Bungkas News

Hasil Pencarian untuk: "Pemuda"

Ditemukan 5 berita.

Nasional

Dudung Abdurachman Di Lantik Menko Polkam, Aktivis Nasional : Sosok Figur Terbaik yang Loyal Terhadap Bapak Presiden Prabowo

Jakarta, Bungkasnews.com — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI), Dedi Siregar, menyampaikan ucapan selamat dan dukungan penuh atas penunjukan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dalam perombakan kabinet (reshuffle) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kamis (01/10/2026)Dedi menilai langkah ini sebagai keputusan strategis yang sangat tepat dalam memperkuat stabilitas politik dan keamanan nasional."Kami dari keluarga besar DPP LPPI mengucapkan selamat atas kepercayaan baru yang diberikan kepada Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman. Beliau adalah salah satu figur terbaik bangsa yang sangat layak mengemban amanah sebagai Menko Polkam karena rekam jejaknya yang sudah teruji, berintegritas, dan berhasil dalam melakukan pekerjaannya selama ini," ujar Dedi Siregar Dedi menambahkan bahwa mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut dikenal sebagai sosok yang ramah (humble) namun tegas, serta memiliki loyalitas yang sangat tinggi kepada pemerintah dan negara.Kami meyakini kepemimpinan pak Dudung di Kemenko Polkam akan mampu mewujudkan visi besar Presiden bapak Presiden Prabowo, terutama dalam menjaga persatuan nasional dan penegakan hukum.Dedi Siregar, Ketua DPP LPPI ( Foto: Dok. Istimewa)"Prestasi Jenderal Dudung selama di TNI sangat luar biasa dan membanggakan. Kami optimistis, dengan karakter kepemimpinannya yang dekat dengan rakyat, beliau dapat bekerja sesuai dengan harapan publik dan membawa stabilitas keamanan Indonesia ke arah yang lebih solid," tambah Dedi.Sebagaimana diketahui, isu perombakan kabinet menguat setelah Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman terlihat merapat ke Istana Kepresidenan Jakarta menjelang agenda pelantikan sejumlah pejabat baru. Jabatan Menko Polkam diproyeksikan akan diserahterimakan untuk menyegarkan jajaran Kabinet Merah Putih dalam mengawal program-program prioritas nasional.Di akhir pernyataannya, kami menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dan mengawal seluruh kebijakan Kemenko Polkam di bawah kepemimpinan baru demi kemajuan NKRI.

01 Oct 2026
Nasional

Komjen Suyudi Sangat Layak & Pantas Pimpin Polri, Mampu Bangun Komunikasi dengan Berbagai Elemen Masyarakat

Jakarta, Bungkasnews.com — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI), Dedi Siregar, menilai keputusan Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri merupakan langkah yang tepat dan patut diapresiasi.Menurut Dedi, sosok komjen.Pol. Suyudi Ario Seto memiliki pengalaman panjang di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia dan pernah mengemban sejumlah jabatan strategis. Sebelum diusulkan sebagai calon Kapolri, Suyudi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus 2025, setelah sebelumnya menjabat Kapolda Banten.Komjen.Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri yang baru“Menurut kami, penunjukan Komjen Suyudi Ario Seto merupakan pilihan yang tepat. Beliau memiliki pengalaman dan rekam jejak panjang di institusi Polri. Yang tidak kalah penting adalah kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat,” ujar Dedi Siregar.“Indonesia adalah negara yang sangat majemuk. Karena itu, Kapolri ke depan harus mampu merangkul seluruh kelompok masyarakat, lintas suku, agama dan golongan. Komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat dan ulama juga menjadi modal penting untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” katanya.Dedi menambahkan, pengalaman Suyudi sebagai Kepala BNN juga menjadi salah satu catatan penting. Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan perspektif dalam menghadapi persoalan keamanan dan penegakan hukum yang kompleks.Pada Kamis (1/10/2026), Komisi III DPR RI menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri secara aklamasi setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan serta menyampaikan visi dan misinya di hadapan Komisi III.Dalam uji kelayakan tersebut, Suyudi juga menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan pembenahan institusi Polri, memperkuat profesionalisme, akuntabilitas, kualitas pelayanan serta kedekatan Polri dengan masyarakat.Dedi berharap proses pergantian pucuk pimpinan Polri dapat berjalan sesuai mekanisme ketatanegaraan dan mendapatkan dukungan masyarakat.“Kita berharap proses ini berjalan lancar amanah sebagai Kapolri, kami berharap Komjen Suyudi dapat melanjutkan berbagai agenda nasionalPolri, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, menjaga profesionalisme anggota, serta terus membangun komunikasi dengan seluruh elemen bangsa,” tegas Dedi.Ia juga mengajak masyarakat memberikan kesempatan kepada calon Kapolri untuk menunjukkan kemampuan kepemimpinannya melalui kerja nyata.“Yang dibutuhkan masyarakat adalah Polri yang profesional, humanis, responsif dan dekat dengan rakyat. Kami berharap kepemimpinan ke depan mampu menjaga soliditas internal sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” pungkasnya.Salam Hormat,Dedi SiregarKetua Umum

