Bungkas News

Hasil Pencarian untuk: "MoU"

Ditemukan 20 berita.

Nasional

Dudung Abdurachman Di Lantik Menko Polkam, Aktivis Nasional : Sosok Figur Terbaik yang Loyal Terhadap Bapak Presiden Prabowo

Jakarta, Bungkasnews.com — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI), Dedi Siregar, menyampaikan ucapan selamat dan dukungan penuh atas penunjukan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dalam perombakan kabinet (reshuffle) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kamis (01/10/2026)Dedi menilai langkah ini sebagai keputusan strategis yang sangat tepat dalam memperkuat stabilitas politik dan keamanan nasional."Kami dari keluarga besar DPP LPPI mengucapkan selamat atas kepercayaan baru yang diberikan kepada Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman. Beliau adalah salah satu figur terbaik bangsa yang sangat layak mengemban amanah sebagai Menko Polkam karena rekam jejaknya yang sudah teruji, berintegritas, dan berhasil dalam melakukan pekerjaannya selama ini," ujar Dedi Siregar Dedi menambahkan bahwa mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut dikenal sebagai sosok yang ramah (humble) namun tegas, serta memiliki loyalitas yang sangat tinggi kepada pemerintah dan negara.Kami meyakini kepemimpinan pak Dudung di Kemenko Polkam akan mampu mewujudkan visi besar Presiden bapak Presiden Prabowo, terutama dalam menjaga persatuan nasional dan penegakan hukum.Dedi Siregar, Ketua DPP LPPI ( Foto: Dok. Istimewa)"Prestasi Jenderal Dudung selama di TNI sangat luar biasa dan membanggakan. Kami optimistis, dengan karakter kepemimpinannya yang dekat dengan rakyat, beliau dapat bekerja sesuai dengan harapan publik dan membawa stabilitas keamanan Indonesia ke arah yang lebih solid," tambah Dedi.Sebagaimana diketahui, isu perombakan kabinet menguat setelah Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman terlihat merapat ke Istana Kepresidenan Jakarta menjelang agenda pelantikan sejumlah pejabat baru. Jabatan Menko Polkam diproyeksikan akan diserahterimakan untuk menyegarkan jajaran Kabinet Merah Putih dalam mengawal program-program prioritas nasional.Di akhir pernyataannya, kami menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dan mengawal seluruh kebijakan Kemenko Polkam di bawah kepemimpinan baru demi kemajuan NKRI.

01 Oct 2026
Nasional

Komjen Suyudi Sangat Layak & Pantas Pimpin Polri, Mampu Bangun Komunikasi dengan Berbagai Elemen Masyarakat

Jakarta, Bungkasnews.com — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI), Dedi Siregar, menilai keputusan Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri merupakan langkah yang tepat dan patut diapresiasi.Menurut Dedi, sosok komjen.Pol. Suyudi Ario Seto memiliki pengalaman panjang di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia dan pernah mengemban sejumlah jabatan strategis. Sebelum diusulkan sebagai calon Kapolri, Suyudi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus 2025, setelah sebelumnya menjabat Kapolda Banten.Komjen.Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri yang baru“Menurut kami, penunjukan Komjen Suyudi Ario Seto merupakan pilihan yang tepat. Beliau memiliki pengalaman dan rekam jejak panjang di institusi Polri. Yang tidak kalah penting adalah kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat,” ujar Dedi Siregar.“Indonesia adalah negara yang sangat majemuk. Karena itu, Kapolri ke depan harus mampu merangkul seluruh kelompok masyarakat, lintas suku, agama dan golongan. Komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat dan ulama juga menjadi modal penting untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” katanya.Dedi menambahkan, pengalaman Suyudi sebagai Kepala BNN juga menjadi salah satu catatan penting. Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan perspektif dalam menghadapi persoalan keamanan dan penegakan hukum yang kompleks.Pada Kamis (1/10/2026), Komisi III DPR RI menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri secara aklamasi setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan serta menyampaikan visi dan misinya di hadapan Komisi III.Dalam uji kelayakan tersebut, Suyudi juga menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan pembenahan institusi Polri, memperkuat profesionalisme, akuntabilitas, kualitas pelayanan serta kedekatan Polri dengan masyarakat.Dedi berharap proses pergantian pucuk pimpinan Polri dapat berjalan sesuai mekanisme ketatanegaraan dan mendapatkan dukungan masyarakat.“Kita berharap proses ini berjalan lancar amanah sebagai Kapolri, kami berharap Komjen Suyudi dapat melanjutkan berbagai agenda nasionalPolri, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, menjaga profesionalisme anggota, serta terus membangun komunikasi dengan seluruh elemen bangsa,” tegas Dedi.Ia juga mengajak masyarakat memberikan kesempatan kepada calon Kapolri untuk menunjukkan kemampuan kepemimpinannya melalui kerja nyata.“Yang dibutuhkan masyarakat adalah Polri yang profesional, humanis, responsif dan dekat dengan rakyat. Kami berharap kepemimpinan ke depan mampu menjaga soliditas internal sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” pungkasnya.Salam Hormat,Dedi SiregarKetua Umum

01 Oct 2026
Utama

Rakerwil HIMMAH Sumut Ditutup, Lahirkan 4 Program Strategis Termasuk Digitalisasi KTA Berbasis Bank Sumut

Simalungun, Bungkasnews.com — Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Sumatera Utara (HIMMAH Sumut) yang mengusung tema "Aktualisasi Gerakan Intelektual Menuju #Sinergi Sumut Madani" resmi ditutup pada Minggu, 27 September 2026 di Mess Pora-Pora Pemprovsu, Parapat, Kabupaten Simalungun. Agenda strategis keorganisasian yang berlangsung selama tiga hari (25–27 September 2026) tersebut sukses merumuskan dan mengesahkan berbagai langkah terobosan untuk perbaikan tata kelola serta kaderisasi organisasi.Dalam pidato penutupannya, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) HIMMAH Sumut, Imransyah Pasai, menegaskan bahwa PW HIMMAH Sumut memberikan komitmen dan dukungan penuh terhadap perbaikan struktur keinstrukturan serta standardisasi kaderisasi nasional. Hal ini sejalan dengan kebijakan Pimpinan Pusat HIMMAH telah membentuk Badan Instruktur Nasional di bawah kepemimpinan Sekretaris Jenderal PP HIMMAH, Sukri Soleh Sitorus."Perbaikan keinstrukturan dan pembenahan kaderisasi adalah harga mati. Melalui penguatan fungsi instruktur, kita ingin memastikan seluruh proses pencetakan kader HIMMAH di Sumatera Utara berjalan terukur, memiliki kualitas yang baku, kuat secara ideologis, serta memiliki legalitas hukum dan organisasi yang tidak terbantahkan," tegas Imransyah Pasai.Guna mengakselerasi langkah tersebut, dalam Rakerwil ini juga resmi ditunjuk Banu Wira Baskara sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Koordinator Badan Instruktur Nasional Wilayah Sumatera Utara. Penunjukan ini ditujukan sebagai bentuk percepatan dalam rangka penataan dan penguatan sistem keinstrukturan di Sumatera Utara.Sebagai penjelmaan dari komitmen konsolidasi tersebut, Rakerwil HIMMAH Sumut berhasil menyepakati empat program unggulan strategis yang menjadi pijakan gerak organisasi ke depan:Biro Instruktur Wilayah: Berfungsi sebagai badan semi-otonom di bawah Bidang Pendidikan, Kaderisasi, dan Keanggotaan yang memegang otoritas pedagogis. Biro ini menjadi satu-satunya pemegang wewenang memimpin sidang yudisium kelulusan, memandu baiat, serta mengukuhkan kader pada jenjang Latihan Kader Dasar (LKD), Latihan Kader Menengah (LKM), dan Latihan Kader Lanjut (LKA).KTA Digital & Smart Card Terintegrasi Bank Sumut (Platform SIM-HIMMAH Sumut): Penguatan sistem pendataan keanggotaan terpadu yang terintegrasi langsung dengan jaringan perbankan Bank Sumut. Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara PW HIMMAH Sumut dan Bank Sumut di sela-sela Rakerwil. KTA berteknologi smart card dan QR-Code ini berfungsi sebagai kartu identitas legal, verifikasi Nomor Induk Registrasi Kader (NIRK), kartu akses forum resmi, serta sarana transaksi perbankan.Keadministrasian dan Standardisasi Sertifikat Berbarcode: Pembakuan tata naskah persuratan dan pengarsipan digital di bawah pengawasan Sekretariat Wilayah. Setiap sertifikat kelulusan jenjang LKD, LKM, dan LKA kini wajib melampirkan QR-Code Certificate Validator serta ditandatangani oleh Ketua PC, Koordinator Instruktur, dan disahkan oleh Ketua PW HIMMAH Sumut guna menjamin keaslian dokumen.Pengembangan Amal Usaha dan Kemandirian Ekonomi: Pembentukan pusat inkubasi bisnis mandiri sebagai wadah pembentukan dana abadi kas organisasi. Program ini mencakup HIMMAH Store & Merchandise Hub, Klinik Usaha & Legalitas UMKM Kader (fasilitas NIB dan sertifikasi halal gratis), serta penyediaan modal bergulir syariah hasil kerja sama dengan BAZNAS Provinsi Sumatera Utara.Penutupan Rakerwil dilakukan secara resmi oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) HIMMAH, Abdul Razak Nasution. Dalam arahannya, Abdul Razak mengapresiasi tinggi jajaran PW HIMMAH Sumut yang dinilainya sukses menjadi pelopor dalam modernisasi organisasi, digitalisasi kaderisasi, dan penguatan kemandirian ekonomi di tingkat wilayah."Kami mengapresiasi langkah progresif PW HIMMAH Sumut. Terobosan ini diharapkan tidak berhenti di atas kertas, tetapi segera diimplementasikan secara berjenjang hingga ke tingkat pimpinan cabang dan komisariat demi melahirkan kader Al Washliyah yang berdaya saing tinggi, mandiri, dan berkarakter," pungkas Abdul Razak.

