliki regulasi mengenai penolakan atau boikot terhadap produk-produk yang berkaitan dengan Israel.Doli mengatakan, usulan tersebut dapat menjadi bahan kajian dengan mempelajari regulasi serupa yang telah diterapkan di sejumlah negara, termasuk Inggris dan Irlandia.“Saya minta nanti kalau sudah ada salinan undang-undang yang sekarang diberlakukan di Inggris dan Irlandia itu bisa kita pelajari, bisa kita sosialisasikan, dan kita minta tanggapan dari masyarakat Indonesia, termasuk nanti kalau memang memungkinkan dibahas lebih lanjut di tingkat pemerintah maupun DPR,” jelasnya.Meski demikian, Doli menekankan bahwa setiap pembentukan undang-undang harus mengikuti mekanisme konstitusional serta melalui proses penyerapan aspirasi masyarakat.“Undang-undang itu adalah kesepakatan antara pemerintah dan rakyat Indonesia. Tentu prosesnya membutuhkan waktu, membutuhkan kesepakatan semua pihak, baik pemerintah maupun DPR. DPR juga harus menyerap aspirasi masyarakat Indonesia terlebih dahulu,” katanya.Palestina dan Amanat KonstitusiDoli menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap perjuangan Palestina tidak semata-mata didasarkan pada hubungan historis antara kedua bangsa, tetapi juga merupakan bagian dari amanat konstitusi dan kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan.“Kita harus dukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Pertama, karena Palestina adalah salah satu negara yang sejak awal memberikan dukungan terhadap kemerdekaan Indonesia. Kedua, ini adalah perjuangan kemanusiaan. Kita tidak boleh membiarkan di belahan dunia mana pun ada masyarakat yang terus-menerus menderita akibat penjajahan, apalagi genosida,” tuturnya.Menurut Doli, cita-cita mewujudkan perdamaian dunia belum dapat dikatakan tercapai selama Palestina belum memperoleh kemerdekaan sebagai negara yang berdaulat.“Saya sering mengatakan, kita boleh melihat perang berhenti di belahan dunia mana pun, tetapi selama Palestina belum menjadi negara yang berdaulat, saya kira kita tidak bisa menyimpulkan bahwa perdamaian dunia telah terwujud. Karena itu, perjuangan kemerdekaan Palestina tidak boleh berhenti,” pungkasnya.

17 Sep 2026
Utama

BLUVOCATION CREATIVE FEST THE THIRD: Mengusung Tema "Beyond The Stars" , SMK Budi Luhur Siap Kembali Pamerkan Karya Pelajar di Layar Bioskop XXI

