Bungkas News

Hasil Pencarian untuk: "DPR"

Ditemukan 20 berita.

Nasional

Dudung Abdurachman Di Lantik Menko Polkam, Aktivis Nasional : Sosok Figur Terbaik yang Loyal Terhadap Bapak Presiden Prabowo

Jakarta, Bungkasnews.com — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI), Dedi Siregar, menyampaikan ucapan selamat dan dukungan penuh atas penunjukan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dalam perombakan kabinet (reshuffle) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kamis (01/10/2026)Dedi menilai langkah ini sebagai keputusan strategis yang sangat tepat dalam memperkuat stabilitas politik dan keamanan nasional."Kami dari keluarga besar DPP LPPI mengucapkan selamat atas kepercayaan baru yang diberikan kepada Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman. Beliau adalah salah satu figur terbaik bangsa yang sangat layak mengemban amanah sebagai Menko Polkam karena rekam jejaknya yang sudah teruji, berintegritas, dan berhasil dalam melakukan pekerjaannya selama ini," ujar Dedi Siregar Dedi menambahkan bahwa mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut dikenal sebagai sosok yang ramah (humble) namun tegas, serta memiliki loyalitas yang sangat tinggi kepada pemerintah dan negara.Kami meyakini kepemimpinan pak Dudung di Kemenko Polkam akan mampu mewujudkan visi besar Presiden bapak Presiden Prabowo, terutama dalam menjaga persatuan nasional dan penegakan hukum.Dedi Siregar, Ketua DPP LPPI ( Foto: Dok. Istimewa)"Prestasi Jenderal Dudung selama di TNI sangat luar biasa dan membanggakan. Kami optimistis, dengan karakter kepemimpinannya yang dekat dengan rakyat, beliau dapat bekerja sesuai dengan harapan publik dan membawa stabilitas keamanan Indonesia ke arah yang lebih solid," tambah Dedi.Sebagaimana diketahui, isu perombakan kabinet menguat setelah Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman terlihat merapat ke Istana Kepresidenan Jakarta menjelang agenda pelantikan sejumlah pejabat baru. Jabatan Menko Polkam diproyeksikan akan diserahterimakan untuk menyegarkan jajaran Kabinet Merah Putih dalam mengawal program-program prioritas nasional.Di akhir pernyataannya, kami menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dan mengawal seluruh kebijakan Kemenko Polkam di bawah kepemimpinan baru demi kemajuan NKRI.

01 Oct 2026
Nasional

Komjen Suyudi Sangat Layak & Pantas Pimpin Polri, Mampu Bangun Komunikasi dengan Berbagai Elemen Masyarakat

Jakarta, Bungkasnews.com — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI), Dedi Siregar, menilai keputusan Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri merupakan langkah yang tepat dan patut diapresiasi.Menurut Dedi, sosok komjen.Pol. Suyudi Ario Seto memiliki pengalaman panjang di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia dan pernah mengemban sejumlah jabatan strategis. Sebelum diusulkan sebagai calon Kapolri, Suyudi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus 2025, setelah sebelumnya menjabat Kapolda Banten.Komjen.Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri yang baru“Menurut kami, penunjukan Komjen Suyudi Ario Seto merupakan pilihan yang tepat. Beliau memiliki pengalaman dan rekam jejak panjang di institusi Polri. Yang tidak kalah penting adalah kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat,” ujar Dedi Siregar.“Indonesia adalah negara yang sangat majemuk. Karena itu, Kapolri ke depan harus mampu merangkul seluruh kelompok masyarakat, lintas suku, agama dan golongan. Komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat dan ulama juga menjadi modal penting untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” katanya.Dedi menambahkan, pengalaman Suyudi sebagai Kepala BNN juga menjadi salah satu catatan penting. Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan perspektif dalam menghadapi persoalan keamanan dan penegakan hukum yang kompleks.Pada Kamis (1/10/2026), Komisi III DPR RI menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri secara aklamasi setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan serta menyampaikan visi dan misinya di hadapan Komisi III.Dalam uji kelayakan tersebut, Suyudi juga menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan pembenahan institusi Polri, memperkuat profesionalisme, akuntabilitas, kualitas pelayanan serta kedekatan Polri dengan masyarakat.Dedi berharap proses pergantian pucuk pimpinan Polri dapat berjalan sesuai mekanisme ketatanegaraan dan mendapatkan dukungan masyarakat.“Kita berharap proses ini berjalan lancar amanah sebagai Kapolri, kami berharap Komjen Suyudi dapat melanjutkan berbagai agenda nasionalPolri, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, menjaga profesionalisme anggota, serta terus membangun komunikasi dengan seluruh elemen bangsa,” tegas Dedi.Ia juga mengajak masyarakat memberikan kesempatan kepada calon Kapolri untuk menunjukkan kemampuan kepemimpinannya melalui kerja nyata.“Yang dibutuhkan masyarakat adalah Polri yang profesional, humanis, responsif dan dekat dengan rakyat. Kami berharap kepemimpinan ke depan mampu menjaga soliditas internal sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” pungkasnya.Salam Hormat,Dedi SiregarKetua Umum

01 Oct 2026
Nasional

Komjen Suyudi Tegaskan Rekrutmen Polri Harus Bersih, Tak Boleh Ada “Titipan”

Jakarta, Bungkasnews.com — Komjen Pol Suyudi Ario Seto menegaskan pentingnya menjaga proses rekrutmen dan pembinaan karier di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) agar berjalan secara objektif, transparan, dan berdasarkan meritokrasi.Penegasan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam visi pembenahan Polri yang disampaikan Suyudi di tengah proses pencalonannya sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.Suyudi menekankan bahwa tidak boleh ada praktik “titipan”, transaksi maupun bentuk intervensi lain dalam proses pembinaan sumber daya manusia Polri. Menurutnya, prestasi dan rekam jejak integritas harus menjadi dasar dalam menentukan perjalanan karier personel.“Meritokrasi dan rekam integritas menjadi dasar. Tidak boleh ada ruang bagi titipan, transaksi, dan sponsorship,” tegas Suyudi dalam pemaparannya.Pernyataan tersebut sejalan dengan komitmen Polri untuk memastikan proses penerimaan anggota baru berlangsung secara bersih dan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam rekrutmen Akpol 2026, Polri sebelumnya juga menegaskan bahwa proses penerimaan dilakukan melalui jalur reguler tanpa jalur khusus, kuota tertentu, maupun praktik titipan.Tekankan Integritas Sejak Proses RekrutmenMenurut Suyudi, pembenahan institusi kepolisian tidak cukup hanya dilakukan melalui perubahan aturan. Integritas harus dibangun sejak proses awal penerimaan anggota hingga pembinaan karier.Ia juga menegaskan bahwa anggota Polri tidak boleh menjadikan tekanan pekerjaan sebagai alasan untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum, termasuk menerima suap, melakukan pemerasan, merekayasa perkara maupun menjadi beking kegiatan ilegal.“Perubahan Polri tidak mungkin terjadi apabila pimpinan hanya meminta anggota berubah. Perubahan harus dimulai dari pimpinan dan dibuktikan di lapangan,” ujar Suyudi.Dalam proses pembinaan karier, Suyudi menempatkan meritokrasi dan rekam jejak sebagai bagian penting untuk memastikan personel yang memiliki prestasi dan integritas memperoleh kesempatan pengembangan karier secara adil.Suyudi Jalani Uji Kelayakan sebagai Calon KapolriKomitmen tersebut disampaikan ketika Suyudi tengah menjalani proses pencalonan sebagai Kapolri. Pada Kamis, 1 Oktober 2026, Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengikuti uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi III DPR RI.Suyudi saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Namanya diajukan Presiden Prabowo Subianto sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.Dalam proses tersebut, Suyudi menyampaikan sejumlah gagasan terkait pembenahan institusi, termasuk penguatan integritas, profesionalitas, sistem karier berbasis meritokrasi serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.Komisi III DPR kemudian menyetujui Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri pengganti Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui rapat fit and proper test pada Kamis (1/10/2026). Persetujuan tersebut diberikan secara aklamasi.Transparansi Rekrutmen Jadi PerhatianIsu transparansi dalam rekrutmen Polri menjadi penting karena proses penerimaan anggota merupakan pintu awal pembentukan sumber daya manusia kepolisian.Polri sebelumnya menyatakan bahwa proses rekrutmen Akpol 2026 menerapkan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis. Polri juga menyediakan mekanisme pengaduan bagi masyarakat apabila menemukan dugaan praktik kecurangan atau percaloan dalam proses seleksi.Dengan adanya penegasan mengenai larangan praktik “titipan”, pembinaan SDM Polri diarahkan agar lebih menempatkan kemampuan, prestasi, profesionalitas dan rekam jejak integritas sebagai dasar pengembangan personel.Komitmen tersebut menjadi salah satu bagian dari agenda pembenahan Polri yang kini berada dalam sorotan publik, khususnya terkait bagaimana institusi memastikan proses rekrutmen dan perjalanan karier personelnya berlangsung secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