01 Oct 2026
Terkini

Lamhot Sinaga: Untirta Punya Peran Strategis Menyiapkan SDM Unggul dari Banten untuk Indonesia

Jakarta, Bungkasnews.com — Ketua Ikatan Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (IKA Untirta) yang juga Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Dies Natalis ke-45 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).Lamhot berharap momentum 45 tahun perjalanan Untirta tidak hanya menjadi perayaan atas capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi titik tolak untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat, pembangunan Banten, dan kemajuan Indonesia."Selamat Dies Natalis ke-45 untuk Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh civitas akademika Untirta yang selama ini telah menjaga dan mengembangkan tradisi akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta inovasi," kata Lamhot dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).Menurut Lamhot, usia 45 tahun merupakan perjalanan panjang yang menunjukkan bahwa Untirta telah menjadi bagian penting dari perkembangan pendidikan tinggi di Banten.Karena itu, ia berharap Untirta tidak berhenti pada pencapaian institusional, tetapi terus memperluas kontribusinya sehingga keberadaan kampus benar-benar dirasakan oleh masyarakat."Perguruan tinggi tidak boleh hanya menjadi ruang untuk menghasilkan lulusan. Kampus harus menjadi pusat pengetahuan, pusat inovasi, sekaligus mitra strategis masyarakat dan pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan," ujar Lamhot.Ia mengatakan, posisi Untirta menjadi semakin penting karena Banten merupakan salah satu provinsi dengan dinamika ekonomi yang sangat besar. Perkembangan industri, perdagangan, jasa, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga transformasi digital membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sekaligus kemampuan beradaptasi.Dalam konteks tersebut, menurut Lamhot, Untirta memiliki peluang besar untuk menjadi garda terdepan pendidikan tinggi di Banten yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat dan perekonomian nasional."Untirta harus menjadi salah satu lokomotif utama peningkatan kualitas sumber daya manusia di Banten. Kampus ini harus mampu membaca perubahan zaman dan menyiapkan lulusan yang tidak hanya siap masuk dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan," katanya.Lamhot menilai hubungan antara pendidikan tinggi dan pertumbuhan ekonomi tidak dapat dipisahkan. Kualitas pendidikan akan menentukan kualitas tenaga kerja, sementara kualitas tenaga kerja akan memengaruhi produktivitas dan daya saing ekonomi suatu daerah.Karena itu, ia berharap pengembangan Untirta ke depan semakin diarahkan pada penguatan riset, inovasi, kewirausahaan, teknologi, dan kolaborasi dengan dunia industri."Kalau kita ingin ekonomi tumbuh secara berkelanjutan, maka fondasinya adalah manusia. Kita membutuhkan manusia yang terdidik, memiliki keterampilan, mampu berinovasi, dan mempunyai keberanian untuk menciptakan sesuatu yang baru," ujar Lamhot.Ia juga mendorong agar hasil penelitian dan inovasi yang lahir dari lingkungan Untirta tidak berhenti di ruang-ruang akademik. Pengetahuan yang dihasilkan perguruan tinggi, kata dia, perlu diterjemahkan menjadi solusi yang dapat digunakan masyarakat dan dunia usaha.Menurut Lamhot, kampus memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara ilmu pengetahuan, kebutuhan masyarakat, dan perkembangan industri."Riset harus memiliki kebermanfaatan. Inovasi harus bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Dan pendidikan harus memiliki keterhubungan dengan realitas ekonomi yang dihadapi masyarakat," katanya.Dalam pandangannya, tantangan perguruan tinggi ke depan juga semakin kompleks. Perkembangan kecerdasan artifisial, otomasi, ekonomi digital, perubahan struktur industri, serta kebutuhan terhadap pekerjaan berbasis pengetahuan akan mengubah peta kompetensi tenaga kerja.Karena itu, Untirta perlu terus memperkuat ekosistem pembelajaran yang adaptif agar mahasiswa memiliki kemampuan akademik sekaligus keterampilan yang relevan dengan perubahan dunia kerja."Mahasiswa Untirta harus dipersiapkan bukan hanya untuk menghadapi dunia hari ini, tetapi