Tangerang, 15 September 2026 – Sebagai wujud komitmen dalam mencetak lulusan yang kompeten dan kreatif, SMK Budi Luhur dengan bangga mengumumkan puncak perhelatan Projek Kreatif Kewirausahaan (PKK) melalui acara BLUVOCATION CREATIVE FEST THE THIRD 2026. Acara puncak ini akan ditandai dengan pemutaran karya (screening) dan penganugerahan (awarding) yang diselenggarakan secara eksklusif di bioskop XXI Bintaro Xchange Mall 2.Tahun ini, festival mengusung tema "Beyond The Stars" yang mencerminkan semangat untuk menggapai impian setinggi bintang. Tema ini menjadi simbol keberanian agar setiap peserta percaya pada potensi diri, terus berkembang, dan berani meraih masa depan tanpa batas.BLUVOCATION CREATIVE FEST hadir sebagai platform ekosistem kolaboratif yang mempertemukan pelajar, dunia industri, komunitas kreatif, perguruan tinggi, dan media. Sebelum mencapai acara puncaknya, festival ini telah menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan kompetitif, yang meliputi:Roadshow & Registration: Sosialisasi dan promosi ke berbagai sekolah untuk membangun antusiasme publik. Creative Competition: Berbagai lomba kreatif untuk pelajar tingkat SMP, SMA/SMK Sederajat, hingga masyarakat umum.Industry Seminar: Mengadakan seminar inspiratif bersama praktisi industri dengan topik kesehatan, kreatif, dan kebersihan pada bulan Oktober hingga November. Guna mewadahi ragam minat dan bakat generasi muda, BLUVOCATION CREATIVE FEST THE THIRD menghadirkan enam cabang kompetisi bergengsi, yaitu:Short Movie yang mengangkat tema "A Step Closer".Short Animation yang membawa tema "The Unseen Within".Fotografi dengan fokus Human Interest bertema "Faces of Humanity".Fashion Show with Story Telling yang mewajibkan penggunaan barang-barang daur ulang.Desain Karakter (OC) bertema "Beyond Imagination".Dance dengan pilihan tema "Power Of Dream" atau "Future And Technology".Kesuksesan dan skala acara yang kian membesar ini tidak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah, khususnya Joko Waluyo, S.Si, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMK Budi Luhur. Kegiatan ini juga diawasi langsung oleh tim penanggung jawab yang terdiri dari Agus Fazriansyah, S.I.Kom, Cika Mutiara Rahmakinanti, S.I.Kom., dan Teuku RizkyAdipratama, S.T, M.Kom.Baca juga: Anggota DPR Skeptis Penerapan E-Voting Bisa Diterapkan di IndonesiaSelaku Ketua Penyelenggara BLUVOCATION CREATIVE FEST THE THIRD, Salma Aalya Vanisa memimpin kepanitiaan tahun ini bersama jajaran siswa lainnya untuk memastikan acara berjalan lancar. Melalui visi acara ini, panitia berharap festival ini lebih dari sekadar kompetisi,melainkan perayaan kreativitas yang mampu menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri kreatif. Acara ini dirancang untuk memperluas kesempatan siswa dalam membangun portofolio, menjalin jejaring profesional, dan menginspirasi masyarakat luas.

15 Sep 2026
Nasional

Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan

Jakarta, Bungkasnews.com – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru, Senin (14/9/2026).Pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo. Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.Dilansir dari detikNews, pelantikan ditandai dengan pembacaan sumpah jabatan yang diikuti Suahasil. Dalam sumpahnya, ia berjanji setia kepada UUD 1945, menjalankan peraturan perundang-undangan, serta bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi etika jabatan.Bukan Orang Baru di Kementerian KeuanganSuahasil bukan sosok baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Sebelum dipercaya menjadi Menkeu, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih dan dilantik pada 21 Oktober 2024.Baca juga: Mahasiswa Zaman Sekarang Kok Pada Bisu Pas Diskusi? Katanya Sih Harus RadikalKariernya di bidang kebijakan fiskal juga sudah cukup panjang. Suahasil pernah menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal pada 2009–2011 dan Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah pada 2009–2015.Ia juga pernah menjadi Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan pada 2010–2015 serta anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional pada 2013–2014.Karier Suahasil di Kemenkeu semakin menanjak ketika ia dipercaya menjadi Kepala Badan Kebijakan Fiskal secara definitif pada 31 Oktober 2016.Tidak lama kemudian, pada 25 Oktober 2019, ia dipercaya menjadi Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Indonesia Maju. Saat itu, Suahasil turut mendampingi Menteri Keuangan dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan fiskal nasional.Pergantian Menkeu untuk Kedua KalinyaPergantian Suahasil menjadi Menkeu menjadi perubahan kedua pada posisi bendahara negara sejak Prabowo menjabat sebagai Presiden.Sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025 untuk menggantikan Sri Mulyani. Kini, posisi tersebut kembali berganti dan dipercayakan kepada Suahasil.Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir dalam pelantikan tersebut. Di antaranya para menteri koordinator, Menteri Luar Negeri Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala BIN Herindra, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hingga Wakapolri Komjen Dedy Prasetyo.Dengan pengalaman panjang di bidang kebijakan fiskal dan lingkungan Kementerian Keuangan, Suahasil kini mendapat tugas baru sebagai Menteri Keuangan di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.Sumber: detikNews, 14 September 2026.