01 Oct 2026
Utama

Rakerwil HIMMAH Sumut Ditutup, Lahirkan 4 Program Strategis Termasuk Digitalisasi KTA Berbasis Bank Sumut

Simalungun, Bungkasnews.com — Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Sumatera Utara (HIMMAH Sumut) yang mengusung tema "Aktualisasi Gerakan Intelektual Menuju #Sinergi Sumut Madani" resmi ditutup pada Minggu, 27 September 2026 di Mess Pora-Pora Pemprovsu, Parapat, Kabupaten Simalungun. Agenda strategis keorganisasian yang berlangsung selama tiga hari (25–27 September 2026) tersebut sukses merumuskan dan mengesahkan berbagai langkah terobosan untuk perbaikan tata kelola serta kaderisasi organisasi.Dalam pidato penutupannya, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) HIMMAH Sumut, Imransyah Pasai, menegaskan bahwa PW HIMMAH Sumut memberikan komitmen dan dukungan penuh terhadap perbaikan struktur keinstrukturan serta standardisasi kaderisasi nasional. Hal ini sejalan dengan kebijakan Pimpinan Pusat HIMMAH telah membentuk Badan Instruktur Nasional di bawah kepemimpinan Sekretaris Jenderal PP HIMMAH, Sukri Soleh Sitorus."Perbaikan keinstrukturan dan pembenahan kaderisasi adalah harga mati. Melalui penguatan fungsi instruktur, kita ingin memastikan seluruh proses pencetakan kader HIMMAH di Sumatera Utara berjalan terukur, memiliki kualitas yang baku, kuat secara ideologis, serta memiliki legalitas hukum dan organisasi yang tidak terbantahkan," tegas Imransyah Pasai.Guna mengakselerasi langkah tersebut, dalam Rakerwil ini juga resmi ditunjuk Banu Wira Baskara sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Koordinator Badan Instruktur Nasional Wilayah Sumatera Utara. Penunjukan ini ditujukan sebagai bentuk percepatan dalam rangka penataan dan penguatan sistem keinstrukturan di Sumatera Utara.Sebagai penjelmaan dari komitmen konsolidasi tersebut, Rakerwil HIMMAH Sumut berhasil menyepakati empat program unggulan strategis yang menjadi pijakan gerak organisasi ke depan:Biro Instruktur Wilayah: Berfungsi sebagai badan semi-otonom di bawah Bidang Pendidikan, Kaderisasi, dan Keanggotaan yang memegang otoritas pedagogis. Biro ini menjadi satu-satunya pemegang wewenang memimpin sidang yudisium kelulusan, memandu baiat, serta mengukuhkan kader pada jenjang Latihan Kader Dasar (LKD), Latihan Kader Menengah (LKM), dan Latihan Kader Lanjut (LKA).KTA Digital & Smart Card Terintegrasi Bank Sumut (Platform SIM-HIMMAH Sumut): Penguatan sistem pendataan keanggotaan terpadu yang terintegrasi langsung dengan jaringan perbankan Bank Sumut. Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara PW HIMMAH Sumut dan Bank Sumut di sela-sela Rakerwil. KTA berteknologi smart card dan QR-Code ini berfungsi sebagai kartu identitas legal, verifikasi Nomor Induk Registrasi Kader (NIRK), kartu akses forum resmi, serta sarana transaksi perbankan.Keadministrasian dan Standardisasi Sertifikat Berbarcode: Pembakuan tata naskah persuratan dan pengarsipan digital di bawah pengawasan Sekretariat Wilayah. Setiap sertifikat kelulusan jenjang LKD, LKM, dan LKA kini wajib melampirkan QR-Code Certificate Validator serta ditandatangani oleh Ketua PC, Koordinator Instruktur, dan disahkan oleh Ketua PW HIMMAH Sumut guna menjamin keaslian dokumen.Pengembangan Amal Usaha dan Kemandirian Ekonomi: Pembentukan pusat inkubasi bisnis mandiri sebagai wadah pembentukan dana abadi kas organisasi. Program ini mencakup HIMMAH Store & Merchandise Hub, Klinik Usaha & Legalitas UMKM Kader (fasilitas NIB dan sertifikasi halal gratis), serta penyediaan modal bergulir syariah hasil kerja sama dengan BAZNAS Provinsi Sumatera Utara.Penutupan Rakerwil dilakukan secara resmi oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) HIMMAH, Abdul Razak Nasution. Dalam arahannya, Abdul Razak mengapresiasi tinggi jajaran PW HIMMAH Sumut yang dinilainya sukses menjadi pelopor dalam modernisasi organisasi, digitalisasi kaderisasi, dan penguatan kemandirian ekonomi di tingkat wilayah."Kami mengapresiasi langkah progresif PW HIMMAH Sumut. Terobosan ini diharapkan tidak berhenti di atas kertas, tetapi segera diimplementasikan secara berjenjang hingga ke tingkat pimpinan cabang dan komisariat demi melahirkan kader Al Washliyah yang berdaya saing tinggi, mandiri, dan berkarakter," pungkas Abdul Razak.

28 Sep 2026
Utama

Ketua PW HIMMAH Sumut Jalin MoU Bersama Bank Sumut Wujudkan Integrasi KTA Digital di Rakerwil Prapat

Simalungun, Bungkasnews.com — Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW HIMMAH) Sumatera Utara menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Mess Pora-Pora Pemprovsu, Prapat, Kabupaten Simalungun, 25–27 September 2026 dengan mengusung tema “Aktualisasi Gerakan Intelektual Menuju #Sinergi Sumut Madani”, sebagai momentum konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan program kerja PW HIMMAH Sumut untuk periode mendatang.Dalam kesempatan tersebut, PW HIMMAH Sumut juga secara resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama PT Bank Sumut dalam rangka penerbitan KTA (Kartu Tanda Anggota) yang ter-integrasi dengan rekening Bank Sumut dalam mendukung BUMD khususnya pembangunan berkelanjutan di Sumatera Utara.Selain itu, pembuatan KTA berbasis rekening Bank Sumut ini merupakan wujud nyata dari keseriusan Imransyah Pasai selaku Ketua PW HIMMAH Sumut dalam rangka moderenisasi organisasi mahasiswa di era perkembangan kemajuan teknologi yang sangat pesat."HIMMAH Sumut telah membuka ruang bagi PC HIMMAH se-Sumut agar membangun jalinan kerjasama dengan KCP Bank Sumut di daerahnya masing-masing dalam percepatan pelaksanaan pembuatan KTA," ujar Imransyah Pasai, Ketua PW HIMMAH Sumut.Imransyah Pasai, Ketua PW HIMMAH SUMUTDalam sambutannya, Imransyah Pasai menegaskan bahwa pelaksanaan Rakerwil merupakan forum strategis untuk menyatukan langkah seluruh jajaran dan kader. “Rakerwil ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah, menyusun program kerja, dan memperkuat konsolidasi seluruh kader,” ucapnya.Ia berharap seluruh peserta dapat berpartisipasi aktif dalam setiap pembahasan dengan mengedepankan musyawarah dan semangat kebersamaan serta menekankan pentingnya menjadikan HIMMAH sebagai organisasi mahasiswa yang tetap memiliki tradisi intelektual, semangat kaderisasi, serta kepedulian terhadap berbagai persoalan masyarakat.Menyambung hal tersebut, Ketua PW Al Washliyah Sumut Dedi Iskandar Batubara, yang hadir memberikan sambutan turut memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif yang diambil oleh PW HIMMAH Sumut. Ia menilai terobosan digitalisasi melalui integrasi KTA dengan perbankan daerah merupakan bukti nyata adaptasi organisasi terhadap kemajuan zaman."Gerakan intelektual mahasiswa hari ini tidak boleh hanya berhenti pada tataran retorika di ruang-ruang diskusi, tetapi harus mampu bertransformasi menjadi kerja-kerja kolaboratif yang dirasakan langsung oleh umat dan masyarakat," ujar Dedi Iskandar Batubara di hadapan para kader.Ia juga berpesan agar seluruh kader HIMMAH senantiasa mempertahankan identitas intelektual, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mengawal pembangunan Sumut Madani yang adil, terbuka, dan bermoral.Selanjutnya, Ketua Umum PP HIMMAH RI Abdul Razak Nasution dalam sambutannya sekaligus secara resmi membuka kegiatan menyampaikan bahwa Rakerwil bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi ruang penting untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, serta menyusun langkah strategis organisasi.Ia mendorong seluruh kader HIMMAH Sumatera Utara untuk terus menjaga tradisi intelektual dan memperkuat kaderisasi.“HIMMAH harus terus menjaga tradisi intelektual, memperkuat kaderisasi, serta membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Kader harus mampu hadir sebagai bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat,” ujar Abdul Razak.Menurutnya, forum Rakerwil harus mampu melahirkan gagasan konstruktif dan program kerja yang memberikan manfaat bagi organisasi, umat, bangsa, dan daerah. Forum ini diharapkan menghasilkan program kerja dan rekomendasi organisasi yang dapat memperkuat konsolidasi serta kontribusi HIMMAH Sumatera Utara di tengah masyarakat.

