Bungkas News

Kategori: Terkini

Menampilkan 10 berita terbaru.

Terkini

Malaysia Gagal ke Final, Paulo Josue: Gol Kami Belum Cukup

Bandung, Bungkasnews.com – Timnas Malaysia harus mengubur harapan melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026 meski berhasil meraih kemenangan telak 6-0 atas Singapura pada laga terakhir Grup A.Pertandingan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). Malaysia tampil dominan dan mencetak enam gol melalui hattrick Bergson da Silva, serta masing-masing satu gol dari Stuart Wilkin, Paulo Josue, dan Syahir Bashah.Namun, kemenangan tersebut belum cukup untuk membawa Malaysia menjadi juara Grup A. Pada pertandingan lainnya yang berlangsung bersamaan, Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh.Malaysia dan Indonesia sama-sama mengoleksi tujuh poin dan sama-sama memiliki selisih gol +9. Namun, Indonesia mencetak 11 gol sepanjang fase grup, sedangkan Malaysia mencetak sembilan gol. Produktivitas gol tersebut menjadi pembeda posisi kedua tim.Paulo Josue, yang turut mencetak gol dalam kemenangan Malaysia atas Singapura, mengungkapkan kekecewaannya setelah hasil tersebut belum cukup mengantarkan Harimau Malaya ke final.“Saya pikir tugas kami telah terselesaikan, apa yang telah kami rencanakan untuk pertandingan ini...”Ia menilai Malaysia sudah menjalankan target yang dibutuhkan dalam pertandingan tersebut, termasuk mencetak banyak gol.“Dan hari ini adalah pertandingan di mana kami harus mencetak gol dan memenangkan laga, dan kami berhasil mencetak semua gol tersebut, tetapi sayangnya itu belum cukup.”Hasil pertandingan Indonesia menjadi faktor yang membuat Malaysia harus puas berada di posisi runner-up Grup A. Indonesia mencetak sembilan gol ke gawang Bangladesh, termasuk tambahan gol pada masa injury time, sehingga mengakhiri fase grup dengan 11 gol.Josue juga menyinggung jumlah gol yang dicetak Indonesia.“Cukup besar, saya tidak tahu berapa skor pastinya, sembilan gol, Anda tahu, sangat berat untuk kebobolan...”Meski gagal mencapai final, Josue meminta rekan-rekannya tidak larut dalam kekecewaan. Ia mengajak tim Malaysia untuk tetap fokus menghadapi pertandingan selanjutnya."Jadi, kami harus menegakkan kepala dan kemudian menghadapi pertandingan berikutnya dan mencoba menyelesaikannya dengan sebaik mungkin yang kami bisa," tegasnya. Dengan hasil tersebut, Malaysia akan melanjutkan perjuangan di FIFA ASEAN Cup 2026 untuk memperebutkan tempat ketiga pada Senin (5/10/2026).

02 Oct 2026
Terkini

Lamhot Sinaga: Untirta Punya Peran Strategis Menyiapkan SDM Unggul dari Banten untuk Indonesia