28 Sep 2026
Utama

Ketua PW HIMMAH Sumut Jalin MoU Bersama Bank Sumut Wujudkan Integrasi KTA Digital di Rakerwil Prapat

Simalungun, Bungkasnews.com — Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW HIMMAH) Sumatera Utara menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Mess Pora-Pora Pemprovsu, Prapat, Kabupaten Simalungun, 25–27 September 2026 dengan mengusung tema “Aktualisasi Gerakan Intelektual Menuju #Sinergi Sumut Madani”, sebagai momentum konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan program kerja PW HIMMAH Sumut untuk periode mendatang.Dalam kesempatan tersebut, PW HIMMAH Sumut juga secara resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama PT Bank Sumut dalam rangka penerbitan KTA (Kartu Tanda Anggota) yang ter-integrasi dengan rekening Bank Sumut dalam mendukung BUMD khususnya pembangunan berkelanjutan di Sumatera Utara.Selain itu, pembuatan KTA berbasis rekening Bank Sumut ini merupakan wujud nyata dari keseriusan Imransyah Pasai selaku Ketua PW HIMMAH Sumut dalam rangka moderenisasi organisasi mahasiswa di era perkembangan kemajuan teknologi yang sangat pesat."HIMMAH Sumut telah membuka ruang bagi PC HIMMAH se-Sumut agar membangun jalinan kerjasama dengan KCP Bank Sumut di daerahnya masing-masing dalam percepatan pelaksanaan pembuatan KTA," ujar Imransyah Pasai, Ketua PW HIMMAH Sumut.Imransyah Pasai, Ketua PW HIMMAH SUMUTDalam sambutannya, Imransyah Pasai menegaskan bahwa pelaksanaan Rakerwil merupakan forum strategis untuk menyatukan langkah seluruh jajaran dan kader. “Rakerwil ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah, menyusun program kerja, dan memperkuat konsolidasi seluruh kader,” ucapnya.Ia berharap seluruh peserta dapat berpartisipasi aktif dalam setiap pembahasan dengan mengedepankan musyawarah dan semangat kebersamaan serta menekankan pentingnya menjadikan HIMMAH sebagai organisasi mahasiswa yang tetap memiliki tradisi intelektual, semangat kaderisasi, serta kepedulian terhadap berbagai persoalan masyarakat.Menyambung hal tersebut, Ketua PW Al Washliyah Sumut Dedi Iskandar Batubara, yang hadir memberikan sambutan turut memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif yang diambil oleh PW HIMMAH Sumut. Ia menilai terobosan digitalisasi melalui integrasi KTA dengan perbankan daerah merupakan bukti nyata adaptasi organisasi terhadap kemajuan zaman."Gerakan intelektual mahasiswa hari ini tidak boleh hanya berhenti pada tataran retorika di ruang-ruang diskusi, tetapi harus mampu bertransformasi menjadi kerja-kerja kolaboratif yang dirasakan langsung oleh umat dan masyarakat," ujar Dedi Iskandar Batubara di hadapan para kader.Ia juga berpesan agar seluruh kader HIMMAH senantiasa mempertahankan identitas intelektual, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mengawal pembangunan Sumut Madani yang adil, terbuka, dan bermoral.Selanjutnya, Ketua Umum PP HIMMAH RI Abdul Razak Nasution dalam sambutannya sekaligus secara resmi membuka kegiatan menyampaikan bahwa Rakerwil bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi ruang penting untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, serta menyusun langkah strategis organisasi.Ia mendorong seluruh kader HIMMAH Sumatera Utara untuk terus menjaga tradisi intelektual dan memperkuat kaderisasi.“HIMMAH harus terus menjaga tradisi intelektual, memperkuat kaderisasi, serta membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Kader harus mampu hadir sebagai bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat,” ujar Abdul Razak.Menurutnya, forum Rakerwil harus mampu melahirkan gagasan konstruktif dan program kerja yang memberikan manfaat bagi organisasi, umat, bangsa, dan daerah. Forum ini diharapkan menghasilkan program kerja dan rekomendasi organisasi yang dapat memperkuat konsolidasi serta kontribusi HIMMAH Sumatera Utara di tengah masyarakat.

26 Sep 2026
Mahasiswa

Memperkuat Jiwa Kepemimpinan dan Nilai Gontor, Prodi HI UNIDA Gontor Gelar International Relations Leadership Course

Unida Gontor, Bungkasnews.com - Fakultas Humaniora melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional (HMP HI) Universitas Darussalam Gontor sukses menyelenggarakan kegiatan International Relations Leadership Course. Acara yang berlangsung pada Kamis malam, 17/9/2026, berlokasi di Hall Sirah Nabawiyah, Kampus Siman UNIDA Gontor.Mengusung tema “Building Visionary Leaders: Strengthening Leadership, Organizational Governance and Gontorian Values for Future International Relations Leaders”, agenda ini diwajibkan bagi seluruh mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Semester 2 hingga Semester 8. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Kifah Gibraltar Bey Fananie, B.A., M.K.P.Dalam pemaparannya, Kifah Gibraltar Bey Fananie menekankan pentingnya bagi calon sarjana Hubungan Internasional untuk tidak hanya menguasai teori politik dan hubungan luar negeri secara akademis, tetapi juga memiliki ketahanan mental serta etika kepemimpinan yang matang.Beliau menggarisbawahi bahwa dinamika sosial dan politik, baik di tingkat nasional maupun internasional yang memerlukan kedewasaan sikap dan kematangan emosional.Dalam salah satu penyampaiannya, narasumber memberikan pesan mendalam terkait keterlibatan sosial dan politik:"Pada umumnya bersosialisasi dan pada khususnya berpolitik hanya di tenggorokan, jangan dimasukkan ke dalam hati."Pesan ini mengingatkan para mahasiswa agar mampu membedakan dinamika peran dalam berorganisasi atau berpolitik dengan hubungan personal, sehingga tidak mudah terbawa perasaan yang kontraproduktif.Lebih lanjut, pemateri mengajak para mahasiswa untuk memahami realitas dalam perjuangan berorganisasi dan kehidupan bermasyarakat. Menghadapi dinamika keputusan dan perubahan sikap orang lain memerlukan kedewasaan berpikir."Kita tidak pernah tahu alasan apa yang mereka pegang untuk kemudian beralih mengambil langkah-langkah tersebut. Karena di politik, bahkan di hidup kita ini, kita harus selalu menyiapkan dan menyisakan ruang untuk kecewa, tapi kita tidak boleh menyiapkan dan menyisakan ruang untuk menyerah," pungkas beliau di hadapan ratusan mahasiswa yang hadir.Poin inti yang turut menjadi sorotan utama dalam kuliah kepemimpinan ini adalah penanaman nilai ke-Gontor-an. Narasumber menegaskan prinsip dasar lembaga tempat para mahasiswa berteduh dan belajar."Berdiri dan untuk semua golongan itu adalah Gontor sebagai lembaga pendidikan, karena pendidikan harus berdiri di atas dan untuk semua golongan. Namun, bukan berarti sebagai alumni kita tidak aktif dan tidak boleh masuk di lini partai politik atau ormas tertentu. Bergeraklah sebagai alumni," terangnya.Prinsip ini menegaskan bahwa nilai netralitas dan inklusivitas institusi harus dijaga sebagai pondasi pendidikan, namun setelah menjadi alumni, para lulusan diharapkan dapat berperan aktif dan membawa warna positif di berbagai lini kemasyarakatan, partai politik, maupun organisasi kemasyarakatan.Melalui kegiatan ini, Fakultas Humaniora UNIDA Gontor berharap mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional dapat tumbuh menjadi pribadi yang berpandangan jauh ke depan (visioner), tangguh dalam menghadapi dinamika organisasi, serta senantiasa memegang teguh identitas dan nilai-nilai Gontorian.Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata. Antusiasme peserta yang memenuhi Hall Sirah Nabawiyah mencerminkan semangat generasi muda UNIDA Gontor untuk terus belajar dan bersiap menjadi pemimpin di kancah nasional maupun internasional.