26 Sep 2026
Terkini

Lamhot Sinaga: Untirta Punya Peran Strategis Menyiapkan SDM Unggul dari Banten untuk Indonesia

Jakarta, Bungkasnews.com — Ketua Ikatan Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (IKA Untirta) yang juga Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Dies Natalis ke-45 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).Lamhot berharap momentum 45 tahun perjalanan Untirta tidak hanya menjadi perayaan atas capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi titik tolak untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat, pembangunan Banten, dan kemajuan Indonesia."Selamat Dies Natalis ke-45 untuk Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh civitas akademika Untirta yang selama ini telah menjaga dan mengembangkan tradisi akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta inovasi," kata Lamhot dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).Menurut Lamhot, usia 45 tahun merupakan perjalanan panjang yang menunjukkan bahwa Untirta telah menjadi bagian penting dari perkembangan pendidikan tinggi di Banten.Karena itu, ia berharap Untirta tidak berhenti pada pencapaian institusional, tetapi terus memperluas kontribusinya sehingga keberadaan kampus benar-benar dirasakan oleh masyarakat."Perguruan tinggi tidak boleh hanya menjadi ruang untuk menghasilkan lulusan. Kampus harus menjadi pusat pengetahuan, pusat inovasi, sekaligus mitra strategis masyarakat dan pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan," ujar Lamhot.Ia mengatakan, posisi Untirta menjadi semakin penting karena Banten merupakan salah satu provinsi dengan dinamika ekonomi yang sangat besar. Perkembangan industri, perdagangan, jasa, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga transformasi digital membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sekaligus kemampuan beradaptasi.Dalam konteks tersebut, menurut Lamhot, Untirta memiliki peluang besar untuk menjadi garda terdepan pendidikan tinggi di Banten yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat dan perekonomian nasional."Untirta harus menjadi salah satu lokomotif utama peningkatan kualitas sumber daya manusia di Banten. Kampus ini harus mampu membaca perubahan zaman dan menyiapkan lulusan yang tidak hanya siap masuk dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan," katanya.Lamhot menilai hubungan antara pendidikan tinggi dan pertumbuhan ekonomi tidak dapat dipisahkan. Kualitas pendidikan akan menentukan kualitas tenaga kerja, sementara kualitas tenaga kerja akan memengaruhi produktivitas dan daya saing ekonomi suatu daerah.Karena itu, ia berharap pengembangan Untirta ke depan semakin diarahkan pada penguatan riset, inovasi, kewirausahaan, teknologi, dan kolaborasi dengan dunia industri."Kalau kita ingin ekonomi tumbuh secara berkelanjutan, maka fondasinya adalah manusia. Kita membutuhkan manusia yang terdidik, memiliki keterampilan, mampu berinovasi, dan mempunyai keberanian untuk menciptakan sesuatu yang baru," ujar Lamhot.Ia juga mendorong agar hasil penelitian dan inovasi yang lahir dari lingkungan Untirta tidak berhenti di ruang-ruang akademik. Pengetahuan yang dihasilkan perguruan tinggi, kata dia, perlu diterjemahkan menjadi solusi yang dapat digunakan masyarakat dan dunia usaha.Menurut Lamhot, kampus memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara ilmu pengetahuan, kebutuhan masyarakat, dan perkembangan industri."Riset harus memiliki kebermanfaatan. Inovasi harus bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Dan pendidikan harus memiliki keterhubungan dengan realitas ekonomi yang dihadapi masyarakat," katanya.Dalam pandangannya, tantangan perguruan tinggi ke depan juga semakin kompleks. Perkembangan kecerdasan artifisial, otomasi, ekonomi digital, perubahan struktur industri, serta kebutuhan terhadap pekerjaan berbasis pengetahuan akan mengubah peta kompetensi tenaga kerja.Karena itu, Untirta perlu terus memperkuat ekosistem pembelajaran yang adaptif agar mahasiswa memiliki kemampuan akademik sekaligus keterampilan yang relevan dengan perubahan dunia kerja."Mahasiswa Untirta harus dipersiapkan bukan hanya untuk menghadapi dunia hari ini, tetapi juga dunia sepuluh atau dua puluh tahun ke depan. Karena itu, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, teknologi, kewirausahaan, dan karakter harus berjalan bersama," ujar Lamhot.Lamhot juga menekankan pentingnya memperkuat hubungan antara Untirta dan para alumninya. Menurut dia, alumni merupakan bagian dari ekosistem perguruan tinggi yang dapat memberikan kontribusi melalui pengalaman profesional, jejaring, mentoring, kerja sama, maupun dukungan terhadap pengembangan kampus.Sebagai Ketua IKA Untirta, Lamhot mengatakan bahwa organisasi alumni memiliki tanggung jawab untuk ikut memperkuat hubungan antara kampus dan dunia profesional."IKA Untirta harus menjadi jembatan yang mempertemukan potensi kampus dengan pengalaman para alumni. Kita ingin alumni tidak hanya datang ketika ada acara seremonial, tetapi juga hadir dalam pengembangan pendidikan, penelitian, kewirausahaan, jejaring industri, dan pengabdian kepada masyarakat," katanya.Ia berharap sinergi antara civitas akademika, alumni, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat semakin diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar perguruan tinggi tidak berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan pembangunan.Lamhot mengatakan, pembangunan pendidikan pada akhirnya bukan hanya mengenai pembangunan gedung, peningkatan jumlah mahasiswa, atau bertambahnya program studi. Lebih dari itu, pembangunan pendidikan harus tercermin dari kemampuan sebuah perguruan tinggi menghasilkan manusia dan pengetahuan yang memberikan dampak nyata."Ukuran keberhasilan perguruan tinggi bukan hanya seberapa besar institusinya berkembang, tetapi seberapa besar kontribusinya terhadap masyarakat dan bangsa," ujar dia.Dalam konteks Banten, Lamhot berharap Untirta dapat menjadi pusat pengembangan gagasan dan inovasi yang mampu memperkuat daya saing daerah. Kampus diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap berbagai sektor strategis, mulai dari industri, ekonomi kreatif,UMKM, teknologi, lingkungan, hingga pengembangan masyarakat.Ia juga berharap lulusan Untirta dapat menjadi bagian dari kekuatan ekonomi baru di Banten dan berdampak secara nasional. Tidak seluruh lulusan harus berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga didorong menjadi pencipta lapangan kerja melalui kewirausahaan dan inovasi."Kalau setiap tahun lahir generasi muda yang memiliki kemampuan menciptakan usaha, mengembangkan teknologi, dan membangun inovasi, maka kampus secara tidak langsung ikut menciptakan mesin pertumbuhan ekonomi baru," kata Lamhot.Menurut dia, kontribusi tersebut pada akhirnya tidak hanya berdampak bagi Banten. Perguruan tinggi daerah yang mampu menghasilkan SDM berkualitas akan ikut memperkuat struktur sumber daya manusia Indonesia secara keseluruhan.Lamhot berharap perjalanan 45 tahun Untirta menjadi fondasi untuk memasuki fase baru yang lebih kuat. Ia mendorong seluruh civitas akademika menjaga budaya akademik sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pemangku kepentingan."Selamat ulang tahun ke-45 untuk Untirta. Semoga semakin maju, semakin kuat, semakin terbuka terhadap inovasi, dan semakin besar kontribusinya bagi Banten dan Indonesia," ujar Lamhot.Ia menambahkan, IKA Untirta akan terus mendukung kemajuan almamater melalui berbagai bentuk kolaborasi yang memungkinkan. Menurut dia, kemajuan Untirta merupakan kepentingan bersama seluruh keluarga besar alumni."Sebagai alumni, tentu kami ingin melihat Untirta tumbuh menjadi perguruan tinggi yang semakin diperhitungkan. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana kemajuan itu memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat," kata Lamhot.Lamhot yang dikenal sebagai mantan aktivist kampus dan kepemudaan di level nasional ini pun mengajak seluruh civitas akademika Untirta menjadikan Dies Natalis ke-45 sebagai momentum untuk memperkuat optimisme dan semangat pengabdian."Empat puluh lima tahun adalah perjalanan yang panjang, tetapi masa depan masih jauh lebih panjang. Mari kita jadikan momentum ini untuk membangun Untirta yang semakin unggul, inovatif, inklusif, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan bangsa," ujar dia.