14 Sep 2026
Opini

Kehidupan di Balik Scroll yang Tak Berujung

Oleh: RobiahPernahkah kita membuka ponsel hanya untuk melihat satu pesan, tetapi satu jam kemudian masih berada di depan layar?Awalnya hanya ingin melihat satu video. Kemudian muncul video berikutnya. Kita gulir lagi. Ada berita yang sedang viral, kita baca. Ada unggahan teman, kita lihat. Ada tren baru, kita ikuti. Tanpa terasa, waktu berjalan begitu saja.Lucunya, setelah berjam-jam berada di depan layar, terkadang kita justru tidak ingat apa saja yang telah kita lihat.Inilah salah satu wajah kehidupan digital hari ini. Kita hidup di tengah informasi yang tidak pernah berhenti datang, tetapi semakin sulit menemukan waktu untuk benar-benar berpikir.Kita Tidak Kekurangan Informasi, Kita Kekurangan JedaIndonesia saat ini berada dalam kehidupan digital yang sangat aktif. Laporan Digital 2026: Indonesia dari DataReportal mencatat sekitar 230 juta orang menggunakan internet di Indonesia pada akhir 2025. Pada periode yang sama, terdapat sekitar 180 juta identitas pengguna media sosial, setara dengan 62,9 persen populasi. DataReportal mengingatkan bahwa angka identitas pengguna tersebut tidak selalu berarti jumlah individu yang berbeda.Angka tersebut menunjukkan betapa besar ruang digital dalam kehidupan masyarakat.Namun, banyaknya pengguna tidak otomatis berarti meningkatnya kualitas cara kita mengonsumsi informasi.Kita bisa mengetahui berita terbaru hanya dalam hitungan detik. Kita bisa mengetahui kehidupan orang lain tanpa pernah bertemu dengannya. Kita bahkan bisa mengikuti berbagai peristiwa yang terjadi ribuan kilometer jauhnya.Tetapi pertanyaannya: apakah kita benar-benar memahami semuanya?Atau jangan-jangan kita hanya berpindah dari satu informasi ke informasi lainnya tanpa pernah memberikan kesempatan kepada pikiran untuk mencerna?Scroll, Scroll, dan Scroll LagiAda sesuatu yang menarik dari kebiasaan menggulir layar.Kita tidak pernah benar-benar tahu kapan harus berhenti.Satu video selesai, ada video lain. Satu berita selesai dibaca, muncul berita berikutnya. Satu komentar dibalas, muncul notifikasi baru.Semua dirancang agar perhatian kita terus berada di sana.Akibatnya, diam beberapa menit tanpa membuka ponsel terkadang terasa seperti kehilangan sesuatu.Padahal, mungkin yang sebenarnya kita kehilangan adalah waktu untuk diri sendiri.Kita kehilangan waktu membaca buku. Kehilangan kesempatan berbicara dengan orang di sekitar. Kehilangan waktu untuk merenung. Bahkan kehilangan kesempatan untuk benar-benar menyadari apa yang sedang kita rasakan.Yang lebih berbahaya, kebiasaan mengonsumsi informasi secara cepat dapat membuat kita terbiasa dengan sesuatu yang serba singkat.Kita ingin semuanya cepat: berita yang singkat, video yang pendek, penjelasan yang langsung pada kesimpulan.Sementara itu, banyak persoalan dalam kehidupan justru membutuhkan kesabaran untuk dipahami.Mahasiswa dan Godaan Menjadi “Tahu Segalanya”Bagi mahasiswa, persoalan ini menjadi semakin menarik.Kita berada di lingkungan yang seharusnya mendorong seseorang untuk berpikir kritis. Tugas kuliah meminta kita membaca. Diskusi meminta kita berargumentasi. Pendidikan seharusnya membuat kita berani mempertanyakan sesuatu.Namun, di luar ruang kelas, kita berada dalam dunia yang bergerak sangat cepat.Kita bisa membaca potongan informasi di media sosial kemudian merasa sudah memahami sebuah persoalan. Padahal, mungkin kita hanya melihat satu sisi.Sebuah berita viral belum tentu memberikan gambaran lengkap. Sebuah video berdurasi satu menit belum tentu mampu menjelaskan