Jakarta, Bungkasnews.com — Ketua Ikatan Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (IKA Untirta) yang juga Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Dies Natalis ke-45 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).Lamhot berharap momentum 45 tahun perjalanan Untirta tidak hanya menjadi perayaan atas capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi titik tolak untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat, pembangunan Banten, dan kemajuan Indonesia."Selamat Dies Natalis ke-45 untuk Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh civitas akademika Untirta yang selama ini telah menjaga dan mengembangkan tradisi akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta inovasi," kata Lamhot dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).Menurut Lamhot, usia 45 tahun merupakan perjalanan panjang yang menunjukkan bahwa Untirta telah menjadi bagian penting dari perkembangan pendidikan tinggi di Banten.Karena itu, ia berharap Untirta tidak berhenti pada pencapaian institusional, tetapi terus memperluas kontribusinya sehingga keberadaan kampus benar-benar dirasakan oleh masyarakat."Perguruan tinggi tidak boleh hanya menjadi ruang untuk menghasilkan lulusan. Kampus harus menjadi pusat pengetahuan, pusat inovasi, sekaligus mitra strategis masyarakat dan pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan," ujar Lamhot.Ia mengatakan, posisi Untirta menjadi semakin penting karena Banten merupakan salah satu provinsi dengan dinamika ekonomi yang sangat besar. Perkembangan industri, perdagangan, jasa, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga transformasi digital membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sekaligus kemampuan beradaptasi.Dalam konteks tersebut, menurut Lamhot, Untirta memiliki peluang besar untuk menjadi garda terdepan pendidikan tinggi di Banten yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat dan perekonomian nasional."Untirta harus menjadi salah satu lokomotif utama peningkatan kualitas sumber daya manusia di Banten. Kampus ini harus mampu membaca perubahan zaman dan menyiapkan lulusan yang tidak hanya siap masuk dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan," katanya.Lamhot menilai hubungan antara pendidikan tinggi dan pertumbuhan ekonomi tidak dapat dipisahkan. Kualitas pendidikan akan menentukan kualitas tenaga kerja, sementara kualitas tenaga kerja akan memengaruhi produktivitas dan daya saing ekonomi suatu daerah.Karena itu, ia berharap pengembangan Untirta ke depan semakin diarahkan pada penguatan riset, inovasi, kewirausahaan, teknologi, dan kolaborasi dengan dunia industri."Kalau kita ingin ekonomi tumbuh secara berkelanjutan, maka fondasinya adalah manusia. Kita membutuhkan manusia yang terdidik, memiliki keterampilan, mampu berinovasi, dan mempunyai keberanian untuk menciptakan sesuatu yang baru," ujar Lamhot.Ia juga mendorong agar hasil penelitian dan inovasi yang lahir dari lingkungan Untirta tidak berhenti di ruang-ruang akademik. Pengetahuan yang dihasilkan perguruan tinggi, kata dia, perlu diterjemahkan menjadi solusi yang dapat digunakan masyarakat dan dunia usaha.Menurut Lamhot, kampus memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara ilmu pengetahuan, kebutuhan masyarakat, dan perkembangan industri."Riset harus memiliki kebermanfaatan. Inovasi harus bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Dan pendidikan harus memiliki keterhubungan dengan realitas ekonomi yang dihadapi masyarakat," katanya.Dalam pandangannya, tantangan perguruan tinggi ke depan juga semakin kompleks. Perkembangan kecerdasan artifisial, otomasi, ekonomi digital, perubahan struktur industri, serta kebutuhan terhadap pekerjaan berbasis pengetahuan akan mengubah peta kompetensi tenaga kerja.Karena itu, Untirta perlu terus memperkuat ekosistem pembelajaran yang adaptif agar mahasiswa memiliki kemampuan akademik sekaligus keterampilan yang relevan dengan perubahan dunia kerja."Mahasiswa Untirta harus dipersiapkan bukan hanya untuk menghadapi dunia hari ini, tetapi juga dunia sepuluh atau dua puluh tahun ke depan. Karena itu, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, teknologi, kewirausahaan, dan karakter harus berjalan bersama," ujar Lamhot.Lamhot juga menekankan pentingnya memperkuat hubungan antara Untirta dan para alumninya. Menurut dia, alumni merupakan bagian dari ekosistem perguruan tinggi yang dapat memberikan kontribusi melalui pengalaman profesional, jejaring, mentoring, kerja sama, maupun dukungan terhadap pengembangan kampus.Sebagai Ketua IKA Untirta, Lamhot mengatakan bahwa organisasi alumni memiliki tanggung jawab untuk ikut memperkuat hubungan antara kampus dan dunia profesional."IKA Untirta harus menjadi jembatan yang mempertemukan potensi kampus dengan pengalaman para alumni. Kita ingin alumni tidak hanya datang ketika ada acara seremonial, tetapi juga hadir dalam pengembangan pendidikan, penelitian, kewirausahaan, jejaring industri, dan pengabdian kepada masyarakat," katanya.Ia berharap sinergi antara civitas akademika, alumni, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat semakin diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar perguruan tinggi tidak berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan pembangunan.Lamhot mengatakan, pembangunan pendidikan pada akhirnya bukan hanya mengenai pembangunan gedung, peningkatan jumlah mahasiswa, atau bertambahnya program studi. Lebih dari itu, pembangunan pendidikan harus tercermin dari kemampuan sebuah perguruan tinggi menghasilkan manusia dan pengetahuan yang memberikan dampak nyata."Ukuran keberhasilan perguruan tinggi bukan hanya seberapa besar institusinya berkembang, tetapi seberapa besar kontribusinya terhadap masyarakat dan bangsa," ujar dia.Dalam konteks Banten, Lamhot berharap Untirta dapat menjadi pusat pengembangan gagasan dan inovasi yang mampu memperkuat daya saing daerah. Kampus diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap berbagai sektor strategis, mulai dari industri, ekonomi kreatif,UMKM, teknologi, lingkungan, hingga pengembangan masyarakat.Ia juga berharap lulusan Untirta dapat menjadi bagian dari kekuatan ekonomi baru di Banten dan berdampak secara nasional. Tidak seluruh lulusan harus berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga didorong menjadi pencipta lapangan kerja melalui kewirausahaan dan inovasi."Kalau setiap tahun lahir generasi muda yang memiliki kemampuan menciptakan usaha, mengembangkan teknologi, dan membangun inovasi, maka kampus secara tidak langsung ikut menciptakan mesin pertumbuhan ekonomi baru," kata Lamhot.Menurut dia, kontribusi tersebut pada akhirnya tidak hanya berdampak bagi Banten. Perguruan tinggi daerah yang mampu menghasilkan SDM berkualitas akan ikut memperkuat struktur sumber daya manusia Indonesia secara keseluruhan.Lamhot berharap perjalanan 45 tahun Untirta menjadi fondasi untuk memasuki fase baru yang lebih kuat. Ia mendorong seluruh civitas akademika menjaga budaya akademik sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pemangku kepentingan."Selamat ulang tahun ke-45 untuk Untirta. Semoga semakin maju, semakin kuat, semakin terbuka terhadap inovasi, dan semakin besar kontribusinya bagi Banten dan Indonesia," ujar Lamhot.Ia menambahkan, IKA Untirta akan terus mendukung kemajuan almamater melalui berbagai bentuk kolaborasi yang memungkinkan. Menurut dia, kemajuan Untirta merupakan kepentingan bersama seluruh keluarga besar alumni."Sebagai alumni, tentu kami ingin melihat Untirta tumbuh menjadi perguruan tinggi yang semakin diperhitungkan. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana kemajuan itu memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat," kata Lamhot.Lamhot yang dikenal sebagai mantan aktivist kampus dan kepemudaan di level nasional ini pun mengajak seluruh civitas akademika Untirta menjadikan Dies Natalis ke-45 sebagai momentum untuk memperkuat optimisme dan semangat pengabdian."Empat puluh lima tahun adalah perjalanan yang panjang, tetapi masa depan masih jauh lebih panjang. Mari kita jadikan momentum ini untuk membangun Untirta yang semakin unggul, inovatif, inklusif, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan bangsa," ujar dia.