26 Sep 2026
Terkini

Doli Kurnia Bawa Gagasan Perubahan Desain Pemilu: Pileg Dulu, Pilpres Kemudian

Jakarta, Bungkasnews.com - Anggota Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia kembali membuka wacana perubahan desain pemilu seiring rencana pembahasan RUU Pemilu di komisinya dalam waktu dekat.Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu mengusulkan agar pemilihan anggota legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) kembali digelar terpisah, setelah dalam beberapa pemilu terakhir digelar bersamaan."Kami memang sejak awal mengusulkan agar ketiga jenis pemilu yang kita miliki, pileg, pilpres, dan pilkada sebaiknya diselenggarakan terpisah, tidak ada yang disatukan," kata Doli dalam keterangannya, Selasa (22/9).Doli mengungkap tiga alasan, pertama, konsentrasi masyarakat agar tidak terbelah di kotak suara. Baik pilpres, pileg, maupun pilkada.Menurut dia, pemilihan serentak, selama ini membuat masyarakat tak fokus pada sosok yang mereka pilih. Sebab, ada banyak kontak suara dan materi kampanye yang mereka terima."Kita ingin agar setiap jenis Pemilu bisa diikuti oleh masyarakat secara fokus terhadap masing-masing jenis pemilihan," katanya.Kedua, ujar Doli, pemilihan serentak, terutama pilpres, akan kehilangan legitimasinya karena menggunakan syarat suara pileg lima tahun sebelumnya. Padahal, rentang waktu itu memungkinkan perubahan sikap partai dalam mengusung jagoannya di pilpres."Yang akhirnya bisa membuat tidak relevan antara aspirasi dukungan kepada partai politik dan presiden-wakil presiden pada saat pemilu itu dilangsungkan," kata Doli.Ketiga, pemisahan pileg dan pilpres, diyakini akan lebih meringankan beban penyelenggara pemilu.Sejumlah isu seputar RUU Pemilu kini kian mengemuka dan menjadi pembicaraan lintas fraksi di DPR. Sebelumnya, opsi ambang batas juga sempat mencuat, baik untuk presiden yang telah dihapus maupun parlemen yang diusulkan naik menjadi 5 persen.

23 Sep 2026
Terkini

Lamhot Sinaga Bekali Mahasiswa Golkar Internship Student, Dorong UMKM Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Nasional

Jakarta, BungkasNews.com — Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga menjadi pemateri dalam kegiatan Golkar Internship Student pada 22 September 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa peserta program internship dengan mengangkat tema “Mendukung UMKM Naik Kelas dan Menopang Ekonomi Nasional.”Dalam kegiatan tersebut, Lamhot Sinaga memberikan pembekalan kepada para peserta mengenai pentingnya penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu bagian dari aktivitas perekonomian nasional.Salah satu materi yang disampaikan berkaitan dengan Nomor Induk Berusaha (NIB). Para peserta diperkenalkan dengan pentingnya legalitas bagi pelaku usaha, termasuk informasi mengenai kemudahan memperoleh NIB secara gratis melalui sistem perizinan berusaha yang disediakan pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Selain persoalan legalitas usaha, Lamhot juga membahas Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai salah satu skema pembiayaan yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM yang memenuhi persyaratan. Materi tersebut memberikan gambaran kepada peserta mengenai pentingnya akses permodalan dalam mendukung pengembangan usaha masyarakat.Pembahasan mengenai UMKM tidak hanya diarahkan pada aspek usaha dan pembiayaan, tetapi juga pada pemahaman peserta terhadap keterkaitan antara pengembangan UMKM dengan perekonomian nasional. UMKM memiliki posisi penting dalam aktivitas ekonomi masyarakat sehingga penguatan kapasitas dan akses pelaku usaha menjadi salah satu bagian yang perlu mendapat perhatian.Selain memberikan materi mengenai UMKM, NIB, dan KUR, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembekalan bagi peserta Golkar Internship Student. Para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai persoalan ekonomi masyarakat serta memahami keterkaitan antara kebijakan publik dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.Melalui program internship tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman dari lingkungan akademik, tetapi juga mendapatkan ruang untuk mengenal secara lebih dekat proses pembelajaran dan praktik di lingkungan kelembagaan politik.Pembekalan yang diberikan Lamhot Sinaga diharapkan dapat memperluas wawasan peserta mengenai pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong mahasiswa untuk memahami berbagai kebijakan yang berkaitan dengan dunia usaha dan pembangunan ekonomi nasional.Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian pembelajaran bagi peserta Golkar Internship Student. Materi mengenai UMKM, NIB, KUR, serta pembekalan kepada mahasiswa menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman yang lebih praktis mengenai persoalan ekonomi dan kebijakan publik kepada generasi muda.

23 Sep 2026
Mahasiswa

Memperkuat Jiwa Kepemimpinan dan Nilai Gontor, Prodi HI UNIDA Gontor Gelar International Relations Leadership Course

Unida Gontor, Bungkasnews.com - Fakultas Humaniora melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional (HMP HI) Universitas Darussalam Gontor sukses menyelenggarakan kegiatan International Relations Leadership Course. Acara yang berlangsung pada Kamis malam, 17/9/2026, berlokasi di Hall Sirah Nabawiyah, Kampus Siman UNIDA Gontor.Mengusung tema “Building Visionary Leaders: Strengthening Leadership, Organizational Governance and Gontorian Values for Future International Relations Leaders”, agenda ini diwajibkan bagi seluruh mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Semester 2 hingga Semester 8. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Kifah Gibraltar Bey Fananie, B.A., M.K.P.Dalam pemaparannya, Kifah Gibraltar Bey Fananie menekankan pentingnya bagi calon sarjana Hubungan Internasional untuk tidak hanya menguasai teori politik dan hubungan luar negeri secara akademis, tetapi juga memiliki ketahanan mental serta etika kepemimpinan yang matang.Beliau menggarisbawahi bahwa dinamika sosial dan politik, baik di tingkat nasional maupun internasional yang memerlukan kedewasaan sikap dan kematangan emosional.Dalam salah satu penyampaiannya, narasumber memberikan pesan mendalam terkait keterlibatan sosial dan politik:"Pada umumnya bersosialisasi dan pada khususnya berpolitik hanya di tenggorokan, jangan dimasukkan ke dalam hati."Pesan ini mengingatkan para mahasiswa agar mampu membedakan dinamika peran dalam berorganisasi atau berpolitik dengan hubungan personal, sehingga tidak mudah terbawa perasaan yang kontraproduktif.Lebih lanjut, pemateri mengajak para mahasiswa untuk memahami realitas dalam perjuangan berorganisasi dan kehidupan bermasyarakat. Menghadapi dinamika keputusan dan perubahan sikap orang lain memerlukan kedewasaan berpikir."Kita tidak pernah tahu alasan apa yang mereka pegang untuk kemudian beralih mengambil langkah-langkah tersebut. Karena di politik, bahkan di hidup kita ini, kita harus selalu menyiapkan dan menyisakan ruang untuk kecewa, tapi kita tidak boleh menyiapkan dan menyisakan ruang untuk menyerah," pungkas beliau di hadapan ratusan mahasiswa yang hadir.Poin inti yang turut menjadi sorotan utama dalam kuliah kepemimpinan ini adalah penanaman nilai ke-Gontor-an. Narasumber menegaskan prinsip dasar lembaga tempat para mahasiswa berteduh dan belajar."Berdiri dan untuk semua golongan itu adalah Gontor sebagai lembaga pendidikan, karena pendidikan harus berdiri di atas dan untuk semua golongan. Namun, bukan berarti sebagai alumni kita tidak aktif dan tidak boleh masuk di lini partai politik atau ormas tertentu. Bergeraklah sebagai alumni," terangnya.Prinsip ini menegaskan bahwa nilai netralitas dan inklusivitas institusi harus dijaga sebagai pondasi pendidikan, namun setelah menjadi alumni, para lulusan diharapkan dapat berperan aktif dan membawa warna positif di berbagai lini kemasyarakatan, partai politik, maupun organisasi kemasyarakatan.Melalui kegiatan ini, Fakultas Humaniora UNIDA Gontor berharap mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional dapat tumbuh menjadi pribadi yang berpandangan jauh ke depan (visioner), tangguh dalam menghadapi dinamika organisasi, serta senantiasa memegang teguh identitas dan nilai-nilai Gontorian.Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata. Antusiasme peserta yang memenuhi Hall Sirah Nabawiyah mencerminkan semangat generasi muda UNIDA Gontor untuk terus belajar dan bersiap menjadi pemimpin di kancah nasional maupun internasional.