persoalan yang terjadi bertahun-tahun. Begitu pula komentar seseorang tidak otomatis menjadi kebenaran hanya karena mendapatkan ribuan tanda suka.Di sinilah mahasiswa perlu berhati-hati.Jangan sampai kita menjadi generasi yang cepat berkomentar, tetapi lambat memahami.Menjadi mahasiswa bukan sekadar memiliki akses terhadap banyak informasi. Mahasiswa juga dituntut mampu mengolah informasi menjadi pengetahuan dan pengetahuan menjadi pemahaman.Ketika Algoritma Lebih Mengenal Kita daripada Diri SendiriPernah merasa media sosial seolah-olah tahu apa yang kita sukai?Kita baru beberapa kali melihat konten tentang suatu topik, tiba-tiba konten serupa muncul berulang kali.Kita menyukai jenis video tertentu, lalu platform terus menyajikannya.Hal tersebut memang membuat pengalaman menggunakan media sosial terasa menyenangkan. Tetapi tanpa disadari, kita bisa terjebak dalam ruang yang hanya memperlihatkan apa yang kita sukai.Kita semakin sering bertemu dengan pendapat yang sama dan semakin jarang berhadapan dengan pandangan yang berbeda.Padahal, berpikir kritis tidak tumbuh dari kenyamanan.Kita membutuhkan perbedaan untuk menguji keyakinan. Kita membutuhkan pertanyaan untuk mengetahui apakah pendapat kita memiliki dasar. Kita membutuhkan diskusi untuk memahami bahwa satu persoalan bisa dilihat dari banyak sisi.Karena itu, sesekali membaca sesuatu yang berbeda dari pandangan kita bukanlah ancaman.Justru mungkin dari sanalah kita belajar menjadi lebih dewasa dalam berpikir.Berhenti Sejenak Bukan Berarti KetinggalanMungkin kita takut berhenti karena merasa akan tertinggal.Takut tidak tahu tren terbaru. Takut tidak mengetahui berita yang sedang ramai. Takut tidak mengikuti percakapan teman.Padahal, tidak semua hal harus kita ketahui.Tidak semua tren harus kita ikuti.Tidak semua perdebatan harus kita masuki.Ada kalanya kita perlu mengatakan kepada diri sendiri: cukup untuk hari ini.Letakkan ponsel. Baca sesuatu yang lebih panjang. Berbicara dengan orang lain. Menulis apa yang ada di kepala. Atau sekadar duduk tanpa melakukan apa pun.Mungkin awalnya terasa membosankan.Namun, justru dalam kesunyian itulah pikiran memiliki kesempatan untuk bekerja.Kita Harus Menggunakan Teknologi, Bukan Digunakan OlehnyaMedia sosial bukan musuh.Teknologi juga bukan sesuatu yang harus kita jauhi.Keduanya telah menjadi bagian dari kehidupan modern dan memberikan begitu banyak manfaat. Persoalannya adalah bagaimana kita menempatkan teknologi dalam kehidupan.Jangan sampai ponsel yang seharusnya menjadi alat justru berubah menjadi pengendali perhatian.Jangan sampai algoritma menentukan apa yang kita pikirkan.Jangan sampai jumlah likes menentukan apa yang kita anggap benar.Dan jangan sampai kebiasaan menggulir layar membuat kita lupa bahwa kehidupan yang sebenarnya tidak berada di dalam layar.Pada akhirnya, kita tidak membutuhkan lebih banyak informasi. Kita membutuhkan kemampuan untuk memilih informasi mana yang layak dipercaya, mana yang perlu dipertanyakan, dan mana yang sebaiknya dilewatkan.Sebab, menjadi orang yang berpengetahuan bukan berarti mengetahui segala sesuatu. Menjadi berpengetahuan berarti tahu apa yang perlu diketahui dan mampu memahami apa yang telah kita ketahui.Jadi, sebelum jari kembali menggulir layar tanpa henti, mungkin ada satu pertanyaan yang layak kita ajukan kepada diri sendiri:Setelah begitu banyak yang kita lihat hari ini, apa yang benar-benar kita pahami?Barangkali sudah waktunya kita berhenti sebentar.Bukan untuk meninggalkan dunia digital, tetapi untuk kembali menemukan diri sendiri di luar layar.