20 Sep 2026
Mahasiswa

Merajut Silaturahmi di Perantauan, Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal Sambut Mahasiswa Baru di Islamic Village Tangerang

Tangerang, Bungkasnews.com — Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IKAMA) menyambut kedatangan mahasiswa baru asal Mandailing Natal yang melanjutkan pendidikan di Tangerang. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 18/9/2026, pukul 20.00 WIB, bertempat di Lapangan IB Islamic Village, Tangerang.Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun rasa kekeluargaan di antara mahasiswa asal Mandailing Natal yang berada di tanah rantau.Sebanyak 11 mahasiswa baru asal Mandailing Natal turut hadir dalam kegiatan penyambutan tersebut. Mereka merupakan mahasiswa yang baru datang dari Mandailing Natal untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Tangerang.Kehadiran mahasiswa baru tersebut disambut oleh mahasiswa asal Mandailing Natal yang telah lebih dahulu menjalani kehidupan akademik di Tangerang. Khususnya di Universitas Cendekia Abditama, Islamic Village, saat ini terdapat kurang lebih 150 mahasiswa asal Mandailing Natal yang sedang menempuh pendidikan.Kegiatan penyambutan tersebut tidak hanya menjadi ajang perkenalan, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi pengalaman mengenai kehidupan perkuliahan, lingkungan kampus, hingga dinamika kehidupan mahasiswa di tanah rantau.Baca juga: Doli Kurnia: Tak Ada Perdamaian Dunia Tanpa Palestina MerdekaKetua IKAMA, Abdul Rasyid Lubis, menyampaikan bahwa penyambutan mahasiswa baru merupakan bagian dari upaya membangun kekeluargaan dan solidaritas mahasiswa asal Mandailing Natal.“Kami ingin mahasiswa baru yang datang dari Mandailing Natal merasa diterima dan memiliki keluarga di tanah rantau. IKAMA hadir sebagai ruang untuk saling mengenal, saling mendukung, dan bersama-sama berkembang selama menjalani pendidikan di Tangerang,” ujar Abdul Rasyid Lubis.Menurutnya, keberadaan mahasiswa Mandailing Natal di Tangerang merupakan bagian dari potensi generasi muda yang perlu terus dibangun melalui pendidikan, organisasi, dan hubungan kekeluargaan.Ia berharap mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan lingkungan perkuliahan serta aktif mengambil bagian dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan.Sementara itu, Mantan Wakil Ketua Umum IKAMA (demisioner), Muhammad Nehru Lubis, yang akrab disapa Bung Lubis, turut memberikan pesan kepada mahasiswa baru agar menjadikan pengalaman merantau sebagai ruang untuk mengembangkan diri.Muhammad Nehru Lubis/ Demisioner wakil ketua umum IKAMA“Datang ke tanah rantau bukan hanya untuk mendapatkan gelar akademik, tetapi juga untuk membangun pengalaman, jaringan, dan karakter. Jadikan perantauan sebagai ruang belajar untuk tumbuh dan memberikan manfaat,” ujar Bung Lubis.Ia juga mengingatkan mahasiswa baru untuk tetap menjaga identitas dan nilai-nilai daerah selama berada di perantauan.“Kita boleh jauh dari kampung halaman, tetapi jangan sampai jauh dari nilai, budaya, dan semangat untuk membawa nama baik Mandailing Natal. Jadilah mahasiswa yang mampu berprestasi, berorganisasi, dan memberi kontribusi,” tambahnya.Baca juga: Tugas Kuliah Banyak, tetapi Apakah Kita Benar-Benar Belajar?Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa baru untuk berkenalan dengan mahasiswa senior, bertukar pengalaman, serta membangun jaringan sesama mahasiswa asal Mandailing Natal.Dengan hadirnya mahasiswa baru tersebut, IKAMA berharap hubungan kekeluargaan antar-mahasiswa Mandailing Natal di Tangerang semakin kuat. Penyambutan ini juga diharapkan menjadi awal bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dan menjalani kehidupan akademik dengan penuh semangat di tanah rantau.Bagi IKAMA, perantauan bukan sekadar tempat untuk menempuh pendidikan, tetapi juga ruang untuk membangun persaudaraan, memperluas pengalaman, dan mempersiapkan generasi muda Mandailing Natal agar mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah asalnya.

19 Sep 2026
Utama

Mahasiswa Aek Mata di Jakarta Apresiasi Komitmen Brimob Bangun Jembatan Utama penghubung desa

Jakarta, Bungkasnews.com – Komitmen Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara untuk membangun jembatan utama Desa Aek Mata, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, mendapat apresiasi dari mahasiswa asal Aek Mata yang berada di Jakarta.Apresiasi tersebut disampaikan menyusul survei kedua yang dilakukan personel Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sumut pada 15 September 2026 untuk melihat langsung kondisi jembatan serta kebutuhan di lapangan.Nehru Lubis, mahasiswa asal Desa Aek Mata di Jakarta, menilai survei kedua tersebut menunjukkan adanya keseriusan dan komitmen untuk menindaklanjuti kebutuhan masyarakat.“Kami sangat mengapresiasi Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sumut yang kembali turun melakukan survei. Ini menunjukkan bahwa pembangunan jembatan utama Aek Mata mendapat perhatian serius dan kami berharap komitmen tersebut segera terealisasi,” ujar Nehru.Nehru Lubis juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Aek Mata, Andi Sahweri Lubis, yang dinilai terus memperjuangkan pembangunan dan kebutuhan infrastruktur desa.“Kami juga mengapresiasi Kepala Desa Aek Mata yang terus bekerja keras memperjuangkan pembangunan desa. Semoga sinergi dan perjuangan semua pihak ini dapat menghasilkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.Pembangunan jembatan utama tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, serta berbagai kegiatan sosial warga.Baca juga: Survei Kedua, Brimob Batalyon C Tegaskan Komitmen Bangun Jembatan Utama Aek MataSebelumnya, sejumlah titik jembatan di Desa Aek Mata membutuhkan perhatian. Salah satu titik telah mendapatkan penanganan melalui program Jembatan Merah Putih. Kini, pembangunan jembatan utama menjadi salah satu harapan masyarakat yang diharapkan segera terealisasi.Mahasiswa Aek Mata di Jakarta berharap komitmen pembangunan tersebut dapat berjalan lancar hingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan kemajuan Desa Aek Mata.

16 Sep 2026
Daerah

Survei Kedua, Brimob Batalyon C Tegaskan Komitmen Bangun Jembatan Utama Aek Mata

Mandailing Natal, Bungkasnews.com – Harapan masyarakat Desa Aek Mata, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, untuk memiliki jembatan utama yang layak kembali mendapat angin segar. Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menunjukkan komitmennya dengan kembali turun ke lapangan untuk melakukan survei kondisi jembatan.Peninjauan kali ini merupakan survei kedua yang dilakukan Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sumut Selasa, 15 /9/2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut setelah sebelumnya dilakukan peninjauan terhadap kondisi jembatan yang selama ini menjadi akses penting bagi masyarakat.Dalam survei lanjutan tersebut, personel Brimob kembali melihat secara langsung kondisi fisik jembatan, sekaligus memastikan kebutuhan dan kondisi lapangan sebagai bagian dari persiapan pembangunan.Komitmen tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat Aek Mata. Pembangunan jembatan utama telah mendapat persetujuan dan insyaallah akan direalisasikan dalam waktu dekat. Hal ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat tidak berhenti pada tahap peninjauan, tetapi dilanjutkan dengan langkah konkret menuju pembangunan.Baca juga: Anggota DPR Skeptis Penerapan E-Voting Bisa Diterapkan di IndonesiaKepala Desa Aek Mata, Andi Sahweri, menyampaikan apresiasi atas keseriusan Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sumut yang telah dua kali turun langsung melihat kondisi jembatan.Menurutnya, survei kedua tersebut semakin memperkuat harapan masyarakat bahwa pembangunan jembatan utama desa benar-benar akan ditindaklanjuti.“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan mengapresiasi perhatian dari Batalyon C Brimob. Ini bukan hanya sekadar survei, tetapi sudah ada komitmen dan persetujuan untuk pembangunan. Insyaallah dalam waktu dekat akan direalisasikan,” ujarnya.Jembatan utama tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat Desa Aek Mata karena menjadi salah satu akses yang digunakan warga dalam menjalankan berbagai aktivitas, termasuk mobilitas, pendidikan, maupun kegiatan ekonomi.Sebelumnya, sejumlah titik jembatan di Desa Aek Mata juga membutuhkan perhatian. Salah satu titik telah mendapat penanganan melalui program Jembatan Merah Putih. Kini, pembangunan jembatan utama menjadi harapan berikutnya bagi masyarakat.Dengan survei yang telah dilakukan untuk kedua kalinya dan adanya persetujuan pembangunan, masyarakat berharap komitmen Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sumut tersebut segera terwujud di lapangan.Bagi warga Aek Mata, jembatan ini bukan sekadar bangunan penghubung, melainkan akses penting yang menghubungkan aktivitas dan kehidupan masyarakat. Karena itu, rencana pembangunan tersebut disambut sebagai sebuah harapan baru bagi kemajuan desa.

