Bungkas News

Hasil Pencarian untuk: "GCQP"

Ditemukan 7 berita.

Utama

Rakerwil HIMMAH Sumut Ditutup, Lahirkan 4 Program Strategis Termasuk Digitalisasi KTA Berbasis Bank Sumut

Simalungun, Bungkasnews.com — Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Sumatera Utara (HIMMAH Sumut) yang mengusung tema "Aktualisasi Gerakan Intelektual Menuju #Sinergi Sumut Madani" resmi ditutup pada Minggu, 27 September 2026 di Mess Pora-Pora Pemprovsu, Parapat, Kabupaten Simalungun. Agenda strategis keorganisasian yang berlangsung selama tiga hari (25–27 September 2026) tersebut sukses merumuskan dan mengesahkan berbagai langkah terobosan untuk perbaikan tata kelola serta kaderisasi organisasi.Dalam pidato penutupannya, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) HIMMAH Sumut, Imransyah Pasai, menegaskan bahwa PW HIMMAH Sumut memberikan komitmen dan dukungan penuh terhadap perbaikan struktur keinstrukturan serta standardisasi kaderisasi nasional. Hal ini sejalan dengan kebijakan Pimpinan Pusat HIMMAH telah membentuk Badan Instruktur Nasional di bawah kepemimpinan Sekretaris Jenderal PP HIMMAH, Sukri Soleh Sitorus."Perbaikan keinstrukturan dan pembenahan kaderisasi adalah harga mati. Melalui penguatan fungsi instruktur, kita ingin memastikan seluruh proses pencetakan kader HIMMAH di Sumatera Utara berjalan terukur, memiliki kualitas yang baku, kuat secara ideologis, serta memiliki legalitas hukum dan organisasi yang tidak terbantahkan," tegas Imransyah Pasai.Guna mengakselerasi langkah tersebut, dalam Rakerwil ini juga resmi ditunjuk Banu Wira Baskara sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Koordinator Badan Instruktur Nasional Wilayah Sumatera Utara. Penunjukan ini ditujukan sebagai bentuk percepatan dalam rangka penataan dan penguatan sistem keinstrukturan di Sumatera Utara.Sebagai penjelmaan dari komitmen konsolidasi tersebut, Rakerwil HIMMAH Sumut berhasil menyepakati empat program unggulan strategis yang menjadi pijakan gerak organisasi ke depan:Biro Instruktur Wilayah: Berfungsi sebagai badan semi-otonom di bawah Bidang Pendidikan, Kaderisasi, dan Keanggotaan yang memegang otoritas pedagogis. Biro ini menjadi satu-satunya pemegang wewenang memimpin sidang yudisium kelulusan, memandu baiat, serta mengukuhkan kader pada jenjang Latihan Kader Dasar (LKD), Latihan Kader Menengah (LKM), dan Latihan Kader Lanjut (LKA).KTA Digital & Smart Card Terintegrasi Bank Sumut (Platform SIM-HIMMAH Sumut): Penguatan sistem pendataan keanggotaan terpadu yang terintegrasi langsung dengan jaringan perbankan Bank Sumut. Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara PW HIMMAH Sumut dan Bank Sumut di sela-sela Rakerwil. KTA berteknologi smart card dan QR-Code ini berfungsi sebagai kartu identitas legal, verifikasi Nomor Induk Registrasi Kader (NIRK), kartu akses forum resmi, serta sarana transaksi perbankan.Keadministrasian dan Standardisasi Sertifikat Berbarcode: Pembakuan tata naskah persuratan dan pengarsipan digital di bawah pengawasan Sekretariat Wilayah. Setiap sertifikat kelulusan jenjang LKD, LKM, dan LKA kini wajib melampirkan QR-Code Certificate Validator serta ditandatangani oleh Ketua PC, Koordinator Instruktur, dan disahkan oleh Ketua PW HIMMAH Sumut guna menjamin keaslian dokumen.Pengembangan Amal Usaha dan Kemandirian Ekonomi: Pembentukan pusat inkubasi bisnis mandiri sebagai wadah pembentukan dana abadi kas organisasi. Program ini mencakup HIMMAH Store & Merchandise Hub, Klinik Usaha & Legalitas UMKM Kader (fasilitas NIB dan sertifikasi halal gratis), serta penyediaan modal bergulir syariah hasil kerja sama dengan BAZNAS Provinsi Sumatera Utara.Penutupan Rakerwil dilakukan secara resmi oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) HIMMAH, Abdul Razak Nasution. Dalam arahannya, Abdul Razak mengapresiasi tinggi jajaran PW HIMMAH Sumut yang dinilainya sukses menjadi pelopor dalam modernisasi organisasi, digitalisasi kaderisasi, dan penguatan kemandirian ekonomi di tingkat wilayah."Kami mengapresiasi langkah progresif PW HIMMAH Sumut. Terobosan ini diharapkan tidak berhenti di atas kertas, tetapi segera diimplementasikan secara berjenjang hingga ke tingkat pimpinan cabang dan komisariat demi melahirkan kader Al Washliyah yang berdaya saing tinggi, mandiri, dan berkarakter," pungkas Abdul Razak.