11 Sep 2026
Terkini

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Tangerang, Warga Diminta Waspada

Tangerang, Bungkasnews.com – Sebaran abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau mulai terpantau di sejumlah wilayah Banten, termasuk Kota Tangerang. Kondisi ini membuat Pemerintah Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang, tetapi meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan.Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, meminta masyarakat tidak panik serta mengikuti informasi dan imbauan resmi dari pemerintah. Ia juga mengingatkan warga agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya.“Yang paling penting masyarakat tetap tenang, tetapi waspada. Ikuti informasi dan imbauan resmi dari pemerintah, serta jangan mudah percaya atau menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya,” ujar Sachrudin.Warga Diminta Gunakan MaskerSachrudin secara khusus mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut. Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi terhadap paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu saluran pernapasan.Masyarakat yang melihat atau merasakan adanya abu vulkanik juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan.“Kalau melihat atau merasakan adanya abu, gunakan masker, kurangi aktivitas di luar ruangan bila tidak diperlukan, dan selalu jaga kondisi kesehatan,” kata Sachrudin.Ia juga mengingatkan warga yang mengalami gangguan pernapasan agar segera memeriksakan kondisi kesehatan ke fasilitas pelayanan kesehatan.Pemkot Tangerang Terus Pantau KondisiPemerintah Kota Tangerang melalui perangkat daerah terkait terus memantau perkembangan sebaran abu vulkanik dan berkoordinasi dengan instansi terkait.Sachrudin memastikan jajaran pemerintah daerah tetap bersiaga untuk melihat perkembangan kondisi di lapangan dan memberikan informasi maupun pelayanan yang dibutuhkan masyarakat.“Kami terus monitor. Jajaran Pemkot, mulai dari BPBD, Dinas Kesehatan hingga perangkat wilayah, agar tetap siaga dan memberikan informasi serta pelayanan yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Sachrudin.Jangan Panik, Tetap Jaga KesehatanMunculnya abu vulkanik di wilayah Tangerang membuat kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan, terutama bagi warga yang banyak melakukan aktivitas di luar rumah.Pemerintah mengingatkan agar masyarakat tidak hanya memperhatikan kondisi lingkungan, tetapi juga menjaga kondisi kesehatan. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah yang dianjurkan ketika terdapat paparan abu vulkanik.Sementara itu, bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan setelah terpapar abu, pemerintah meminta agar segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas kesehatan.Pemkot Tangerang juga menegaskan akan terus mengikuti perkembangan informasi dari lembaga yang berwenang. Langkah penanganan akan disesuaikan dengan kondisi yang terjadi di lapangan.Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, menggunakan masker ketika diperlukan, mengurangi aktivitas luar ruangan dan mengikuti arahan resmi pemerintah.Sumber: Baca berita asli di Website Resmi Pemkot Tangerang