16 Sep 2026
Mahasiswa

Mahasiswa PPL/PLP FTIK UCA di SMA Islamic Centre Jalani Monev

Tangerang, Bungkasnews.com — Pelaksanaan Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Praktik Lapangan Profesi (PLP) mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Cendekia Abditama (FTIK UCA) di SMA Islamic Center Kota Tangerang telah memasuki hampir dua bulan. Untuk mengetahui perkembangan program tersebut, pihak program studi melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada Selasa, 15 September 2026.Kegiatan Monev tersebut dilaksanakan oleh Kaprodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Dr. Maemunah, M.A.Pd., bersama Kaprodi Manajemen Pendidikan Agama Islam (MPI), Dadang Wahyudin, M.Pd. Keduanya hadir secara langsung untuk berdiskusi dengan mahasiswa peserta PPL dan PLP di ruang meeting SMA Islamic Center Kota Tangerang.Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.50 WIB dan berlangsung kurang lebih selama setengah hingga satu jam. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan perkembangan selama menjalankan program PPL dan PLP yang telah berlangsung hampir dua bulan.Monev dilakukan untuk mengetahui sejauh mana progres pelaksanaan kegiatan PPL dan PLP, termasuk proses adaptasi mahasiswa di lingkungan sekolah, hubungan dengan guru pamong, serta komunikasi dan koordinasi dengan dosen pembimbing lapangan (DPL).Salah satu hal yang menjadi pembahasan dalam kegiatan tersebut adalah bagaimana mahasiswa membangun hubungan dan komunikasi dengan guru pamong selama menjalankan tugas di sekolah. Mahasiswa juga menyampaikan pengalaman dalam beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengikuti kegiatan pembelajaran, serta menjalankan berbagai tanggung jawab yang diberikan selama program berlangsung.Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan perhatian terkait komunikasi dengan DPL, yang dalam pelaksanaan PPL dan PLP ini dibimbing oleh Dr. Deden Saeful Ridhwan MZ., M.A.Melalui kegiatan Monev, pihak program studi dapat memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan PPL dan PLP secara langsung dari mahasiswa di lokasi praktik. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang evaluasi dan komunikasi untuk mengetahui berbagai perkembangan maupun kendala yang dihadapi mahasiswa selama menjalankan program.Bagi mahasiswa, Monev menjadi momentum untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan kegiatan yang telah dijalani selama hampir dua bulan. Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan agar pelaksanaan PPL dan PLP dapat berjalan lebih baik hingga program selesai.Dengan adanya monitoring dan evaluasi secara langsung, pelaksanaan PPL dan PLP mahasiswa di SMA Islamic Center Kota Tangerang diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kegiatan akademik, tetapi juga menjadi proses pembelajaran bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebagai calon tenaga pendidik dan profesional di bidang pendidikan.

15 Sep 2026
Utama

BLUVOCATION CREATIVE FEST THE THIRD: Mengusung Tema "Beyond The Stars" , SMK Budi Luhur Siap Kembali Pamerkan Karya Pelajar di Layar Bioskop XXI

Tangerang, 15 September 2026 – Sebagai wujud komitmen dalam mencetak lulusan yang kompeten dan kreatif, SMK Budi Luhur dengan bangga mengumumkan puncak perhelatan Projek Kreatif Kewirausahaan (PKK) melalui acara BLUVOCATION CREATIVE FEST THE THIRD 2026. Acara puncak ini akan ditandai dengan pemutaran karya (screening) dan penganugerahan (awarding) yang diselenggarakan secara eksklusif di bioskop XXI Bintaro Xchange Mall 2.Tahun ini, festival mengusung tema "Beyond The Stars" yang mencerminkan semangat untuk menggapai impian setinggi bintang. Tema ini menjadi simbol keberanian agar setiap peserta percaya pada potensi diri, terus berkembang, dan berani meraih masa depan tanpa batas.BLUVOCATION CREATIVE FEST hadir sebagai platform ekosistem kolaboratif yang mempertemukan pelajar, dunia industri, komunitas kreatif, perguruan tinggi, dan media. Sebelum mencapai acara puncaknya, festival ini telah menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan kompetitif, yang meliputi:Roadshow & Registration: Sosialisasi dan promosi ke berbagai sekolah untuk membangun antusiasme publik. Creative Competition: Berbagai lomba kreatif untuk pelajar tingkat SMP, SMA/SMK Sederajat, hingga masyarakat umum.Industry Seminar: Mengadakan seminar inspiratif bersama praktisi industri dengan topik kesehatan, kreatif, dan kebersihan pada bulan Oktober hingga November. Guna mewadahi ragam minat dan bakat generasi muda, BLUVOCATION CREATIVE FEST THE THIRD menghadirkan enam cabang kompetisi bergengsi, yaitu:Short Movie yang mengangkat tema "A Step Closer".Short Animation yang membawa tema "The Unseen Within".Fotografi dengan fokus Human Interest bertema "Faces of Humanity".Fashion Show with Story Telling yang mewajibkan penggunaan barang-barang daur ulang.Desain Karakter (OC) bertema "Beyond Imagination".Dance dengan pilihan tema "Power Of Dream" atau "Future And Technology".Kesuksesan dan skala acara yang kian membesar ini tidak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah, khususnya Joko Waluyo, S.Si, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMK Budi Luhur. Kegiatan ini juga diawasi langsung oleh tim penanggung jawab yang terdiri dari Agus Fazriansyah, S.I.Kom, Cika Mutiara Rahmakinanti, S.I.Kom., dan Teuku RizkyAdipratama, S.T, M.Kom.Baca juga: Anggota DPR Skeptis Penerapan E-Voting Bisa Diterapkan di IndonesiaSelaku Ketua Penyelenggara BLUVOCATION CREATIVE FEST THE THIRD, Salma Aalya Vanisa memimpin kepanitiaan tahun ini bersama jajaran siswa lainnya untuk memastikan acara berjalan lancar. Melalui visi acara ini, panitia berharap festival ini lebih dari sekadar kompetisi,melainkan perayaan kreativitas yang mampu menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri kreatif. Acara ini dirancang untuk memperluas kesempatan siswa dalam membangun portofolio, menjalin jejaring profesional, dan menginspirasi masyarakat luas.

15 Sep 2026
Nasional

Anggota DPR Skeptis Penerapan E-Voting Bisa Diterapkan di Indonesia

Jakarta, Bungkasnews.com - Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia mengaku skeptis terhadap wacana penerapan sistem pemungutan suara secara elektronik (e-voting) dalam pemilu di Indonesia. "Saya sebetulnya kalau bicara tentang e-voting ini skeptis," kata Doli, dalam seminar bertajuk "Menakar Konstitualitas Penerapan E-Voting di Indonesia" yang disiarkan secara daring, Senin (14/9/2026).Ia mengungkapkan, ada empat syarat e-voting bisa diterapkan di Indonesia. Syarat pertama terkait dengan kesiapan infrastruktur fisik, khususnya jaringan internet dan pasokan listrik.Ia menyoroti ketimpangan fasilitas fisik di Indonesia yang belum merata hingga ke daerah-daerah. "Karena sampai sekarang, jangankan jaringan internet, di negara kita ini ada daerah yang listrik saja belum masuk, gitu, ya," ujar dia.Baca juga: Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri KeuanganSyarat kedua yang menjadi sorotan adalah tingkat literasi digital masyarakat, baik secara fisik maupun secara mental. Menurut dia, pemanfaatan teknologi memerlukan kesiapan mental agar tidak disalahgunakan untuk hal-hal yang merugikan."Soal apakah kita semua khususnya masyarakat ini sudah melek digital atau tidak, melek elektronik atau tidak. Ya, melek elektronik ini bisa secara fisik maupun secara mental, gitu," tutur dia. Masalah keamanan (security) dan ancaman peretasan menjadi syarat ketiga yang dinilai sangat krusial. Ia mengingatkan bahwa risiko kebocoran data dan peretasan di Indonesia terbilang tinggi, serta biaya perawatan sistemnya mahal. "Ini kan selalu salah satu misalnya negara-negara yang tadi mundur itu kan satu karena memang rawan di-hack, rawan hacking dan kemudian biaya pemeliharaannya mahal," ujar dia.Baca juga: Kapal Virgo Kecelakaan, Basarnas Cari 130 OrangSyarat keempat berkaitan dengan penegakan hukum (law enforcement) dan komitmen kepatuhan masyarakat maupun para pemangku kepentingan terhadap aturan main yang berlaku. Secara aturan dasar, ia mengakui penerapan e-voting tidak melanggar konstitusi dan sangat memungkinkan secara hukum. Kendati demikian, efektivitas sistem tersebut kembali pada komitmen bersama serta tingkat literasi seluruh stakeholder terkait.