28 Sep 2026
Mahasiswa

Memperkuat Jiwa Kepemimpinan dan Nilai Gontor, Prodi HI UNIDA Gontor Gelar International Relations Leadership Course

Unida Gontor, Bungkasnews.com - Fakultas Humaniora melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional (HMP HI) Universitas Darussalam Gontor sukses menyelenggarakan kegiatan International Relations Leadership Course. Acara yang berlangsung pada Kamis malam, 17/9/2026, berlokasi di Hall Sirah Nabawiyah, Kampus Siman UNIDA Gontor.Mengusung tema “Building Visionary Leaders: Strengthening Leadership, Organizational Governance and Gontorian Values for Future International Relations Leaders”, agenda ini diwajibkan bagi seluruh mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Semester 2 hingga Semester 8. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Kifah Gibraltar Bey Fananie, B.A., M.K.P.Dalam pemaparannya, Kifah Gibraltar Bey Fananie menekankan pentingnya bagi calon sarjana Hubungan Internasional untuk tidak hanya menguasai teori politik dan hubungan luar negeri secara akademis, tetapi juga memiliki ketahanan mental serta etika kepemimpinan yang matang.Beliau menggarisbawahi bahwa dinamika sosial dan politik, baik di tingkat nasional maupun internasional yang memerlukan kedewasaan sikap dan kematangan emosional.Dalam salah satu penyampaiannya, narasumber memberikan pesan mendalam terkait keterlibatan sosial dan politik:"Pada umumnya bersosialisasi dan pada khususnya berpolitik hanya di tenggorokan, jangan dimasukkan ke dalam hati."Pesan ini mengingatkan para mahasiswa agar mampu membedakan dinamika peran dalam berorganisasi atau berpolitik dengan hubungan personal, sehingga tidak mudah terbawa perasaan yang kontraproduktif.Lebih lanjut, pemateri mengajak para mahasiswa untuk memahami realitas dalam perjuangan berorganisasi dan kehidupan bermasyarakat. Menghadapi dinamika keputusan dan perubahan sikap orang lain memerlukan kedewasaan berpikir."Kita tidak pernah tahu alasan apa yang mereka pegang untuk kemudian beralih mengambil langkah-langkah tersebut. Karena di politik, bahkan di hidup kita ini, kita harus selalu menyiapkan dan menyisakan ruang untuk kecewa, tapi kita tidak boleh menyiapkan dan menyisakan ruang untuk menyerah," pungkas beliau di hadapan ratusan mahasiswa yang hadir.Poin inti yang turut menjadi sorotan utama dalam kuliah kepemimpinan ini adalah penanaman nilai ke-Gontor-an. Narasumber menegaskan prinsip dasar lembaga tempat para mahasiswa berteduh dan belajar."Berdiri dan untuk semua golongan itu adalah Gontor sebagai lembaga pendidikan, karena pendidikan harus berdiri di atas dan untuk semua golongan. Namun, bukan berarti sebagai alumni kita tidak aktif dan tidak boleh masuk di lini partai politik atau ormas tertentu. Bergeraklah sebagai alumni," terangnya.Prinsip ini menegaskan bahwa nilai netralitas dan inklusivitas institusi harus dijaga sebagai pondasi pendidikan, namun setelah menjadi alumni, para lulusan diharapkan dapat berperan aktif dan membawa warna positif di berbagai lini kemasyarakatan, partai politik, maupun organisasi kemasyarakatan.Melalui kegiatan ini, Fakultas Humaniora UNIDA Gontor berharap mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional dapat tumbuh menjadi pribadi yang berpandangan jauh ke depan (visioner), tangguh dalam menghadapi dinamika organisasi, serta senantiasa memegang teguh identitas dan nilai-nilai Gontorian.Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata. Antusiasme peserta yang memenuhi Hall Sirah Nabawiyah mencerminkan semangat generasi muda UNIDA Gontor untuk terus belajar dan bersiap menjadi pemimpin di kancah nasional maupun internasional.