20 Sep 2026
Mahasiswa

Merajut Silaturahmi di Perantauan, Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal Sambut Mahasiswa Baru di Islamic Village Tangerang

Tangerang, Bungkasnews.com — Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IKAMA) menyambut kedatangan mahasiswa baru asal Mandailing Natal yang melanjutkan pendidikan di Tangerang. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 18/9/2026, pukul 20.00 WIB, bertempat di Lapangan IB Islamic Village, Tangerang.Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun rasa kekeluargaan di antara mahasiswa asal Mandailing Natal yang berada di tanah rantau.Sebanyak 11 mahasiswa baru asal Mandailing Natal turut hadir dalam kegiatan penyambutan tersebut. Mereka merupakan mahasiswa yang baru datang dari Mandailing Natal untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Tangerang.Kehadiran mahasiswa baru tersebut disambut oleh mahasiswa asal Mandailing Natal yang telah lebih dahulu menjalani kehidupan akademik di Tangerang. Khususnya di Universitas Cendekia Abditama, Islamic Village, saat ini terdapat kurang lebih 150 mahasiswa asal Mandailing Natal yang sedang menempuh pendidikan.Kegiatan penyambutan tersebut tidak hanya menjadi ajang perkenalan, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi pengalaman mengenai kehidupan perkuliahan, lingkungan kampus, hingga dinamika kehidupan mahasiswa di tanah rantau.Baca juga: Doli Kurnia: Tak Ada Perdamaian Dunia Tanpa Palestina MerdekaKetua IKAMA, Abdul Rasyid Lubis, menyampaikan bahwa penyambutan mahasiswa baru merupakan bagian dari upaya membangun kekeluargaan dan solidaritas mahasiswa asal Mandailing Natal.“Kami ingin mahasiswa baru yang datang dari Mandailing Natal merasa diterima dan memiliki keluarga di tanah rantau. IKAMA hadir sebagai ruang untuk saling mengenal, saling mendukung, dan bersama-sama berkembang selama menjalani pendidikan di Tangerang,” ujar Abdul Rasyid Lubis.Menurutnya, keberadaan mahasiswa Mandailing Natal di Tangerang merupakan bagian dari potensi generasi muda yang perlu terus dibangun melalui pendidikan, organisasi, dan hubungan kekeluargaan.Ia berharap mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan lingkungan perkuliahan serta aktif mengambil bagian dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan.Sementara itu, Mantan Wakil Ketua Umum IKAMA (demisioner), Muhammad Nehru Lubis, yang akrab disapa Bung Lubis, turut memberikan pesan kepada mahasiswa baru agar menjadikan pengalaman merantau sebagai ruang untuk mengembangkan diri.Muhammad Nehru Lubis/ Demisioner wakil ketua umum IKAMA“Datang ke tanah rantau bukan hanya untuk mendapatkan gelar akademik, tetapi juga untuk membangun pengalaman, jaringan, dan karakter. Jadikan perantauan sebagai ruang belajar untuk tumbuh dan memberikan manfaat,” ujar Bung Lubis.Ia juga mengingatkan mahasiswa baru untuk tetap menjaga identitas dan nilai-nilai daerah selama berada di perantauan.“Kita boleh jauh dari kampung halaman, tetapi jangan sampai jauh dari nilai, budaya, dan semangat untuk membawa nama baik Mandailing Natal. Jadilah mahasiswa yang mampu berprestasi, berorganisasi, dan memberi kontribusi,” tambahnya.Baca juga: Tugas Kuliah Banyak, tetapi Apakah Kita Benar-Benar Belajar?Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa baru untuk berkenalan dengan mahasiswa senior, bertukar pengalaman, serta membangun jaringan sesama mahasiswa asal Mandailing Natal.Dengan hadirnya mahasiswa baru tersebut, IKAMA berharap hubungan kekeluargaan antar-mahasiswa Mandailing Natal di Tangerang semakin kuat. Penyambutan ini juga diharapkan menjadi awal bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dan menjalani kehidupan akademik dengan penuh semangat di tanah rantau.Bagi IKAMA, perantauan bukan sekadar tempat untuk menempuh pendidikan, tetapi juga ruang untuk membangun persaudaraan, memperluas pengalaman, dan mempersiapkan generasi muda Mandailing Natal agar mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah asalnya.

19 Sep 2026
Nasional

Doli Kurnia: Tak Ada Perdamaian Dunia Tanpa Palestina Merdeka

Jakarta, Bungkasnews.com - Ketua Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia (World Peace Parliamentary Caucus/WPPC) DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan komitmen DPR RI untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui jalur diplomasi parlemen.Penegasan tersebut disampaikan Doli seusai menerima audiensi dan melakukan diskusi strategis bersama perwakilan Global Coalition for Quds and Palestine (GCQP) di Ruang Diplomasi Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP), Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (16/9/2026).Doli mengatakan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kerja sama yang telah beberapa kali dilakukan DPR RI bersama organisasi internasional yang memiliki perhatian terhadap persoalan Palestina.Ia menyebut, Indonesia sebelumnya juga telah dipercaya menjadi tuan rumah sekaligus lokasi kantor pusat (headquarter) Asia Pacific Coalition for Al-Quds and Palestine (APCQP).“Alhamdulillah, sekaligus saya berterima kasih kepada bapak-bapak di Majelis Ulama Indonesia. Begitu MUI mengetahui bahwa DPR sekarang bersama teman-teman membentuk Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia, mereka sangat aktif menyambungkan komunikasi dan silaturahmi kita dengan masyarakat maupun pimpinan-pimpinan di Palestina. Ini sudah yang kelima kali kita melakukan kegiatan bersama di DPR,” ujar Doli.Baca juga: Israel dan Maroko Sepakat Buka Kedutaan, Tingkatkan Hubungan DiplomatikDalam audiensi tersebut, delegasi GCQP yang berasal dari Palestina menyampaikan perkembangan situasi terkini di Gaza. Mereka menggambarkan kondisi kemanusiaan yang masih memprihatinkan akibat konflik yang berkepanjangan.“Hari ini kita menerima kunjungan anggota Global Coalition for Quds and Palestine. Ada dua orang perwakilan yang datang dari Palestina. Mereka menyampaikan situasi di Palestina, khususnya di Gaza, yang sampai sekarang masih belum kondusif. Masih terus terjadi genosida, pembunuhan anak kecil, perempuan, dan seterusnya,” ungkap politikus Fraksi Partai Golkar tersebut.Selain menyampaikan kondisi di lapangan, delegasi GCQP mengusulkan agar Indonesia memiliki komite khusus di parlemen yang menangani isu Palestina. Usulan tersebut, menurut mereka, dapat merujuk pada praktik di sejumlah negara, salah satunya Turki.Menanggapi usulan itu, Doli menjelaskan bahwa meskipun DPR RI belum memiliki komisi khusus yang menangani Palestina, komitmen terhadap isu tersebut telah diwujudkan melalui keberadaan Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia yang bekerja sama dengan BKSAP.“Walaupun secara formal di DPR tidak ada komisi yang mengurusi soal itu, tetapi kehadiran Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia merupakan bagian dari komitmen DPR bersama BKSAP terhadap isu-isu Palestina. Ini menegaskan sekali lagi bahwa Indonesia, baik pemerintah maupun DPR, selalu berkomitmen untuk terus bersama-sama memperjuangkan Palestina menjadi negara yang berdaulat dan merdeka,” tegasnya.Baca juga: Survei Kedua, Brimob Batalyon C Tegaskan Komitmen Bangun Jembatan Utama Aek MataDorong Kajian Regulasi Boikot Produk Terkait IsraelDalam pertemuan tersebut, GCQP juga mengusulkan agar Indonesia memiliki regulasi mengenai penolakan atau boikot terhadap produk-produk yang berkaitan dengan Israel.Doli mengatakan, usulan tersebut dapat menjadi bahan kajian dengan mempelajari regulasi serupa yang telah diterapkan di sejumlah negara, termasuk Inggris dan Irlandia.“Saya minta nanti kalau sudah ada salinan undang-undang yang sekarang diberlakukan di Inggris dan Irlandia itu bisa kita pelajari, bisa kita sosialisasikan, dan kita minta tanggapan dari masyarakat Indonesia, termasuk nanti kalau memang memungkinkan dibahas lebih lanjut di tingkat pemerintah maupun DPR,” jelasnya.Meski demikian, Doli menekankan bahwa setiap pembentukan undang-undang harus mengikuti mekanisme konstitusional serta melalui proses penyerapan aspirasi masyarakat.“Undang-undang itu adalah kesepakatan antara pemerintah dan rakyat Indonesia. Tentu prosesnya membutuhkan waktu, membutuhkan kesepakatan semua pihak, baik pemerintah maupun DPR. DPR juga harus menyerap aspirasi masyarakat Indonesia terlebih dahulu,” katanya.Palestina dan Amanat KonstitusiDoli menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap perjuangan Palestina tidak semata-mata didasarkan pada hubungan historis antara kedua bangsa, tetapi juga merupakan bagian dari amanat konstitusi dan kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan.“Kita harus dukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Pertama, karena Palestina adalah salah satu negara yang sejak awal memberikan dukungan terhadap kemerdekaan Indonesia. Kedua, ini adalah perjuangan kemanusiaan. Kita tidak boleh membiarkan di belahan dunia mana pun ada masyarakat yang terus-menerus menderita akibat penjajahan, apalagi genosida,” tuturnya.Menurut Doli, cita-cita mewujudkan perdamaian dunia belum dapat dikatakan tercapai selama Palestina belum memperoleh kemerdekaan sebagai negara yang berdaulat.“Saya sering mengatakan, kita boleh melihat perang berhenti di belahan dunia mana pun, tetapi selama Palestina belum menjadi negara yang berdaulat, saya kira kita tidak bisa menyimpulkan bahwa perdamaian dunia telah terwujud. Karena itu, perjuangan kemerdekaan Palestina tidak boleh berhenti,” pungkasnya.