15 Sep 2026
Daerah

Hujan Deras Picu Banjir di Medan Pancing, Pengendara Terjebak Kemacetan

Medan, Bungkasnews.com — Hujan deras yang mengguyur Kota Medan pada Senin (7/9/2026) menyebabkan banjir di kawasan Medan Pancing, khususnya di sekitar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) dan Universitas Negeri Medan (UNIMED). Banjir tersebut mengakibatkan kemacetan dan membuat sejumlah mahasiswa serta pengguna jalan terjebak dalam kepadatan lalu lintas sekitar pukul 15.30 WIB.Genangan air yang muncul di sejumlah ruas jalan membuat kendaraan harus melaju dengan kecepatan rendah. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan antrean kendaraan semakin panjang.Selain menimbulkan kemacetan, banjir juga menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami mogok saat melintasi jalan yang tergenang. Kendaraan yang mogok membuat ruang jalan semakin terbatas sehingga memperparah kepadatan lalu lintas.Sejumlah mahasiswa yang berada di sekitar kawasan UINSU dan UNIMED turut terdampak. Mereka mengalami hambatan dalam perjalanan akibat kondisi jalan yang dipenuhi genangan dan kendaraan yang bergerak lambat.Hujan deras yang terjadi pada hari tersebut menjadi penyebab terjadinya genangan dan banjir di kawasan Medan Pancing. Kondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat dan mobilitas mahasiswa di sekitar kawasan kampus.Pengguna jalan diimbau untuk berhati-hati ketika melintasi kawasan yang masih tergenang serta mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.

08 Sep 2026
Daerah

TNI AL Dapat Apresiasi, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Rumah Suluk Baitul Khalil, Sei Paham

Asahan, BungkasNews – Peringatan Haul ke-25 Allahuyarham Syekh H. Mustafa BS. Rokan di Rumah Suluk Baitul Khalil, Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga diisi dengan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah pelayanan kesehatan yang diberikan TNI Angkatan Laut (TNI AL) kepada masyarakat. Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga mendapatkan obat secara gratis serta kegiatan pengadaan sembako murah.Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026, dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan, TNI, tokoh agama serta para mursyid yang datang dari berbagai daerah di Pulau Sumatra.Dalam kegiatan tersebut, hadir Komandan Lanal Tanjung Balai yang baru, Letkol Laut (P) Sigit Ryanto, CTMP., CRMP., M.Tr.Opsla. Kehadiran Danlanal Tanjung Balai menjadi bagian dari dukungan TNI AL terhadap kegiatan sosial dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangkaian Haul ke-25 Syekh H. Mustafa BS. Rokan.Selain itu, kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Asahan, jajaran Kementerian Agama dan KUA se-Kabupaten Asahan, perwakilan Bupati Asahan dari kalangan pejabat eselon I, Wakil Wali Kota Tanjung Balai, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Asahan, serta para mursyid yang datang dari berbagai wilayah di Pulau Sumatra.Salah satu pihak yang turut memberikan perhatian terhadap rangkaian kegiatan tersebut adalah Syekh Abu Shoghir, S.Pd., selaku Mursid/Pimpinan Pondok Pesantren. Ia menilai kegiatan haul tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan ulama, tetapi juga dapat menjadi sarana memperkuat kepedulian terhadap masyarakat.TNI AL Berikan Pemeriksaan Kesehatan GratisDalam kegiatan sosial tersebut, TNI AL memberikan sejumlah pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat yang hadir.Pemeriksaan meliputi cek kolesterol, tekanan darah tinggi, diabetes, pemeriksaan maag, serta sejumlah pemeriksaan kesehatan lainnya. Masyarakat yang membutuhkan pengobatan juga mendapatkan obat secara gratis.Pelayanan kesehatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga merasa terbantu karena dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka sekaligus memperoleh pengobatan tanpa harus mengeluarkan biaya. Kegiatan tersebut dinilai memberikan manfaat langsung, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses pemeriksaan dan pengobatan secara mudah.Bagi masyarakat, kehadiran TNI AL dalam kegiatan haul bukan hanya sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial melalui pelayanan kesehatan.Masyarakat Merasakan Manfaat LangsungKegiatan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan TNI AL memberikan dampak yang cukup besar bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan.Selain dapat mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, masyarakat juga memperoleh obat secara gratis apabila membutuhkan penanganan.Kehadiran pelayanan kesehatan tersebut juga menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dapat berjalan beriringan dengan kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Masyarakat berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan. Mereka menilai pelayanan kesehatan gratis sangat membantu, terutama bagi warga yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan tetapi memiliki keterbatasan untuk mendapatkan layanan secara mandiri.Menurut masyarakat, perhatian terhadap kebutuhan warga seperti ini menjadi bentuk nyata bahwa keberadaan TNI dan Polri serta pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.Sembako Murah Ikut DihadirkanSelain pelayanan kesehatan, rangkaian kegiatan juga diwarnai dengan pengadaan sembako murah bagi masyarakat.Program tersebut menjadi bagian dari semangat berbagi dalam kegiatan Haul ke-25 Syekh H. Mustafa BS. Rokan. Masyarakat tidak hanya hadir untuk mengikuti kegiatan keagamaan, tetapi juga memperoleh manfaat sosial melalui akses kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.Kegiatan berbagi tersebut menjadi semakin berarti di tengah kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan sosial dan bantuan yang dapat dirasakan secara langsung.Harapan untuk Haul di Masa MendatangMasyarakat berharap pelaksanaan Haul di Rumah Suluk Baitul Khalil dan kegiatan serupa ke depan dapat terus berkembang serta memberikan manfaat yang lebih luas.Selain mempertahankan nilai-nilai keagamaan, masyarakat berharap haul juga tetap menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian sosial, berbagi dengan sesama dan menghadirkan berbagai kegiatan yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga.Kehadiran para tokoh agama, pemerintah, TNI, serta para mursyid yang datang dari berbagai daerah juga diharapkan terus dipertahankan. Kehadiran mereka dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus mengenang perjuangan para ulama.Masyarakat berharap generasi muda semakin mencintai nilai-nilai agama dan mengenal perjuangan para tokoh ulama yang telah memberikan kontribusi bagi masyarakat.Haul Syekh H. Mustafa BS. Rokan diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan untuk mengenang seorang ulama, tetapi juga menjadi momentum untuk meneruskan nilai perjuangan beliau melalui kegiatan yang membawa manfaat bagi agama, masyarakat dan bangsa.Kegiatan pelayanan kesehatan gratis dan sembako murah yang hadir dalam rangkaian haul menjadi salah satu contoh bahwa nilai keagamaan dapat diwujudkan melalui kepedulian dan aksi sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.Sumber informasi: Keterangan panitia/masyarakat di kegiatan Haul ke-25 Allahuyarham Syekh H. Mustafa BS. Rokan.