20 Sep 2026
Nasional

Doli Kurnia: Tak Ada Perdamaian Dunia Tanpa Palestina Merdeka

Jakarta, Bungkasnews.com - Ketua Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia (World Peace Parliamentary Caucus/WPPC) DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan komitmen DPR RI untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui jalur diplomasi parlemen.Penegasan tersebut disampaikan Doli seusai menerima audiensi dan melakukan diskusi strategis bersama perwakilan Global Coalition for Quds and Palestine (GCQP) di Ruang Diplomasi Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP), Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (16/9/2026).Doli mengatakan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kerja sama yang telah beberapa kali dilakukan DPR RI bersama organisasi internasional yang memiliki perhatian terhadap persoalan Palestina.Ia menyebut, Indonesia sebelumnya juga telah dipercaya menjadi tuan rumah sekaligus lokasi kantor pusat (headquarter) Asia Pacific Coalition for Al-Quds and Palestine (APCQP).“Alhamdulillah, sekaligus saya berterima kasih kepada bapak-bapak di Majelis Ulama Indonesia. Begitu MUI mengetahui bahwa DPR sekarang bersama teman-teman membentuk Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia, mereka sangat aktif menyambungkan komunikasi dan silaturahmi kita dengan masyarakat maupun pimpinan-pimpinan di Palestina. Ini sudah yang kelima kali kita melakukan kegiatan bersama di DPR,” ujar Doli.Baca juga: Israel dan Maroko Sepakat Buka Kedutaan, Tingkatkan Hubungan DiplomatikDalam audiensi tersebut, delegasi GCQP yang berasal dari Palestina menyampaikan perkembangan situasi terkini di Gaza. Mereka menggambarkan kondisi kemanusiaan yang masih memprihatinkan akibat konflik yang berkepanjangan.“Hari ini kita menerima kunjungan anggota Global Coalition for Quds and Palestine. Ada dua orang perwakilan yang datang dari Palestina. Mereka menyampaikan situasi di Palestina, khususnya di Gaza, yang sampai sekarang masih belum kondusif. Masih terus terjadi genosida, pembunuhan anak kecil, perempuan, dan seterusnya,” ungkap politikus Fraksi Partai Golkar tersebut.Selain menyampaikan kondisi di lapangan, delegasi GCQP mengusulkan agar Indonesia memiliki komite khusus di parlemen yang menangani isu Palestina. Usulan tersebut, menurut mereka, dapat merujuk pada praktik di sejumlah negara, salah satunya Turki.Menanggapi usulan itu, Doli menjelaskan bahwa meskipun DPR RI belum memiliki komisi khusus yang menangani Palestina, komitmen terhadap isu tersebut telah diwujudkan melalui keberadaan Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia yang bekerja sama dengan BKSAP.