17 Sep 2026
Utama

Mahasiswa Aek Mata di Jakarta Apresiasi Komitmen Brimob Bangun Jembatan Utama penghubung desa

Jakarta, Bungkasnews.com – Komitmen Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara untuk membangun jembatan utama Desa Aek Mata, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, mendapat apresiasi dari mahasiswa asal Aek Mata yang berada di Jakarta.Apresiasi tersebut disampaikan menyusul survei kedua yang dilakukan personel Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sumut pada 15 September 2026 untuk melihat langsung kondisi jembatan serta kebutuhan di lapangan.Nehru Lubis, mahasiswa asal Desa Aek Mata di Jakarta, menilai survei kedua tersebut menunjukkan adanya keseriusan dan komitmen untuk menindaklanjuti kebutuhan masyarakat.“Kami sangat mengapresiasi Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sumut yang kembali turun melakukan survei. Ini menunjukkan bahwa pembangunan jembatan utama Aek Mata mendapat perhatian serius dan kami berharap komitmen tersebut segera terealisasi,” ujar Nehru.Nehru Lubis juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Aek Mata, Andi Sahweri Lubis, yang dinilai terus memperjuangkan pembangunan dan kebutuhan infrastruktur desa.“Kami juga mengapresiasi Kepala Desa Aek Mata yang terus bekerja keras memperjuangkan pembangunan desa. Semoga sinergi dan perjuangan semua pihak ini dapat menghasilkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.Pembangunan jembatan utama tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, serta berbagai kegiatan sosial warga.Baca juga: Survei Kedua, Brimob Batalyon C Tegaskan Komitmen Bangun Jembatan Utama Aek MataSebelumnya, sejumlah titik jembatan di Desa Aek Mata membutuhkan perhatian. Salah satu titik telah mendapatkan penanganan melalui program Jembatan Merah Putih. Kini, pembangunan jembatan utama menjadi salah satu harapan masyarakat yang diharapkan segera terealisasi.Mahasiswa Aek Mata di Jakarta berharap komitmen pembangunan tersebut dapat berjalan lancar hingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan kemajuan Desa Aek Mata.

16 Sep 2026
Daerah

Survei Kedua, Brimob Batalyon C Tegaskan Komitmen Bangun Jembatan Utama Aek Mata

Mandailing Natal, Bungkasnews.com – Harapan masyarakat Desa Aek Mata, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, untuk memiliki jembatan utama yang layak kembali mendapat angin segar. Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menunjukkan komitmennya dengan kembali turun ke lapangan untuk melakukan survei kondisi jembatan.Peninjauan kali ini merupakan survei kedua yang dilakukan Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sumut Selasa, 15 /9/2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut setelah sebelumnya dilakukan peninjauan terhadap kondisi jembatan yang selama ini menjadi akses penting bagi masyarakat.Dalam survei lanjutan tersebut, personel Brimob kembali melihat secara langsung kondisi fisik jembatan, sekaligus memastikan kebutuhan dan kondisi lapangan sebagai bagian dari persiapan pembangunan.Komitmen tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat Aek Mata. Pembangunan jembatan utama telah mendapat persetujuan dan insyaallah akan direalisasikan dalam waktu dekat. Hal ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat tidak berhenti pada tahap peninjauan, tetapi dilanjutkan dengan langkah konkret menuju pembangunan.Baca juga: Anggota DPR Skeptis Penerapan E-Voting Bisa Diterapkan di IndonesiaKepala Desa Aek Mata, Andi Sahweri, menyampaikan apresiasi atas keseriusan Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sumut yang telah dua kali turun langsung melihat kondisi jembatan.Menurutnya, survei kedua tersebut semakin memperkuat harapan masyarakat bahwa pembangunan jembatan utama desa benar-benar akan ditindaklanjuti.“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan mengapresiasi perhatian dari Batalyon C Brimob. Ini bukan hanya sekadar survei, tetapi sudah ada komitmen dan persetujuan untuk pembangunan. Insyaallah dalam waktu dekat akan direalisasikan,” ujarnya.Jembatan utama tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat Desa Aek Mata karena menjadi salah satu akses yang digunakan warga dalam menjalankan berbagai aktivitas, termasuk mobilitas, pendidikan, maupun kegiatan ekonomi.Sebelumnya, sejumlah titik jembatan di Desa Aek Mata juga membutuhkan perhatian. Salah satu titik telah mendapat penanganan melalui program Jembatan Merah Putih. Kini, pembangunan jembatan utama menjadi harapan berikutnya bagi masyarakat.Dengan survei yang telah dilakukan untuk kedua kalinya dan adanya persetujuan pembangunan, masyarakat berharap komitmen Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sumut tersebut segera terwujud di lapangan.Bagi warga Aek Mata, jembatan ini bukan sekadar bangunan penghubung, melainkan akses penting yang menghubungkan aktivitas dan kehidupan masyarakat. Karena itu, rencana pembangunan tersebut disambut sebagai sebuah harapan baru bagi kemajuan desa.

16 Sep 2026
Mahasiswa

Mahasiswa PPL/PLP FTIK UCA di SMA Islamic Centre Jalani Monev

Tangerang, Bungkasnews.com — Pelaksanaan Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Praktik Lapangan Profesi (PLP) mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Cendekia Abditama (FTIK UCA) di SMA Islamic Center Kota Tangerang telah memasuki hampir dua bulan. Untuk mengetahui perkembangan program tersebut, pihak program studi melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada Selasa, 15 September 2026.Kegiatan Monev tersebut dilaksanakan oleh Kaprodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Dr. Maemunah, M.A.Pd., bersama Kaprodi Manajemen Pendidikan Agama Islam (MPI), Dadang Wahyudin, M.Pd. Keduanya hadir secara langsung untuk berdiskusi dengan mahasiswa peserta PPL dan PLP di ruang meeting SMA Islamic Center Kota Tangerang.Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.50 WIB dan berlangsung kurang lebih selama setengah hingga satu jam. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan perkembangan selama menjalankan program PPL dan PLP yang telah berlangsung hampir dua bulan.Monev dilakukan untuk mengetahui sejauh mana progres pelaksanaan kegiatan PPL dan PLP, termasuk proses adaptasi mahasiswa di lingkungan sekolah, hubungan dengan guru pamong, serta komunikasi dan koordinasi dengan dosen pembimbing lapangan (DPL).Salah satu hal yang menjadi pembahasan dalam kegiatan tersebut adalah bagaimana mahasiswa membangun hubungan dan komunikasi dengan guru pamong selama menjalankan tugas di sekolah. Mahasiswa juga menyampaikan pengalaman dalam beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengikuti kegiatan pembelajaran, serta menjalankan berbagai tanggung jawab yang diberikan selama program berlangsung.Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan perhatian terkait komunikasi dengan DPL, yang dalam pelaksanaan PPL dan PLP ini dibimbing oleh Dr. Deden Saeful Ridhwan MZ., M.A.Melalui kegiatan Monev, pihak program studi dapat memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan PPL dan PLP secara langsung dari mahasiswa di lokasi praktik. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang evaluasi dan komunikasi untuk mengetahui berbagai perkembangan maupun kendala yang dihadapi mahasiswa selama menjalankan program.Bagi mahasiswa, Monev menjadi momentum untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan kegiatan yang telah dijalani selama hampir dua bulan. Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan agar pelaksanaan PPL dan PLP dapat berjalan lebih baik hingga program selesai.Dengan adanya monitoring dan evaluasi secara langsung, pelaksanaan PPL dan PLP mahasiswa di SMA Islamic Center Kota Tangerang diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kegiatan akademik, tetapi juga menjadi proses pembelajaran bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebagai calon tenaga pendidik dan profesional di bidang pendidikan.