juga dunia sepuluh atau dua puluh tahun ke depan. Karena itu, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, teknologi, kewirausahaan, dan karakter harus berjalan bersama," ujar Lamhot.Lamhot juga menekankan pentingnya memperkuat hubungan antara Untirta dan para alumninya. Menurut dia, alumni merupakan bagian dari ekosistem perguruan tinggi yang dapat memberikan kontribusi melalui pengalaman profesional, jejaring, mentoring, kerja sama, maupun dukungan terhadap pengembangan kampus.Sebagai Ketua IKA Untirta, Lamhot mengatakan bahwa organisasi alumni memiliki tanggung jawab untuk ikut memperkuat hubungan antara kampus dan dunia profesional."IKA Untirta harus menjadi jembatan yang mempertemukan potensi kampus dengan pengalaman para alumni. Kita ingin alumni tidak hanya datang ketika ada acara seremonial, tetapi juga hadir dalam pengembangan pendidikan, penelitian, kewirausahaan, jejaring industri, dan pengabdian kepada masyarakat," katanya.Ia berharap sinergi antara civitas akademika, alumni, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat semakin diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar perguruan tinggi tidak berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan pembangunan.Lamhot mengatakan, pembangunan pendidikan pada akhirnya bukan hanya mengenai pembangunan gedung, peningkatan jumlah mahasiswa, atau bertambahnya program studi. Lebih dari itu, pembangunan pendidikan harus tercermin dari kemampuan sebuah perguruan tinggi menghasilkan manusia dan pengetahuan yang memberikan dampak nyata."Ukuran keberhasilan perguruan tinggi bukan hanya seberapa besar institusinya berkembang, tetapi seberapa besar kontribusinya terhadap masyarakat dan bangsa," ujar dia.Dalam konteks Banten, Lamhot berharap Untirta dapat menjadi pusat pengembangan gagasan dan inovasi yang mampu memperkuat daya saing daerah. Kampus diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap berbagai sektor strategis, mulai dari industri, ekonomi kreatif,UMKM, teknologi, lingkungan, hingga pengembangan masyarakat.Ia juga berharap lulusan Untirta dapat menjadi bagian dari kekuatan ekonomi baru di Banten dan berdampak secara nasional. Tidak seluruh lulusan harus berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga didorong menjadi pencipta lapangan kerja melalui kewirausahaan dan inovasi."Kalau setiap tahun lahir generasi muda yang memiliki kemampuan menciptakan usaha, mengembangkan teknologi, dan membangun inovasi, maka kampus secara tidak langsung ikut menciptakan mesin pertumbuhan ekonomi baru," kata Lamhot.Menurut dia, kontribusi tersebut pada akhirnya tidak hanya berdampak bagi Banten. Perguruan tinggi daerah yang mampu menghasilkan SDM berkualitas akan ikut memperkuat struktur sumber daya manusia Indonesia secara keseluruhan.Lamhot berharap perjalanan 45 tahun Untirta menjadi fondasi untuk memasuki fase baru yang lebih kuat. Ia mendorong seluruh civitas akademika menjaga budaya akademik sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pemangku kepentingan."Selamat ulang tahun ke-45 untuk Untirta. Semoga semakin maju, semakin kuat, semakin terbuka terhadap inovasi, dan semakin besar kontribusinya bagi Banten dan Indonesia," ujar Lamhot.Ia menambahkan, IKA Untirta akan terus mendukung kemajuan almamater melalui berbagai bentuk kolaborasi yang memungkinkan. Menurut dia, kemajuan Untirta merupakan kepentingan bersama seluruh keluarga besar alumni."Sebagai alumni, tentu kami ingin melihat Untirta tumbuh menjadi perguruan tinggi yang semakin diperhitungkan. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana kemajuan itu memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat," kata Lamhot.Lamhot yang dikenal sebagai mantan aktivist kampus dan kepemudaan di level nasional ini pun mengajak seluruh civitas akademika Untirta menjadikan Dies Natalis ke-45 sebagai momentum untuk memperkuat optimisme dan semangat pengabdian."Empat puluh lima tahun adalah perjalanan yang panjang, tetapi masa depan masih jauh lebih panjang. Mari kita jadikan momentum ini untuk membangun Untirta yang semakin unggul, inovatif, inklusif, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan bangsa," ujar dia.