“Walaupun secara formal di DPR tidak ada komisi yang mengurusi soal itu, tetapi kehadiran Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia merupakan bagian dari komitmen DPR bersama BKSAP terhadap isu-isu Palestina. Ini menegaskan sekali lagi bahwa Indonesia, baik pemerintah maupun DPR, selalu berkomitmen untuk terus bersama-sama memperjuangkan Palestina menjadi negara yang berdaulat dan merdeka,” tegasnya.Baca juga: Survei Kedua, Brimob Batalyon C Tegaskan Komitmen Bangun Jembatan Utama Aek MataDorong Kajian Regulasi Boikot Produk Terkait IsraelDalam pertemuan tersebut, GCQP juga mengusulkan agar Indonesia memiliki regulasi mengenai penolakan atau boikot terhadap produk-produk yang berkaitan dengan Israel.Doli mengatakan, usulan tersebut dapat menjadi bahan kajian dengan mempelajari regulasi serupa yang telah diterapkan di sejumlah negara, termasuk Inggris dan Irlandia.“Saya minta nanti kalau sudah ada salinan undang-undang yang sekarang diberlakukan di Inggris dan Irlandia itu bisa kita pelajari, bisa kita sosialisasikan, dan kita minta tanggapan dari masyarakat Indonesia, termasuk nanti kalau memang memungkinkan dibahas lebih lanjut di tingkat pemerintah maupun DPR,” jelasnya.Meski demikian, Doli menekankan bahwa setiap pembentukan undang-undang harus mengikuti mekanisme konstitusional serta melalui proses penyerapan aspirasi masyarakat.“Undang-undang itu adalah kesepakatan antara pemerintah dan rakyat Indonesia. Tentu prosesnya membutuhkan waktu, membutuhkan kesepakatan semua pihak, baik pemerintah maupun DPR. DPR juga harus menyerap aspirasi masyarakat Indonesia terlebih dahulu,” katanya.Palestina dan Amanat KonstitusiDoli menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap perjuangan Palestina tidak semata-mata didasarkan pada hubungan historis antara kedua bangsa, tetapi juga merupakan bagian dari amanat konstitusi dan kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan.“Kita harus dukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Pertama, karena Palestina adalah salah satu negara yang sejak awal memberikan dukungan terhadap kemerdekaan Indonesia. Kedua, ini adalah perjuangan kemanusiaan. Kita tidak boleh membiarkan di belahan dunia mana pun ada masyarakat yang terus-menerus menderita akibat penjajahan, apalagi genosida,” tuturnya.Menurut Doli, cita-cita mewujudkan perdamaian dunia belum dapat dikatakan tercapai selama Palestina belum memperoleh kemerdekaan sebagai negara yang berdaulat.“Saya sering mengatakan, kita boleh melihat perang berhenti di belahan dunia mana pun, tetapi selama Palestina belum menjadi negara yang berdaulat, saya kira kita tidak bisa menyimpulkan bahwa perdamaian dunia telah terwujud. Karena itu, perjuangan kemerdekaan Palestina tidak boleh berhenti,” pungkasnya.

17 Sep 2026
Utama

BLUVOCATION CREATIVE FEST THE THIRD: Mengusung Tema "Beyond The Stars" , SMK Budi Luhur Siap Kembali Pamerkan Karya Pelajar di Layar Bioskop XXI