05 Sep 2026
Daerah

Tak Sabar Tunggu Pemkab, Warga Gotong -Royong Jalan Perbaiki Sendiri

Asahan, BungkasNews - Kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan Dusun V dan Dusun VI, Desa Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, kini menjadi sorotan setelah warga setempat memutuskan mengambil langkah mandiri untuk memperbaiki akses jalan yang rusak parah. Kerusakan jalan sepanjang sekitar 7 kilometer ini sudah menjadi keluhan warga bertahun - tahun namun hingga kini belum ada respons konkret dari pihak pemerintah terkait.Jalan tersebut merupakan akses utama dan satu-satunya jalur yang digunakan masyarakat Dusun V dan VI Desa Sei Paham untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk anak-anak sekolah yang harus melintasinya setiap pagi dan siang hari. Sayangnya, kondisi jalan yang belum diaspal atau dicor membuat akses ini sangat bergantung pada cuaca. Saat musim hujan tiba, jalan berubah menjadi becek dan berlumpur, sehingga sulit dan bahkan tidak bisa dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun pejalan kaki.Dampak paling terasa justru dialami oleh anak-anak sekolah. Mereka kerap kesulitan berangkat maupun pulang sekolah saat hujan turun, karena jalan yang licin dan berlumpur membahayakan keselamatan sekaligus membuat seragam dan perlengkapan sekolah mereka kotor. Kondisi inilah yang menjadi salah satu pendorong utama warga untuk segera bertindak, agar anak-anak dapat menempuh perjalanan ke sekolah dengan lebih nyaman dan aman, tanpa harus bergulat dengan lumpur setiap kali hujan mengguyur.Karena tak kunjung ada tindak lanjut dari pemerintah, warga akhirnya berinisiatif melakukan gotong royong dan patungan secara swadaya untuk memperbaiki jalan tersebut. Skema pengumpulan dana disepakati bersama, yakni setiap rumah tangga menyumbang Rp50.000 per minggu. Dana yang terkumpul kemudian digunakan untuk membeli bahan pengerasan jalan berupa "kondisel" atau cor beton cetak, dengan estimasi biaya sekitar Rp1,5 juta untuk setiap satu "motor kondisel" yang dipasang.Hasil kerja keras dan kekompakan warga mulai membuahkan hasil. Hingga saat ini, sudah sekitar 30 motor kondisel yang berhasil dipasang secara bertahap di ruas jalan yang paling parah kerusakannya. Meski progresnya cukup menggembirakan, warga menyadari bahwa upaya swadaya ini masih jauh dari cukup untuk menuntaskan perbaikan jalan sepanjang 7 kilometer secara keseluruhan. Dengan keterbatasan dana yang hanya mengandalkan iuran mingguan warga, proses perbaikan berjalan lambat dan membutuhkan waktu yang sangat panjang jika tidak ada bantuan tambahan dari pihak lain.Warga Dusun V dan VI Desa Sei Paham mendesak Pemerintah Kabupaten Asahan dapat segera turun tangan dan memberikan perhatian khusus terhadap kondisi jalan ini. Mengingat status jalan tersebut adalah jalan kabupaten yang notabene menjadi tanggung jawab Pemkab Asahan, warga merasa sudah sepatutnya ada perhatian dan realisasi perbaikan dari pihak berwenang, bukan hanya mengandalkan swadaya masyarakat yang serba terbatas.Selain faktor akses pendidikan bagi anak-anak sekolah, jalan ini juga menjadi urat nadi perekonomian dan mobilitas harian warga kedua dusun tersebut. Aktivitas seperti membawa hasil pertanian, berdagang, hingga aktivitas rutin lainnya turut terganggu setiap kali kondisi jalan memburuk akibat hujan.Melihat kondisi ini, sudah semestinya perbaikan jalan Dusun V dan VI Desa Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang ini menjadi prioritas dalam program infrastruktur Pemerintah Kabupaten Asahan. Warga mendesak pihak terkait dapat segera melakukan peninjauan lapangan serta merealisasikan perbaikan secara menyeluruh, agar masyarakat tidak terus-menerus bergantung pada iuran mandiri demi memiliki akses jalan yang layak.

03 Sep 2026
Mahasiswa

Perjalanan MAPAN Batch II Berakhir, 20 Peserta Belajar Langsung Dinamika Politik di DPR RI

Jakarta — Perjalanan 20 peserta Magang Fraksi PAN DPR RI (MAPAN) Batch II resmi berakhir. Setelah kurang lebih tiga bulan menjalani proses pembelajaran, peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman mengenai lingkungan kerja parlemen, tetapi juga berkesempatan melihat secara langsung bagaimana dinamika politik, kebijakan, komunikasi, dan kerja kelembagaan berlangsung di DPR RI.Penutupan MAPAN Batch II menjadi penanda berakhirnya masa magang sekaligus momentum untuk mengapresiasi proses yang telah dilalui para peserta. Selama program berlangsung, peserta ditempatkan pada berbagai Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dan terlibat dalam beragam aktivitas sesuai bidang masing-masing. Pengalaman tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami politik tidak hanya sebagai teori, tetapi sebagai proses yang nyata dan berlangsung di tengah masyarakat.Perwakilan peserta MAPAN Batch II, Kanaya Azkia, menyampaikan bahwa pengalaman magang bersama Fraksi PAN DPR RI menjadi langkah awal untuk memahami politik secara lebih konkret.“Dalam Program Magang bersama Fraksi PAN DPR RI menjadi langkah awal untuk tidak hanya memahami politik sebagai pengetahuan, tetapi pembelajaran yang langsung terjun,” ujar Kanaya.Menurutnya, pengalaman selama berada di lingkungan Fraksi PAN juga memperlihatkan bahwa kerja politik memiliki keterkaitan yang erat dengan kehidupan masyarakat. Berbagai program dan aktivitas yang dilakukan memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat bagaimana gagasan dan kebijakan dapat berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat.Kanaya juga menyoroti bahwa pembelajaran di Fraksi PAN tidak terbatas pada isu politik dalam pengertian sempit. Fraksi PAN turut bersentuhan dengan sejumlah isu strategis, seperti perubahan iklim, transisi energi, hingga ketahanan pangan.“Fraksi PAN juga menyentuh isu-isu strategis seperti perubahan iklim, transisi energi, dan juga ketahanan pangan,” tambahnya.Hal senada disampaikan Abdul Hakim Bafagih, Anggota Fraksi PAN DPR RI. Menurutnya, keberadaan peserta magang memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk melihat secara langsung proses politik yang selama ini mungkin hanya dipahami melalui ruang kelas dan pemberitaan.“Adik-adik melihat langsung bagaimana setiap keputusan-keputusan politik itu diambil,” ujarnya.Ia juga menyinggung pentingnya keterlibatan politik dalam berbagai kebijakan publik, termasuk dalam sektor pendidikan. Menurutnya, perjuangan terhadap alokasi anggaran pendidikan menjadi salah satu bagian yang turut diperhatikan oleh Fraksi PAN DPR RI.Bagi para peserta, pengalaman tersebut memberikan perspektif baru bahwa politik bukan sekadar perdebatan mengenai kekuasaan, tetapi juga berkaitan dengan proses memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui kebijakan.Menariknya, pengalaman MAPAN Batch II juga melahirkan berbagai bentuk karya dan capaian personal peserta. Salah satunya adalah Roudhoh Hannaaris Sa'id, peserta MAPAN Batch II yang berhasil menuangkan pengalaman magangnya ke dalam sebuah buku berjudul Di Balik Gedung Senayan: Menyusuri Ruang-Ruang Kebijakan, Menemukan Makna Pengabdian.Buku tersebut ditulis sebagai catatan personal selama menjalani perjalanan magang di Fraksi PAN DPR RI. Alih-alih menjadi laporan formal mengenai program MAPAN, buku tersebut mencoba merekam pengalaman seorang mahasiswa ketika berpindah dari ruang kelas menuju ruang-ruang kebijakan.Melalui buku tersebut, pengalaman mengikuti rapat, mengenal lingkungan parlemen, berinteraksi dengan berbagai orang, memahami pekerjaan di lingkungan fraksi, hingga melihat dinamika Komisi I dituangkan sebagai sebuah perjalanan reflektif. Bagi Roudhoh, pengalaman berada di parlemen bukan hanya tentang mengetahui bagaimana lembaga bekerja, tetapi juga tentang memahami makna tanggung jawab, profesionalisme, kepemimpinan, dan pengabdian.Selain menjadi ruang belajar, penutupan MAPAN Batch II juga menjadi momentum pemberian apresiasi kepada peserta. Sejumlah peserta memperoleh penghargaan atas kontribusi dan keaktifannya selama mengikuti program. Roudhoh Hannaaris Sa'id, Elvyra Putriwati, dan Kanaya Azkia menjadi peserta yang mendapatkan penghargaan sebagai peserta terbaik.Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi atas proses, kontribusi, dan semangat yang diberikan selama program berlangsung. Lebih dari sekadar kompetisi, penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap peserta memiliki perjalanan dan kontribusi masing-masing selama berada di lingkungan Fraksi PAN DPR RI.Kurang lebih tiga bulan berada di lingkungan parlemen membuat para peserta tidak hanya membawa pulang pengalaman profesional, tetapi juga perspektif baru mengenai politik dan kehidupan bernegara. Mereka datang sebagai mahasiswa dengan berbagai latar belakang keilmuan, kemudian berproses melalui pekerjaan, diskusi, rapat, audiensi, serta berbagai kegiatan yang mempertemukan mereka dengan praktik politik secara langsung.Bersama Abdul Hakim Bafagih dalam penutupan MAPAN Batch II.Penutupan MAPAN Batch II karena itu bukan sekadar akhir dari sebuah program magang. Ia menjadi titik perpindahan dari satu ruang belajar menuju ruang belajar berikutnya. Pengalaman yang diperoleh selama berada di parlemen diharapkan dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk terus berkembang, berkarya, dan mengambil peran di tengah masyarakat.Pesan tersebut juga menjadi semangat yang disampaikan kepada seluruh peserta: “Magang di Fraksi PAN, selalu terdepan.”Dengan berakhirnya MAPAN Batch II, perjalanan para peserta memang meninggalkan gedung parlemen. Namun, pengalaman, relasi, pengetahuan, dan pelajaran yang diperoleh selama berada di dalamnya akan menjadi bagian dari perjalanan masing-masing.MAPAN Batch II telah selesai sebagai sebuah program. Namun bagi 20 anak muda yang mengikutinya, proses belajar tentang politik, kebijakan, profesionalisme, dan pengabdian baru saja dimulai.Penulis: Roudhoh Hannaaris Sa’id/Peserta MAPAN Batch II