06 Sep 2026
Internasional

Banjir Bhote Koshi, 668 Turis dari 34 Negara Hilang Kontak

KATHMANDU, BungkasNews — Sebanyak 668 wisatawan dari 34 negara kehilangan kontak setelah banjir besar melanda Sungai Bhote Koshi, Nepal, pada Rabu (26/8/2026). Hingga Kamis, tim penyelamat masih melakukan pencarian di sejumlah wilayah yang terdampak bencana.Dilansir dari Nepal News, data tersebut disampaikan Departemen Pariwisata di bawah Kementerian Kebudayaan, Pariwisata dan Penerbangan Sipil Nepal pada Kamis sore. Dari 668 wisatawan yang belum dapat dihubungi, sebanyak 341 merupakan laki-laki dan 327 perempuan.Dari jumlah tersebut, 541 orang merupakan warga negara asing, yang sebagian besar sedang melakukan perjalanan trekking. Sementara itu, 127 orang lainnya merupakan warga Nepal.Banjir besar yang menerjang Sungai Bhote Koshi terjadi pada Rabu pagi. Sejak saat itu, kontak dengan ratusan wisatawan tersebut dilaporkan terputus.Warga India Terbanyak Belum TerhubungWarga negara India menjadi kelompok terbesar di antara wisatawan yang belum berhasil dihubungi, dengan jumlah mencapai 178 orang.Selain itu, terdapat 65 warga Amerika Serikat, 53 warga Ukraina, 51 warga Malaysia, 35 warga Australia, 33 warga Inggris, 25 warga Kanada, dan 24 warga China yang juga masih belum dapat dihubungi.Wisatawan dari sejumlah negara lainnya turut tercatat dalam daftar tersebut, antara lain Singapura, Rusia, Jerman, Afrika Selatan, Latvia, Jepang, Selandia Baru, Prancis, Spanyol, Belgia, Irlandia, Belanda, Portugal, Kazakhstan, Italia, Bulgaria, Swiss, Serbia, Swedia, Filipina, Lithuania, Israel, Hungaria, Finlandia, dan Belarus.Para wisatawan tersebut diketahui melakukan perjalanan untuk kegiatan trekking maupun wisata melalui sejumlah agen perjalanan. Departemen Pariwisata Nepal telah merilis nama-nama wisatawan yang masih belum berhasil dihubungi setelah kehilangan kontak sejak banjir terjadi.Pencarian Menghadapi Medan SulitUpaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan pemerintah Nepal. Tim penyelamat telah dikerahkan sejak Rabu, tetapi kondisi medan yang sulit membuat petugas belum dapat menjangkau seluruh lokasi yang terdampak.Selain pencarian melalui jalur darat, operasi udara menggunakan helikopter juga dilakukan untuk membantu menemukan wisatawan yang masih belum diketahui keberadaannya.Kondisi geografis wilayah terdampak menjadi salah satu tantangan utama dalam proses pencarian. Tim penyelamat harus bekerja di tengah kawasan yang terdampak banjir besar serta kerusakan akibat bencana.Pemerintah Nepal masih berupaya memperoleh informasi mengenai keberadaan para wisatawan yang kehilangan kontak tersebut. Proses pencarian juga dilakukan untuk memastikan kondisi dan keselamatan mereka.Banjir Bhote Koshi Berdampak pada PariwisataBencana banjir Bhote Koshi juga memberikan dampak terhadap sektor pariwisata Nepal. Sunil Sharma, juru bicara Nepal Tourism Board, mengatakan bencana tersebut memberikan dampak besar terhadap industri pariwisata.Menurutnya, bencana yang berulang dapat memberikan tekanan serius terhadap sektor pariwisata Nepal dalam jangka panjang.Kondisi tersebut menjadi perhatian karena trekking dan wisata alam merupakan bagian penting dari aktivitas pariwisata Nepal. Banyak wisatawan mancanegara datang ke negara tersebut untuk menikmati kawasan pegunungan dan melakukan perjalanan trekking.Banjir besar yang terjadi di wilayah Bhote Koshi kini tidak hanya menjadi persoalan keselamatan wisatawan, tetapi juga berpotensi memengaruhi kepercayaan wisatawan terhadap keamanan destinasi wisata Nepal.Hingga laporan ini diterbitkan, proses pencarian terhadap 668 wisatawan yang kehilangan kontak masih berlangsung. Pemerintah dan tim penyelamat terus melakukan berbagai upaya untuk menemukan mereka di tengah kondisi medan yang sulit.Sumber: Nepal News