Tangerang, 15 September 2026 – Sebagai wujud komitmen dalam mencetak lulusan yang kompeten dan kreatif, SMK Budi Luhur dengan bangga mengumumkan puncak perhelatan Projek Kreatif Kewirausahaan (PKK) melalui acara BLUVOCATION CREATIVE FEST THE THIRD 2026. Acara puncak ini akan ditandai dengan pemutaran karya (screening) dan penganugerahan (awarding) yang diselenggarakan secara eksklusif di bioskop XXI Bintaro Xchange Mall 2.Tahun ini, festival mengusung tema "Beyond The Stars" yang mencerminkan semangat untuk menggapai impian setinggi bintang. Tema ini menjadi simbol keberanian agar setiap peserta percaya pada potensi diri, terus berkembang, dan berani meraih masa depan tanpa batas.BLUVOCATION CREATIVE FEST hadir sebagai platform ekosistem kolaboratif yang mempertemukan pelajar, dunia industri, komunitas kreatif, perguruan tinggi, dan media. Sebelum mencapai acara puncaknya, festival ini telah menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan kompetitif, yang meliputi:Roadshow & Registration: Sosialisasi dan promosi ke berbagai sekolah untuk membangun antusiasme publik. Creative Competition: Berbagai lomba kreatif untuk pelajar tingkat SMP, SMA/SMK Sederajat, hingga masyarakat umum.Industry Seminar: Mengadakan seminar inspiratif bersama praktisi industri dengan topik kesehatan, kreatif, dan kebersihan pada bulan Oktober hingga November. Guna mewadahi ragam minat dan bakat generasi muda, BLUVOCATION CREATIVE FEST THE THIRD menghadirkan enam cabang kompetisi bergengsi, yaitu:Short Movie yang mengangkat tema "A Step Closer".Short Animation yang membawa tema "The Unseen Within".Fotografi dengan fokus Human Interest bertema "Faces of Humanity".Fashion Show with Story Telling yang mewajibkan penggunaan barang-barang daur ulang.Desain Karakter (OC) bertema "Beyond Imagination".Dance dengan pilihan tema "Power Of Dream" atau "Future And Technology".Kesuksesan dan skala acara yang kian membesar ini tidak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah, khususnya Joko Waluyo, S.Si, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMK Budi Luhur. Kegiatan ini juga diawasi langsung oleh tim penanggung jawab yang terdiri dari Agus Fazriansyah, S.I.Kom, Cika Mutiara Rahmakinanti, S.I.Kom., dan Teuku RizkyAdipratama, S.T, M.Kom.Baca juga: Anggota DPR Skeptis Penerapan E-Voting Bisa Diterapkan di IndonesiaSelaku Ketua Penyelenggara BLUVOCATION CREATIVE FEST THE THIRD, Salma Aalya Vanisa memimpin kepanitiaan tahun ini bersama jajaran siswa lainnya untuk memastikan acara berjalan lancar. Melalui visi acara ini, panitia berharap festival ini lebih dari sekadar kompetisi,melainkan perayaan kreativitas yang mampu menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri kreatif. Acara ini dirancang untuk memperluas kesempatan siswa dalam membangun portofolio, menjalin jejaring profesional, dan menginspirasi masyarakat luas.

15 Sep 2026
Daerah

Hujan Deras Picu Banjir di Medan Pancing, Pengendara Terjebak Kemacetan

Medan, Bungkasnews.com — Hujan deras yang mengguyur Kota Medan pada Senin (7/9/2026) menyebabkan banjir di kawasan Medan Pancing, khususnya di sekitar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) dan Universitas Negeri Medan (UNIMED). Banjir tersebut mengakibatkan kemacetan dan membuat sejumlah mahasiswa serta pengguna jalan terjebak dalam kepadatan lalu lintas sekitar pukul 15.30 WIB.Genangan air yang muncul di sejumlah ruas jalan membuat kendaraan harus melaju dengan kecepatan rendah. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan antrean kendaraan semakin panjang.Selain menimbulkan kemacetan, banjir juga menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami mogok saat melintasi jalan yang tergenang. Kendaraan yang mogok membuat ruang jalan semakin terbatas sehingga memperparah kepadatan lalu lintas.Sejumlah mahasiswa yang berada di sekitar kawasan UINSU dan UNIMED turut terdampak. Mereka mengalami hambatan dalam perjalanan akibat kondisi jalan yang dipenuhi genangan dan kendaraan yang bergerak lambat.Hujan deras yang terjadi pada hari tersebut menjadi penyebab terjadinya genangan dan banjir di kawasan Medan Pancing. Kondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat dan mobilitas mahasiswa di sekitar kawasan kampus.Pengguna jalan diimbau untuk berhati-hati ketika melintasi kawasan yang masih tergenang serta mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.