02 Sep 2026
Utama

Ahmad Doli Kurnia Tantang Mahasiswa UIN Jakarta: Jangan Sekadar Cari Jawaban, Berani Pertanyakan Masa Depan

Jakarta - Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengajak mahasiswa baru Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk tidak sekadar mengikuti arus dalam menentukan masa depan. Ia mendorong generasi muda berani mempertanyakan kembali siapa dirinya, apa yang ingin dicapai, dan kontribusi apa yang hendak diberikan kepada bangsa..Pesan tersebut disampaikan Ahmad Doli saat menghadiri kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) FDIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jumat (28/8/2026).Di hadapan para mahasiswa baru, Ahmad Doli mengajak mereka melakukan refleksi sejak awal memasuki dunia perguruan tinggi. Menurutnya, masa depan tidak semestinya hanya dipandang sebagai pertanyaan tentang profesi atau pekerjaan yang ingin dijalani.“Saya ingin mengajak adik-adik semua berpikir ulang, menanyakan pada diri sendiri, adik-adik di masa depan mau jadi apa,” kata Ahmad Doli.Ia mengatakan, pertanyaan mengenai masa depan selama ini sering berhenti pada satu hal sederhana: ingin menjadi apa ketika dewasa. Padahal, menurut dia, perkembangan zaman membuat cara generasi muda memandang masa depan harus ikut berubah.Ahmad Doli mencontohkan perubahan cara pandang di negara-negara maju yang mulai menggeser pertanyaan kepada anak-anak sekolah. Bukan lagi semata-mata tentang profesi yang ingin mereka sandang, tetapi mengenai bagaimana mereka melihat masa depan dan menentukan peran dalam kehidupan.Karena itu, ia meminta mahasiswa tidak menjadikan bangku kuliah sekadar tempat mengejar gelar. Perguruan tinggi harus menjadi ruang untuk membentuk cara berpikir, keberanian menyampaikan gagasan, sekaligus mempertajam kepekaan terhadap persoalan masyarakat.Bagi Ahmad Doli, idealisme dan daya kritis menjadi dua hal yang tidak boleh hilang dari diri mahasiswa.“Saya berpesan kepada adik-adik, tetap jaga idealismenya dan jaga daya kritisnya,” tegasnya.Pesan itu menjadi penting di tengah perubahan zaman yang semakin cepat. Mahasiswa, kata dia, harus mampu menjadi generasi yang tidak mudah menerima segala sesuatu begitu saja, tetapi berani bertanya, menguji informasi, dan mencari kebenaran dengan cara berpikir yang matang.Sebab, masa depan tidak hanya membutuhkan generasi yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga anak muda yang memiliki keberanian untuk berpikir dan menentukan sikap.Dari ruang PBAK, Ahmad Doli seolah ingin menitipkan satu pesan sederhana kepada mahasiswa baru: jangan buru-buru mencari jawaban tentang akan menjadi siapa. Mulailah dengan berani bertanya kepada diri sendiri, untuk apa ilmu yang sedang ditempuh dan untuk siapa masa depan itu akan diperjuangkan.

30 Aug 2026
Utama

Publikasi Berita Kegiatanmu di BungkasNews.com

​Punya acara seru, program pengabdian, atau pencapaian keren tetapi hanya menumpuk di galeri HP? Saatnya publikasikan kegiatan, prestasi, dan aktivitasmu di BungkasNews.com agar menjangkau audiens yang lebih luas dan memberikan dampak positif yang nyata.​BungkasNews.com membuka kesempatan publikasi berita yang sangat cocok untuk berbagai kegiatan, mulai dari program KKN & Magang, kegiatan sekolah/kampus, acara organisasi & komunitas, seminar/workshop, hingga promosi UMKM, bisnis, serta pengabdian masyarakat.​Di BungkasNews.com, kamu tidak perlu khawatir tulisanmu akan mengendap atau diabaikan. Tim redaksi kami siap mengawal materi kegiatan, prestasi, maupun acara komunitasmu dari awal sampai terpublikasi secara resmi.​Baik naskah yang sudah rapi maupun yang masih berupa poin-poin kegiatan, kami bantu sunting dan kemas agar tampil profesional, menarik, dan layak dibaca publik.Keuntungan Publikasi di BungkasNews.com​Artikel berita disusun secara profesional dan terbit di portal media tepercaya.​Mendapatkan link berita resmi yang siap dibagikan ke berbagai media sosial.​Menjadikan dokumentasi kegiatan lebih berkesan serta meningkatkan citra & kepercayaan publik.Garansi 100% Pasti Terbit: Naskah dan materi kegiatanmu dijamin tayang tanpa risiko ditolak atau diabaikan.​Bimbingan & Penyuntingan Redaksi: Naskah yang masih berupa draf kasar atau poin-poin kegiatan akan dibantu rapikan oleh tim redaksi agar tetap profesional dan layak baca.​Proses Cepat & Tanpa Ribet: Cukup kirim materi via WhatsApp, naskah langsung diproses dan tayang dalam waktu singkat.​Bukti Publikasi Resmi: Mendapatkan link berita aktif yang dapat dilampirkan untuk laporan KKN, LPJ organisasi, portofolio, hingga laporan sponsor.​Meningkatkan Branding & Kepercayaan: Nama instansi, kampus, komunitas, atau bisnismu akan tampil di media massa tepercaya sehingga lebih kredibel di mata publik​Pilihan Paket PublikasiPaket Khusus Kelompok (KKN / Organisasi)​3 Berita: Rp100.000​5 Berita: Rp150.000​10 Berita: Rp250.000 (Bisa custom paket sesuai kebutuhan)​Simpan atau Hubungi Nomor WhatsApp Resmi:Buka aplikasi WhatsApp di HP-mu, lalu kirim pesan ke nomor layanan BungkasNews.com di 0857-6043-5570.​Siapkan Materi yang Ingin Dikirim: Agar proses pembuatan berita bisa lebih cepat dan langsung terbit, siapkan kelengkapan berikut:​Foto Dokumentasi: Kirimkan beberapa foto kegiatan terbaik (pastikan tidak buram dan model landscape).​Judul Kegiatan: Tuliskan judul atau tema acara yang ingin diangkat.​Naskah : Kamu bisa mengirimkan cerita, laporan kegiatan, atau sekadar poin-poin penting (kapan acara diadakan, siapa saja yang hadir, tujuannya apa, dll). Tenang saja, tim redaksi akan membantu merapikannya hingga menarik untuk dibaca dalam bentuk file Dokument Word bukan Pdf.​Pilihan Paket: Sebutkan paket publikasi yang kamu pilih (misal: Paket Basic, Pro, Premium, atau Paket Kelompok KKN).Konfirmasi Pembayaran & Tunggu Proses:Setelah materi dikirimkan, tim BungkasNews.com akan menginformasikan rincian lebih lanjut, termasuk proses penyuntingan, konfirmasi biaya sesuai paket, hingga mengirimkan link berita setelah resmi tayang. Jangan biarkan momen berharga kegiatanmu hanya mengendap di galeri. Kirimkan materimu sekarang dan pastikan caramu mengabarkan kebaikan dijangkau oleh khalayak yang lebih luas.