28 Aug 2026
Utama

Publikasi Berita Kegiatanmu di BungkasNews.com

​Punya acara seru, program pengabdian, atau pencapaian keren tetapi hanya menumpuk di galeri HP? Saatnya publikasikan kegiatan, prestasi, dan aktivitasmu di BungkasNews.com agar menjangkau audiens yang lebih luas dan memberikan dampak positif yang nyata.​BungkasNews.com membuka kesempatan publikasi berita yang sangat cocok untuk berbagai kegiatan, mulai dari program KKN & Magang, kegiatan sekolah/kampus, acara organisasi & komunitas, seminar/workshop, hingga promosi UMKM, bisnis, serta pengabdian masyarakat.​Di BungkasNews.com, kamu tidak perlu khawatir tulisanmu akan mengendap atau diabaikan. Tim redaksi kami siap mengawal materi kegiatan, prestasi, maupun acara komunitasmu dari awal sampai terpublikasi secara resmi.​Baik naskah yang sudah rapi maupun yang masih berupa poin-poin kegiatan, kami bantu sunting dan kemas agar tampil profesional, menarik, dan layak dibaca publik.Keuntungan Publikasi di BungkasNews.com​Artikel berita disusun secara profesional dan terbit di portal media tepercaya.​Mendapatkan link berita resmi yang siap dibagikan ke berbagai media sosial.​Menjadikan dokumentasi kegiatan lebih berkesan serta meningkatkan citra & kepercayaan publik.Garansi 100% Pasti Terbit: Naskah dan materi kegiatanmu dijamin tayang tanpa risiko ditolak atau diabaikan.​Bimbingan & Penyuntingan Redaksi: Naskah yang masih berupa draf kasar atau poin-poin kegiatan akan dibantu rapikan oleh tim redaksi agar tetap profesional dan layak baca.​Proses Cepat & Tanpa Ribet: Cukup kirim materi via WhatsApp, naskah langsung diproses dan tayang dalam waktu singkat.​Bukti Publikasi Resmi: Mendapatkan link berita aktif yang dapat dilampirkan untuk laporan KKN, LPJ organisasi, portofolio, hingga laporan sponsor.​Meningkatkan Branding & Kepercayaan: Nama instansi, kampus, komunitas, atau bisnismu akan tampil di media massa tepercaya sehingga lebih kredibel di mata publik​Pilihan Paket PublikasiPaket Khusus Kelompok (KKN / Organisasi)​3 Berita: Rp100.000​5 Berita: Rp150.000​10 Berita: Rp250.000 (Bisa custom paket sesuai kebutuhan)​Simpan atau Hubungi Nomor WhatsApp Resmi:Buka aplikasi WhatsApp di HP-mu, lalu kirim pesan ke nomor layanan BungkasNews.com di 0857-6043-5570.​Siapkan Materi yang Ingin Dikirim: Agar proses pembuatan berita bisa lebih cepat dan langsung terbit, siapkan kelengkapan berikut:​Foto Dokumentasi: Kirimkan beberapa foto kegiatan terbaik (pastikan tidak buram dan model landscape).​Judul Kegiatan: Tuliskan judul atau tema acara yang ingin diangkat.​Naskah : Kamu bisa mengirimkan cerita, laporan kegiatan, atau sekadar poin-poin penting (kapan acara diadakan, siapa saja yang hadir, tujuannya apa, dll). Tenang saja, tim redaksi akan membantu merapikannya hingga menarik untuk dibaca dalam bentuk file Dokument Word bukan Pdf.​Pilihan Paket: Sebutkan paket publikasi yang kamu pilih (misal: Paket Basic, Pro, Premium, atau Paket Kelompok KKN).Konfirmasi Pembayaran & Tunggu Proses:Setelah materi dikirimkan, tim BungkasNews.com akan menginformasikan rincian lebih lanjut, termasuk proses penyuntingan, konfirmasi biaya sesuai paket, hingga mengirimkan link berita setelah resmi tayang. Jangan biarkan momen berharga kegiatanmu hanya mengendap di galeri. Kirimkan materimu sekarang dan pastikan caramu mengabarkan kebaikan dijangkau oleh khalayak yang lebih luas.