08 Sep 2026
Daerah

Tak Sabar Tunggu Pemkab, Warga Gotong -Royong Jalan Perbaiki Sendiri

Asahan, BungkasNews - Kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan Dusun V dan Dusun VI, Desa Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, kini menjadi sorotan setelah warga setempat memutuskan mengambil langkah mandiri untuk memperbaiki akses jalan yang rusak parah. Kerusakan jalan sepanjang sekitar 7 kilometer ini sudah menjadi keluhan warga bertahun - tahun namun hingga kini belum ada respons konkret dari pihak pemerintah terkait.Jalan tersebut merupakan akses utama dan satu-satunya jalur yang digunakan masyarakat Dusun V dan VI Desa Sei Paham untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk anak-anak sekolah yang harus melintasinya setiap pagi dan siang hari. Sayangnya, kondisi jalan yang belum diaspal atau dicor membuat akses ini sangat bergantung pada cuaca. Saat musim hujan tiba, jalan berubah menjadi becek dan berlumpur, sehingga sulit dan bahkan tidak bisa dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun pejalan kaki.Dampak paling terasa justru dialami oleh anak-anak sekolah. Mereka kerap kesulitan berangkat maupun pulang sekolah saat hujan turun, karena jalan yang licin dan berlumpur membahayakan keselamatan sekaligus membuat seragam dan perlengkapan sekolah mereka kotor. Kondisi inilah yang menjadi salah satu pendorong utama warga untuk segera bertindak, agar anak-anak dapat menempuh perjalanan ke sekolah dengan lebih nyaman dan aman, tanpa harus bergulat dengan lumpur setiap kali hujan mengguyur.Karena tak kunjung ada tindak lanjut dari pemerintah, warga akhirnya berinisiatif melakukan gotong royong dan patungan secara swadaya untuk memperbaiki jalan tersebut. Skema pengumpulan dana disepakati bersama, yakni setiap rumah tangga menyumbang Rp50.000 per minggu. Dana yang terkumpul kemudian digunakan untuk membeli bahan pengerasan jalan berupa "kondisel" atau cor beton cetak, dengan estimasi biaya sekitar Rp1,5 juta untuk setiap satu "motor kondisel" yang dipasang.Hasil kerja keras dan kekompakan warga mulai membuahkan hasil. Hingga saat ini, sudah sekitar 30 motor kondisel yang berhasil dipasang secara bertahap di ruas jalan yang paling parah kerusakannya. Meski progresnya cukup menggembirakan, warga menyadari bahwa upaya swadaya ini masih jauh dari cukup untuk menuntaskan perbaikan jalan sepanjang 7 kilometer secara keseluruhan. Dengan keterbatasan dana yang hanya mengandalkan iuran mingguan warga, proses perbaikan berjalan lambat dan membutuhkan waktu yang sangat panjang jika tidak ada bantuan tambahan dari pihak lain.Warga Dusun V dan VI Desa Sei Paham mendesak Pemerintah Kabupaten Asahan dapat segera turun tangan dan memberikan perhatian khusus terhadap kondisi jalan ini. Mengingat status jalan tersebut adalah jalan kabupaten yang notabene menjadi tanggung jawab Pemkab Asahan, warga merasa sudah sepatutnya ada perhatian dan realisasi perbaikan dari pihak berwenang, bukan hanya mengandalkan swadaya masyarakat yang serba terbatas.Selain faktor akses pendidikan bagi anak-anak sekolah, jalan ini juga menjadi urat nadi perekonomian dan mobilitas harian warga kedua dusun tersebut. Aktivitas seperti membawa hasil pertanian, berdagang, hingga aktivitas rutin lainnya turut terganggu setiap kali kondisi jalan memburuk akibat hujan.Melihat kondisi ini, sudah semestinya perbaikan jalan Dusun V dan VI Desa Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang ini menjadi prioritas dalam program infrastruktur Pemerintah Kabupaten Asahan. Warga mendesak pihak terkait dapat segera melakukan peninjauan lapangan serta merealisasikan perbaikan secara menyeluruh, agar masyarakat tidak terus-menerus bergantung pada iuran mandiri demi memiliki akses jalan yang layak.