26 Aug 2026
Internasional

Finlandia Kirim 90 Persen Produksi Drone ke Ukraina

BungkasNews — Finlandia dan Ukraina segera memperkuat kerja sama pertahanan melalui kesepakatan produksi drone. Presiden Finlandia Alexander Stubb mengatakan sekitar 90 persen produksi drone Finlandia akan ditujukan untuk Ukraina, sementara 10 persen lainnya tetap digunakan untuk kebutuhan Finlandia.Dilansir dari Yle News, Stubb menyampaikan rencana tersebut saat berada di Kyiv, Ukraina, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Ukraina pada Minggu (23/8/2026). Ia mengatakan Finlandia dan Ukraina diharapkan segera mencapai kesepakatan kerja sama di bidang drone.Menurut Stubb, kerja sama pertahanan kedua negara mencakup lima bidang utama, yaitu maritim, udara, darat, siber, dan luar angkasa. Produksi drone menjadi salah satu bagian penting dalam upaya memperkuat kemampuan pertahanan Ukraina di tengah perang yang masih berlangsung dengan Rusia. Stubb menyebut kerja sama tersebut akan memberikan keuntungan bagi kedua negara. Ia juga membandingkannya dengan model kerja sama yang diterapkan Denmark, yang memberikan pembiayaan secara langsung kepada perusahaan industri pertahanan Ukraina.Perusahaan Finlandia TerlibatDelegasi Finlandia yang mendampingi Stubb dalam kunjungannya ke Kyiv turut membawa tujuh perusahaan yang bergerak di sektor pertahanan.Tiga perusahaan Finlandia, yakni Patria, Insta, dan Boomeranger, telah menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan perusahaan-perusahaan Ukraina untuk mengembangkan produksi bersama.Keterlibatan perusahaan tersebut menunjukkan bahwa kerja sama Finlandia dan Ukraina tidak hanya dilakukan pada tingkat pemerintahan, tetapi juga mulai diarahkan kepada sektor industri pertahanan.Produksi bersama diharapkan dapat meningkatkan kapasitas industri pertahanan Ukraina sekaligus memberikan pengalaman dan peluang pengembangan teknologi bagi perusahaan Finlandia.Stubb juga menegaskan dukungan internasional terhadap Ukraina masih kuat. Menurutnya, lebih dari sepertiga dukungan yang mengalir kepada Ukraina berasal dari negara-negara anggota Uni Eropa di kawasan utara.Ukraina Rayakan 35 Tahun KemerdekaanKesepakatan tersebut disampaikan ketika Ukraina memperingati 35 tahun kemerdekaannya. Presiden Volodymyr Zelensky menjadi tuan rumah sejumlah pemimpin Eropa yang hadir di Kyiv dalam rangka peringatan tersebut. Pertemuan juga berlangsung di tengah perang Rusia-Ukraina yang telah memasuki tahun kelima sejak invasi skala penuh Rusia dimulai pada Februari 2022.Dalam beberapa pekan terakhir, serangan udara Rusia terhadap Ukraina dilaporkan kembali meningkat. Situasi tersebut membuat dukungan pertahanan dari negara-negara Eropa tetap menjadi salah satu faktor penting bagi Ukraina. Stubb mengatakan dirinya yakin Ukraina pada akhirnya akan mampu memenangkan perang dan menekankan bahwa dukungan internasional terhadap Kyiv akan terus berlanjut.Kerja sama Finlandia dan Ukraina di bidang drone menjadi salah satu bentuk terbaru dukungan pertahanan Eropa kepada Kyiv. Dengan rencana mengarahkan sebagian besar produksi drone Finlandia ke Ukraina, kerja sama tersebut berpotensi memperkuat kapasitas pertahanan Ukraina sekaligus memperluas hubungan industri kedua negara.Perkembangan ini juga menunjukkan semakin eratnya keterlibatan negara-negara Eropa dalam mendukung kemampuan pertahanan Ukraina di tengah konflik yang belum berakhir.

25 Aug 2026
Aspirasi Masyarakat

81 Tahun Indonesia Merdeka, Sudahkah Keadilan Sosial Benar-Benar Merata?

Oleh : Muhammad Hidayat Rahmat Hantoro, S.H.I.81 tahun Indonesia merdeka. 81 tahun pula bangsa ini memperjuangkan cita-cita sebagaimana amanat Pancasila: “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Namun, pertanyaan sederhana ini masih layak kita ajukan: Apakah keadilan sosial itu sudah benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia?Tepatnya di Dusun X, Desa Sarang Helang, Kecamatan Sei Kepayang Timur, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, atau yang biasa disebut masyarakat sebagai Ludam.Di tempat ini, setidaknya 40 kepala keluarga yang masih menetap hingga hari ini disebut belum menikmati aliran listrik PLN.Di saat sebagian masyarakat sudah menikmati berbagai kemudahan teknologi dan pembangunan, saudara-saudara kita di Ludam masih harus menjalani kehidupan tanpa penerangan listrik yang layak.Apakah mereka bukan bagian dari Indonesia?Permasalahan ternyata tidak berhenti pada listrik. Setiap kali terjadi pasang besar, air asin meluap dan menggenangi kawasan tersebut. Dampaknya sangat berat. Infrastruktur jalan rusak, lahan pertanian ikut terdampak, dan aktivitas masyarakat menjadi semakin sulit.Mereka tidak meminta kemewahan. Mereka hanya meminta hak yang sederhana: jalan yang layak, listrik yang menerangi rumah, dan lingkungan yang memungkinkan mereka hidup serta mencari nafkah dengan baik. Ironisnya, pemerintah sendiri telah menegaskan bahwa pemerataan listrik merupakan bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial. Pemerintah dan PLN juga memiliki Program Listrik Desa untuk memperluas akses listrik hingga pelosok negeri.Maka dari itu, melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, kiranya persoalan masyarakat Dusun X/Ludam ini dapat menjadi perhatian serius pemerintah.Bukan untuk menyalahkan siapa-siapa. Bukan pula untuk mencari siapa yang salah. Tetapi, ini adalah suara masyarakat yang berharap negara benar-benar hadir.Kepada Pemerintah Kabupaten Asahan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kementerian ESDM, PLN, dan seluruh pihak terkait:Tolong lihat saudara-saudara kita di Ludam.Datanglah.Lihat kondisi mereka.Dengarkan keluhan mereka.Dan carikan solusi yang nyata.Karena kemerdekaan bukan hanya tentang upacara, bendera, dan perayaan.Kemerdekaan juga berarti ketika rakyat di pelosok negeri dapat berkata:“Kami juga merasakan hadirnya negara.”81 TAHUN INDONESIA MERDEKA. Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.Semoga Dusun X/Ludam tidak lagi menjadi wilayah yang terlupakan.Karena mereka juga Indonesia.Mereka juga rakyat Indonesia.Dan mereka juga berhak menikmati kemerdekaan.

22 Aug 2026
Daerah

Jembatan Tak Layak Dilalui, Warga Desa Aek Mata Desak Pemerintah Segera Perbaiki

Mandailing Natal, Bungkasnews — Kondisi jembatan penghubung di Desa Aek Mata, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal,Provinsi Sumatera Utara kembali menjadi perhatian masyarakat. Jembatan yang menjadi akses penting warga menuju Kota Panyabungan tersebut dinilai sudah tidak layak dilalui dan membutuhkan penanganan serius dari pemerintah.Ironisnya, meski berada di wilayah Kecamatan Panyabungan kota dan menjadi salah satu akses masyarakat menuju pusat Kota Panyabungan, kondisi jembatan tersebut hingga kini masih harus mendapat perhatian dari masyarakat sendiri. Warga mengaku telah beberapa kali melakukan perbaikan secara swadaya untuk menjaga agar jembatan tetap dapat digunakan.“Dari desa sudah beberapa kali kami perbaiki dengan swadaya. Namun ini merupakan akses utama masyarakat menuju Kota Panyabungan. Apalagi status jalannya merupakan jalan kabupaten, sehingga kami berharap pemerintah dapat mengambil langkah untuk melakukan perbaikan secara permanen,” ungkap warga.Kondisi ini menjadi sorotan karena jembatan tersebut bukan sekadar akses bagi warga Desa Aek Mata, tetapi juga menjadi jalur yang mendukung aktivitas masyarakat menuju Kota Panyabungan. Kerusakan jembatan berpotensi mengganggu mobilitas warga serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.Kondisi jembatan desa Aek Mata Kec.Panyabungan Kab. Mandailing NatalWarga mempertanyakan sampai kapan masyarakat harus mengandalkan perbaikan secara swadaya untuk mempertahankan akses yang berstatus sebagai jalan kabupaten. Menurut warga, kemampuan masyarakat untuk melakukan perbaikan mandiri tentu terbatas, sementara kebutuhan terhadap jembatan yang aman dan layak merupakan kepentingan bersama.Momentum HUT RI ke-81Di tengah momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, warga Desa Aek Mata berharap semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui pemerataan pembangunan dan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.Bagi warga, kemerdekaan juga berarti dapat menikmati infrastruktur yang aman dan layak, termasuk akses jalan dan jembatan yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat desa.Masyarakat berharap pemerintah daerah tidak hanya melihat pembangunan dari pusat kota, tetapi juga memberikan perhatian terhadap infrastruktur di desa-desa yang menjadi bagian dari wilayah Kecamatan Panyabungan.Kondisi jembatan desa Aek Mata Kec.Panyabungan Kab. Mandailing NatalWarga Desa Aek Mata mendesak pemerintah terkait untuk turun langsung meninjau kondisi jembatan dan segera merealisasikan perbaikan yang lebih permanen.Di usia 81 tahun kemerdekaan Indonesia, warga berharap pembangunan benar-benar dirasakan hingga ke pelosok desa. Jangan sampai masyarakat harus menunggu terjadi kecelakaan atau korban terlebih dahulu baru infrastruktur tersebut mendapat perhatian.

19 Aug 2026