15 Sep 2026
Utama

BLUVOCATION CREATIVE FEST THE THIRD: Mengusung Tema "Beyond The Stars" , SMK Budi Luhur Siap Kembali Pamerkan Karya Pelajar di Layar Bioskop XXI

Tangerang, 15 September 2026 – Sebagai wujud komitmen dalam mencetak lulusan yang kompeten dan kreatif, SMK Budi Luhur dengan bangga mengumumkan puncak perhelatan Projek Kreatif Kewirausahaan (PKK) melalui acara BLUVOCATION CREATIVE FEST THE THIRD 2026. Acara puncak ini akan ditandai dengan pemutaran karya (screening) dan penganugerahan (awarding) yang diselenggarakan secara eksklusif di bioskop XXI Bintaro Xchange Mall 2.Tahun ini, festival mengusung tema "Beyond The Stars" yang mencerminkan semangat untuk menggapai impian setinggi bintang. Tema ini menjadi simbol keberanian agar setiap peserta percaya pada potensi diri, terus berkembang, dan berani meraih masa depan tanpa batas.BLUVOCATION CREATIVE FEST hadir sebagai platform ekosistem kolaboratif yang mempertemukan pelajar, dunia industri, komunitas kreatif, perguruan tinggi, dan media. Sebelum mencapai acara puncaknya, festival ini telah menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan kompetitif, yang meliputi:Roadshow & Registration: Sosialisasi dan promosi ke berbagai sekolah untuk membangun antusiasme publik. Creative Competition: Berbagai lomba kreatif untuk pelajar tingkat SMP, SMA/SMK Sederajat, hingga masyarakat umum.Industry Seminar: Mengadakan seminar inspiratif bersama praktisi industri dengan topik kesehatan, kreatif, dan kebersihan pada bulan Oktober hingga November. Guna mewadahi ragam minat dan bakat generasi muda, BLUVOCATION CREATIVE FEST THE THIRD menghadirkan enam cabang kompetisi bergengsi, yaitu:Short Movie yang mengangkat tema "A Step Closer".Short Animation yang membawa tema "The Unseen Within".Fotografi dengan fokus Human Interest bertema "Faces of Humanity".Fashion Show with Story Telling yang mewajibkan penggunaan barang-barang daur ulang.Desain Karakter (OC) bertema "Beyond Imagination".Dance dengan pilihan tema "Power Of Dream" atau "Future And Technology".Kesuksesan dan skala acara yang kian membesar ini tidak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah, khususnya Joko Waluyo, S.Si, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMK Budi Luhur. Kegiatan ini juga diawasi langsung oleh tim penanggung jawab yang terdiri dari Agus Fazriansyah, S.I.Kom, Cika Mutiara Rahmakinanti, S.I.Kom., dan Teuku RizkyAdipratama, S.T, M.Kom.Baca juga: Anggota DPR Skeptis Penerapan E-Voting Bisa Diterapkan di IndonesiaSelaku Ketua Penyelenggara BLUVOCATION CREATIVE FEST THE THIRD, Salma Aalya Vanisa memimpin kepanitiaan tahun ini bersama jajaran siswa lainnya untuk memastikan acara berjalan lancar. Melalui visi acara ini, panitia berharap festival ini lebih dari sekadar kompetisi,melainkan perayaan kreativitas yang mampu menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri kreatif. Acara ini dirancang untuk memperluas kesempatan siswa dalam membangun portofolio, menjalin jejaring profesional, dan menginspirasi masyarakat luas.

15 Sep 2026
Nasional

Anggota DPR Skeptis Penerapan E-Voting Bisa Diterapkan di Indonesia

Jakarta, Bungkasnews.com - Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia mengaku skeptis terhadap wacana penerapan sistem pemungutan suara secara elektronik (e-voting) dalam pemilu di Indonesia. "Saya sebetulnya kalau bicara tentang e-voting ini skeptis," kata Doli, dalam seminar bertajuk "Menakar Konstitualitas Penerapan E-Voting di Indonesia" yang disiarkan secara daring, Senin (14/9/2026).Ia mengungkapkan, ada empat syarat e-voting bisa diterapkan di Indonesia. Syarat pertama terkait dengan kesiapan infrastruktur fisik, khususnya jaringan internet dan pasokan listrik.Ia menyoroti ketimpangan fasilitas fisik di Indonesia yang belum merata hingga ke daerah-daerah. "Karena sampai sekarang, jangankan jaringan internet, di negara kita ini ada daerah yang listrik saja belum masuk, gitu, ya," ujar dia.Baca juga: Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri KeuanganSyarat kedua yang menjadi sorotan adalah tingkat literasi digital masyarakat, baik secara fisik maupun secara mental. Menurut dia, pemanfaatan teknologi memerlukan kesiapan mental agar tidak disalahgunakan untuk hal-hal yang merugikan."Soal apakah kita semua khususnya masyarakat ini sudah melek digital atau tidak, melek elektronik atau tidak. Ya, melek elektronik ini bisa secara fisik maupun secara mental, gitu," tutur dia. Masalah keamanan (security) dan ancaman peretasan menjadi syarat ketiga yang dinilai sangat krusial. Ia mengingatkan bahwa risiko kebocoran data dan peretasan di Indonesia terbilang tinggi, serta biaya perawatan sistemnya mahal. "Ini kan selalu salah satu misalnya negara-negara yang tadi mundur itu kan satu karena memang rawan di-hack, rawan hacking dan kemudian biaya pemeliharaannya mahal," ujar dia.Baca juga: Kapal Virgo Kecelakaan, Basarnas Cari 130 OrangSyarat keempat berkaitan dengan penegakan hukum (law enforcement) dan komitmen kepatuhan masyarakat maupun para pemangku kepentingan terhadap aturan main yang berlaku. Secara aturan dasar, ia mengakui penerapan e-voting tidak melanggar konstitusi dan sangat memungkinkan secara hukum. Kendati demikian, efektivitas sistem tersebut kembali pada komitmen bersama serta tingkat literasi seluruh stakeholder terkait.

15 Sep 2026
Utama

Mangihut Sinaga Dorong Reformasi Internal pada Badan Pemulihan Aset

Jakarta, Bungkasnews.com - Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, secara terbuka menjelaskan persoalan dalam penanganan aset yang selama ini dilakukan oleh Badan Pemulihan Aset, Kejaksaan Republik Indonesia. Menurutnya masyarakat dapat penilain ketidaktransparanan penanganan aset yang dinilai masih menimbulkan ketidakjelasan di masyarakat. “Masyarakat sudah menilai selama ini transparansi penanganan aset selama ini tidak jelas,” ucap Mangihut Sinaga (8/9/26). Anggota DPR RI Dapil Sumatera Utara III tersebut juga mengingatkan perihal tanggung jawab Kejaksaan perihal aset yang dirampas, yang tidak terlepas dari aturan hingga eksekusi di lapangan.“Aset ini juga tidak terlepas dari tanggung jawab kita di Kejaksaan, mulai dari peraturan sampai dengan eksekusi tentang aset adalah domain daripada Kejaksaan sebagai lembaga penuntut umum,” tambah Mangihut.Mantan Kepala Kajati Sulawesi Utara tersebut juga mengingatkan tanggung jawab Badan Pemulihan Aset apabila sewaktu-waktu dibentuk lembaga ataupun badan baru yang menangani aset tindak pidana oleh Pemerintah. “Andai kata besok ada lembaga Badan Penanganan Aset yang dibentuk oleh Pemerintah apakah pendapat Kejaksaan sudah siap dan setuju? Dan juga tidak tertutup kemungkinan ada juga Badan Pengawasan tentang Aset, supaya lebih jelas,” ujar Mangihut.Mangihut berharap, selama proses penyusunan RUU Perampasan Aset kedepan, Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI dapat melakukan reformasi kelembagaan secara internal, mengingat banyak persoalan aset yang sudah putus dan sudah dilelang melalui KPKNL, namun tak kunjung diserahkan kepada pihak pemenang. “Banyak aset yang sudah diputus dan sudah dilelang melalui KPKNL tetapi aset belum diserahkan kepada pemenang, banyak, bertahun-tahun juga banyak,” ucap Mangihut.

09 Sep 2026
Daerah

Hujan Deras Picu Banjir di Medan Pancing, Pengendara Terjebak Kemacetan

Medan, Bungkasnews.com — Hujan deras yang mengguyur Kota Medan pada Senin (7/9/2026) menyebabkan banjir di kawasan Medan Pancing, khususnya di sekitar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) dan Universitas Negeri Medan (UNIMED). Banjir tersebut mengakibatkan kemacetan dan membuat sejumlah mahasiswa serta pengguna jalan terjebak dalam kepadatan lalu lintas sekitar pukul 15.30 WIB.Genangan air yang muncul di sejumlah ruas jalan membuat kendaraan harus melaju dengan kecepatan rendah. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan antrean kendaraan semakin panjang.Selain menimbulkan kemacetan, banjir juga menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami mogok saat melintasi jalan yang tergenang. Kendaraan yang mogok membuat ruang jalan semakin terbatas sehingga memperparah kepadatan lalu lintas.Sejumlah mahasiswa yang berada di sekitar kawasan UINSU dan UNIMED turut terdampak. Mereka mengalami hambatan dalam perjalanan akibat kondisi jalan yang dipenuhi genangan dan kendaraan yang bergerak lambat.Hujan deras yang terjadi pada hari tersebut menjadi penyebab terjadinya genangan dan banjir di kawasan Medan Pancing. Kondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat dan mobilitas mahasiswa di sekitar kawasan kampus.Pengguna jalan diimbau untuk berhati-hati ketika melintasi kawasan yang masih tergenang serta mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.