26 Sep 2026
Utama

Bentengi Kader dari Narkotika, PW GP Al Washliyah Sumut Dorong Pemuda Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Medan, Bungkasnews.com — Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Al Washliyah Sumatera Utara sukses melaksanakan kegiatan Seminar Kewirausahaan dengan mengusung tema "Kewirausahaan Sebagai Solusi Penanggulangan Narkoba", yang diselenggarakan pada hari Jum'at, 11 September 2026, bertempat di Aula OK Usman Kampus C UMN Al Washliyah Medan.Kegiatan akbar ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari unsur pimpinan pusat, wilayah, akademisi, hingga unsur pemerintahan dan aparat penegak hukum. Diantara yang berhadir Ketua Umum PP GP Al Washliyah H. Aminullah Siagian, Sekretaris Jendral PP GP Al Washliyah H. Saibal Putra, Ketua Dewan Penasihat BHP PP GP Al Washliyah Tongku Soleh Hamonangan Daulay, SH., MH, Sekretaris Koperasi PP GP Al Washliyah Fadhlan Zainuddin Siregar, SH., MH, serta Sekretaris PW Al Washliyah Sumut H. Alim Nur Nasution, SE., dan tamu undangan lainnya.Hadir juga Wakil Rektor III UMN Al Washliyah Medan Prof. Dr. H. Samsul Bahri, M.Si, perwakilan dari Dispora Sumatera Utara dan Kesbangpolinmas Sumut, mewakili Kapolda Sumut AKBP. Bambang Rubianto, SH., MH, mewakili Kepala BNN Sumut Heriyanto, S.Psi., M.Psi, serta seluruh jajaran pengurus Pimpinan Wilayah GP Al Washliyah Sumut, Pimpinan Daerah (PD) GP Al Washliyah se- Sumut, dan ratusan peserta seminar.Dalam sambutannya, Ketua PW GP Al Washliyah Sumut, Nurul Yakin Sitorus, menyampaikan bahwa penanggulangan narkoba tidak cukup hanya diselesaikan melalui pendekatan hukum semata, melainkan harus dibarengi dengan solusi nyata di bidang ekonomi dan mental pemuda."Sumatera Utara adalah rumah kita bersama, dan masa depan daerah ini ada di tangan para pemuda. Lewat seminar ini, PW GP Al Washliyah Sumut ingin menegaskan bahwa pemuda Al Washliyah harus mengambil peran terdepan. Kita ingin mengubah paradigma pemuda dari yang tadinya rentan menjadi pencari kerja , menjadi pencipta lapangan kerja pekerjaan yang mandiri dan berdaya saing. Jiwa wirausaha akan melahirkan ketahanan diri yang kuat dari pengaruh buruk narkotika," tegas Nurul Yakin Sitorus di hadapan para kader dan tamu undangan.Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (PP GP) Al Washliyah, H. Aminullah Siagian, memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif yang diinisiasi oleh PW GP Al Washliyah Sumut. Beliau menekankan bahwa akar kerentanan pemuda terhadap narkoba sering kali bermula dari faktor ekonomi dan ketiadaan ruang aktualisasi yang produktif."Pimpinan Pusat GP Al Washliyah sangat menyambut baik kegiatan hari ini. Mengapa kewirausahaan kita angkat sebagai solusi? Karena dengan kemandirian ekonomi, kreativitas, dan kesibukan dalam membangun usaha, para pemuda akan memiliki benteng pertahanan diri untuk menjauhkan diri dari lingkaran hitam narkotika. Manfaatkan ilmu dari para narasumber hari ini untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat," pesan H. Aminullah Siagian. Kehadiran perwakilan dari unsur penegak hukum (Polda Sumut dan BNN Sumut) serta jajaran pemerintah daerah dalam seminar ini juga memperkuat sinergi lintas sektoral dalam memerangi peredaran gelap narkoba di Sumatera Utara. Melalui materi-materi kewirausahaan yang dibawakan oleh para narasumber ahli, para peserta yang terdiri dari kader-kader GP Al Washliyah se- Sumut dibekali wakonsep bisnis, motivasi kerja, serta ketrampilan praktis guna menatap masa depan yang gemilang.Dengan suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini, GP Al Washliyah Sumut berharap para pemuda tidak hanya menjadi generasi yang bersih dari narkoba, tetapi juga mampu berdiri mandiri sebagai pilar penggerak ekonomi umat di masa depan.