26 Aug 2026
Opini

Pressure is Previllage

Pernahkah Anda merasa ingin melempar laptop, keluar dari grup koordinasi organisasi, atau sekadar menghilang saat tumpukan tugas dan ekspektasi mulai mencekik leher? Bagi banyak mahasiswa dan pelajar saat ini, tekanan sering kali dianggap sebagai "musuh" yang harus dihindari demi kesehatan mental. Fenomena “quit-culture” atau kecenderungan untuk menyerah saat situasi mulai memanas menjadi pelarian yang makin umum. Kita sering merasa menjadi korban dari keadaan, padahal di balik rasa sesak itu, ada sebuah pengakuan tersirat dari dunia bahwa Anda adalah sosok yang mampu.​Realitanya, fenomena tekanan mental di kalangan akademisi muda memang meningkat. Data dari Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) menunjukkan bahwa 1 dari 3 remaja Indonesia memiliki masalah kesehatan mental dalam 12 bulan terakhir. Angka ini setara dengan 15,5 juta dan 2,45 juta remaja. Di sisi lain, tren “Quiet Quitting” dan rendahnya resiliensi (daya lenting) menjadi tantangan besar di dunia kerja maupun kampus. Banyak yang salah mengartikan "ketenangan" dengan "ketiadaan beban", padahal sejarah mencatat bahwa inovasi terbesar manusia lahir dari tekanan yang luar biasa mulai dari penemuan vaksin di tengah pandemi hingga lahirnya gerakan reformasi dari tangan mahasiswa yang terhimpit keadaan.​Tekanan sebagai "Surat Kepercayaan"​Kita harus berani membedah ulang makna tekanan. Mengapa seorang dosen memberikan revisi yang tajam pada skripsi Anda? Mengapa sebuah organisasi mempercayakan tanggung jawab besar pada pundak Anda? Jawabannya sederhana: karena mereka melihat potensi yang bisa digali. Dunia tidak akan membuang energi untuk menekan sesuatu yang tidak memiliki nilai. Jika Anda tidak memiliki kapasitas, Anda akan diabaikan. Maka, merasa tertekan sebenarnya adalah indikator bahwa Anda masih relevan, masih diperhitungkan, dan masih memiliki peran penting dalam ekosistem Anda.​Pernahkah Mendengar: Pressure is a Privilege?​Legenda tenis dunia, Billie Jean King, pernah berucap: "Pressure is a privilege." Kalimat ini bukan sekadar kata mutiara, melainkan sebuah perubahan paradigma. King menegaskan bahwa tekanan biasanya datang kepada mereka yang memiliki kesempatan untuk membuat perbedaan. Tekanan adalah hak istimewa yang hanya dimiliki oleh orang-orang yang berada di "lapangan permainan", bukan penonton di tribun yang hanya bisa melihat tanpa beban. Saat Anda merasa tertekan, itu adalah bukti bahwa Anda sedang memegang kendali atas sesuatu yang berharga.​Mengelola, Bukan Menghindari​Menjadikan tekanan sebagai privilese bukan berarti kita harus mengabaikan kesehatan mental. Solusinya adalah dengan Regulasi Emosi dan Manajemen Energi:​Re-framing: Ubah narasi "Aku harus melakukan ini" menjadi "Aku beruntung diberikan kesempatan untuk melakukan ini."​Metode Micro-Steps: Pecah tekanan besar menjadi tugas-tugas kecil yang bisa dikelola agar otak tidak mengalami freeze.​Filter Ekspektasi: Bedakan mana tekanan yang membangun (untuk pertumbuhan diri) dan mana tekanan yang toksik (yang merusak integritas).​Dengan mengubah sudut pandang ini, pembaca terutama rekan-rekan mahasiswa tidak lagi melihat tantangan sebagai beban yang menghancurkan, melainkan sebagai "bahan bakar" untuk naik kelas. Anda akan memiliki daya tahan (grit) yang lebih kuat, mentalitas pemimpin yang tangguh, dan yang terpenting: rasa syukur di tengah kesibukan. Ingatlah, berlian hanya bisa terbentuk di bawah tekanan yang ekstrem. Jika hari ini Anda merasa tertekan, selamatvdunia sedang mempersiapkan Anda untuk menjadi sesuatu yang berkilau.

17 Aug 2026