08 Sep 2026
Daerah

TNI AL Dapat Apresiasi, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Rumah Suluk Baitul Khalil, Sei Paham

Asahan, BungkasNews – Peringatan Haul ke-25 Allahuyarham Syekh H. Mustafa BS. Rokan di Rumah Suluk Baitul Khalil, Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga diisi dengan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah pelayanan kesehatan yang diberikan TNI Angkatan Laut (TNI AL) kepada masyarakat. Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga mendapatkan obat secara gratis serta kegiatan pengadaan sembako murah.Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026, dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan, TNI, tokoh agama serta para mursyid yang datang dari berbagai daerah di Pulau Sumatra.Dalam kegiatan tersebut, hadir Komandan Lanal Tanjung Balai yang baru, Letkol Laut (P) Sigit Ryanto, CTMP., CRMP., M.Tr.Opsla. Kehadiran Danlanal Tanjung Balai menjadi bagian dari dukungan TNI AL terhadap kegiatan sosial dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangkaian Haul ke-25 Syekh H. Mustafa BS. Rokan.Selain itu, kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Asahan, jajaran Kementerian Agama dan KUA se-Kabupaten Asahan, perwakilan Bupati Asahan dari kalangan pejabat eselon I, Wakil Wali Kota Tanjung Balai, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Asahan, serta para mursyid yang datang dari berbagai wilayah di Pulau Sumatra.Salah satu pihak yang turut memberikan perhatian terhadap rangkaian kegiatan tersebut adalah Syekh Abu Shoghir, S.Pd., selaku Mursid/Pimpinan Pondok Pesantren. Ia menilai kegiatan haul tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan ulama, tetapi juga dapat menjadi sarana memperkuat kepedulian terhadap masyarakat.TNI AL Berikan Pemeriksaan Kesehatan GratisDalam kegiatan sosial tersebut, TNI AL memberikan sejumlah pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat yang hadir.Pemeriksaan meliputi cek kolesterol, tekanan darah tinggi, diabetes, pemeriksaan maag, serta sejumlah pemeriksaan kesehatan lainnya. Masyarakat yang membutuhkan pengobatan juga mendapatkan obat secara gratis.Pelayanan kesehatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga merasa terbantu karena dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka sekaligus memperoleh pengobatan tanpa harus mengeluarkan biaya. Kegiatan tersebut dinilai memberikan manfaat langsung, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses pemeriksaan dan pengobatan secara mudah.Bagi masyarakat, kehadiran TNI AL dalam kegiatan haul bukan hanya sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial melalui pelayanan kesehatan.Masyarakat Merasakan Manfaat LangsungKegiatan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan TNI AL memberikan dampak yang cukup besar bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan.Selain dapat mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, masyarakat juga memperoleh obat secara gratis apabila membutuhkan penanganan.Kehadiran pelayanan kesehatan tersebut juga menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dapat berjalan beriringan dengan kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Masyarakat berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan. Mereka menilai pelayanan kesehatan gratis sangat membantu, terutama bagi warga yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan tetapi memiliki keterbatasan untuk mendapatkan layanan secara mandiri.Menurut masyarakat, perhatian terhadap kebutuhan warga seperti ini menjadi bentuk nyata bahwa keberadaan TNI dan Polri serta pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.Sembako Murah Ikut DihadirkanSelain pelayanan kesehatan, rangkaian kegiatan juga diwarnai dengan pengadaan sembako murah bagi masyarakat.Program tersebut menjadi bagian dari semangat berbagi dalam kegiatan Haul ke-25 Syekh H. Mustafa BS. Rokan. Masyarakat tidak hanya hadir untuk mengikuti kegiatan keagamaan, tetapi juga memperoleh manfaat sosial melalui akses kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.Kegiatan berbagi tersebut menjadi semakin berarti di tengah kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan sosial dan bantuan yang dapat dirasakan secara langsung.Harapan untuk Haul di Masa MendatangMasyarakat berharap pelaksanaan Haul di Rumah Suluk Baitul Khalil dan kegiatan serupa ke depan dapat terus berkembang serta memberikan manfaat yang lebih luas.Selain mempertahankan nilai-nilai keagamaan, masyarakat berharap haul juga tetap menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian sosial, berbagi dengan sesama dan menghadirkan berbagai kegiatan yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga.Kehadiran para tokoh agama, pemerintah, TNI, serta para mursyid yang datang dari berbagai daerah juga diharapkan terus dipertahankan. Kehadiran mereka dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus mengenang perjuangan para ulama.Masyarakat berharap generasi muda semakin mencintai nilai-nilai agama dan mengenal perjuangan para tokoh ulama yang telah memberikan kontribusi bagi masyarakat.Haul Syekh H. Mustafa BS. Rokan diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan untuk mengenang seorang ulama, tetapi juga menjadi momentum untuk meneruskan nilai perjuangan beliau melalui kegiatan yang membawa manfaat bagi agama, masyarakat dan bangsa.Kegiatan pelayanan kesehatan gratis dan sembako murah yang hadir dalam rangkaian haul menjadi salah satu contoh bahwa nilai keagamaan dapat diwujudkan melalui kepedulian dan aksi sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.Sumber informasi: Keterangan panitia/masyarakat di kegiatan Haul ke-25 Allahuyarham Syekh H. Mustafa BS. Rokan.

05 Sep 2026
Daerah

Tak Sabar Tunggu Pemkab, Warga Gotong -Royong Jalan Perbaiki Sendiri

Asahan, BungkasNews - Kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan Dusun V dan Dusun VI, Desa Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, kini menjadi sorotan setelah warga setempat memutuskan mengambil langkah mandiri untuk memperbaiki akses jalan yang rusak parah. Kerusakan jalan sepanjang sekitar 7 kilometer ini sudah menjadi keluhan warga bertahun - tahun namun hingga kini belum ada respons konkret dari pihak pemerintah terkait.Jalan tersebut merupakan akses utama dan satu-satunya jalur yang digunakan masyarakat Dusun V dan VI Desa Sei Paham untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk anak-anak sekolah yang harus melintasinya setiap pagi dan siang hari. Sayangnya, kondisi jalan yang belum diaspal atau dicor membuat akses ini sangat bergantung pada cuaca. Saat musim hujan tiba, jalan berubah menjadi becek dan berlumpur, sehingga sulit dan bahkan tidak bisa dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun pejalan kaki.Dampak paling terasa justru dialami oleh anak-anak sekolah. Mereka kerap kesulitan berangkat maupun pulang sekolah saat hujan turun, karena jalan yang licin dan berlumpur membahayakan keselamatan sekaligus membuat seragam dan perlengkapan sekolah mereka kotor. Kondisi inilah yang menjadi salah satu pendorong utama warga untuk segera bertindak, agar anak-anak dapat menempuh perjalanan ke sekolah dengan lebih nyaman dan aman, tanpa harus bergulat dengan lumpur setiap kali hujan mengguyur.Karena tak kunjung ada tindak lanjut dari pemerintah, warga akhirnya berinisiatif melakukan gotong royong dan patungan secara swadaya untuk memperbaiki jalan tersebut. Skema pengumpulan dana disepakati bersama, yakni setiap rumah tangga menyumbang Rp50.000 per minggu. Dana yang terkumpul kemudian digunakan untuk membeli bahan pengerasan jalan berupa "kondisel" atau cor beton cetak, dengan estimasi biaya sekitar Rp1,5 juta untuk setiap satu "motor kondisel" yang dipasang.Hasil kerja keras dan kekompakan warga mulai membuahkan hasil. Hingga saat ini, sudah sekitar 30 motor kondisel yang berhasil dipasang secara bertahap di ruas jalan yang paling parah kerusakannya. Meski progresnya cukup menggembirakan, warga menyadari bahwa upaya swadaya ini masih jauh dari cukup untuk menuntaskan perbaikan jalan sepanjang 7 kilometer secara keseluruhan. Dengan keterbatasan dana yang hanya mengandalkan iuran mingguan warga, proses perbaikan berjalan lambat dan membutuhkan waktu yang sangat panjang jika tidak ada bantuan tambahan dari pihak lain.Warga Dusun V dan VI Desa Sei Paham mendesak Pemerintah Kabupaten Asahan dapat segera turun tangan dan memberikan perhatian khusus terhadap kondisi jalan ini. Mengingat status jalan tersebut adalah jalan kabupaten yang notabene menjadi tanggung jawab Pemkab Asahan, warga merasa sudah sepatutnya ada perhatian dan realisasi perbaikan dari pihak berwenang, bukan hanya mengandalkan swadaya masyarakat yang serba terbatas.Selain faktor akses pendidikan bagi anak-anak sekolah, jalan ini juga menjadi urat nadi perekonomian dan mobilitas harian warga kedua dusun tersebut. Aktivitas seperti membawa hasil pertanian, berdagang, hingga aktivitas rutin lainnya turut terganggu setiap kali kondisi jalan memburuk akibat hujan.Melihat kondisi ini, sudah semestinya perbaikan jalan Dusun V dan VI Desa Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang ini menjadi prioritas dalam program infrastruktur Pemerintah Kabupaten Asahan. Warga mendesak pihak terkait dapat segera melakukan peninjauan lapangan serta merealisasikan perbaikan secara menyeluruh, agar masyarakat tidak terus-menerus bergantung pada iuran mandiri demi memiliki akses jalan yang layak.

03 Sep 2026