13 Sep 2026
Berita

HIMMAH Tegaskan Komitmen Hadir sebagai Ruang Aspirasi dan Kontribusi Generasi Muda

TANGERANG — Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Kabupaten Tangerang terus memperkuat peran mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda yang aktif, kritis, dan konstruktif dalam kehidupan bermasyarakat.Melalui berbagai kegiatan organisasi, HIMMAH mendorong kader dan mahasiswa untuk tidak hanya aktif dalam ruang akademik, tetapi juga mengambil bagian dalam persoalan sosial, pendidikan, keagamaan, kepemudaan, serta pembangunan daerah.HIMMAH menilai mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai penggerak perubahan. Karena itu, kaderisasi dan penguatan kapasitas anggota menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang memiliki wawasan luas, berintegritas, serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat.Selain menjalankan fungsi organisasi, HIMMAH juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan, aspirasi, dan kritik secara konstruktif. Aspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong kebijakan dan perubahan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.“HIMMAH harus menjadi rumah bagi mahasiswa untuk belajar, bergerak, menyampaikan aspirasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” demikian semangat yang terus dibangun dalam gerakan HIMMAH.Ke depan, HIMMAH berkomitmen memperluas kolaborasi dengan berbagai elemen mahasiswa, pemuda, masyarakat, pemerintah, serta organisasi kemasyarakatan untuk menghadirkan program-program yang berdampak dan berkelanjutan.Dengan semangat keislaman, keilmuan, dan kebangsaan, HIMMAH diharapkan mampu melahirkan kader yang tidak hanya mampu berbicara tentang perubahan, tetapi juga berani mengambil peran dan menjadi bagian dari solusi.HIMMAH Bergerak, Mahasiswa Berdampak, Indonesia Berkemajuan.

19 Aug 2026