03 Sep 2026
Mahasiswa

Resmi Dimulai: Mahasiswa FTIK UCA Laksanakan PPL/PLP di SMA Islamic Centre

Tangerang, Bungkasnews - Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Cendekia Abditama resmi memulai program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) / Praktik Latihan Profesi (PLP) di SMA Islamic Centre. Acara pembukaan dan penyerahan mahasiswa tersebut digelar secara khidmat di Ruang Rapat SMA Islamic Centre pada Senin (3/8/2026), dimulai tepat pukul 09.00 WIB.Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) FTIK Universitas Cendekia Abditama, Dr. Deden Saeful Ridhwan, MZ, M.A., yang menyerahkan secara simbolis para mahasiswa kepada jajaran pimpinan dan guru sekolah.Kedatangan rombongan kampus disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMA Islamic Centre, Sumardi, S.Pd., M.M., bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, serta para Guru Pamong yang akan membimbing mahasiswa selama masa praktik mengajar, di antaranya Abdul Rohman, S.Pd.(Guru Pamong Kelas 10) dan Djakaria Mahmud Putra, S.Pd,(Guru Pamong Kelas 11).Dalam sambutannya, Dr. Deden Saeful Ridhwan MZ, M.A. menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesediaan SMA Islamic Centre menjadi mitra strategis dalam mencetak calon pendidik yang berkualitas."Program PPL/PLP ini merupakan wahana penting bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan teori akademis ke dalam dinamika persekolahan yang nyata. Kami berharap mahasiswa dapat menjaga etika, beradaptasi dengan lingkungan sekolah, serta menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari para pengajar senior di SMA Islamic Centre," ujar Dr.Deden Saeful Ridhwan, MZ.Kepala Sekolah SMA Islamic Centre, Sumardi, S.Pd., M.M., menyambut positif kehadiran para mahasiswa dan menegaskan komitmen sekolah untuk memberikan pendampingan terbaik."Kami menyambut terbuka kehadiran mahasiswa FTIK Universitas Cendekia Abditama. Bersama Wakil Kurikulum dan Guru Pamong, kami siap mendampingi adik-adik mahasiswa agar mendapatkan pengalaman mengajar dan pengelolaan persekolahan yang optimal," tutur Sumardi.Daftar Tim Mahasiswa dan Pendamping PPL/PLP SMA Islamic Centre 2026Berikut adalah susunan lengkap Dosen Pembimbing Lapangan, Guru Pamong, serta tim mahasiswa FTIK Universitas Cendekia Abditama yang bertugas dalam program PPL/PLP di SMA Islamic Centre:Dosen Pembimbing Lapangan (DPL): Dr. Deden Saeful Ridhwan, MZ, M.A.Guru Pamong:Pamong Kelas 10: Abdul Rohman, S.Pd.Pamong Kelas 11: Djakaria Mahmud Putra, S.Pd.Mahasiswa PPL/PLP FTIK UCA 2026Ubay Barokah Mrp.(2324110089)Kania Nurazizah (2324110032)Salsa Diva Azzahra (2324110070)Nurlaela (2324110051)Nur Hapipah (2324110095)Nur Ing Ati (2324112001)Habibah (2324110025)Salsa Alfahira (2324110069)Lulu Masruro (2324110034)Fakhrizal Maulana Muhasan (2324110021)

03 Aug 2026