26 Sep 2026
Terkini

Doli Kurnia Bawa Gagasan Perubahan Desain Pemilu: Pileg Dulu, Pilpres Kemudian

Jakarta, Bungkasnews.com - Anggota Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia kembali membuka wacana perubahan desain pemilu seiring rencana pembahasan RUU Pemilu di komisinya dalam waktu dekat.Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu mengusulkan agar pemilihan anggota legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) kembali digelar terpisah, setelah dalam beberapa pemilu terakhir digelar bersamaan."Kami memang sejak awal mengusulkan agar ketiga jenis pemilu yang kita miliki, pileg, pilpres, dan pilkada sebaiknya diselenggarakan terpisah, tidak ada yang disatukan," kata Doli dalam keterangannya, Selasa (22/9).Doli mengungkap tiga alasan, pertama, konsentrasi masyarakat agar tidak terbelah di kotak suara. Baik pilpres, pileg, maupun pilkada.Menurut dia, pemilihan serentak, selama ini membuat masyarakat tak fokus pada sosok yang mereka pilih. Sebab, ada banyak kontak suara dan materi kampanye yang mereka terima."Kita ingin agar setiap jenis Pemilu bisa diikuti oleh masyarakat secara fokus terhadap masing-masing jenis pemilihan," katanya.Kedua, ujar Doli, pemilihan serentak, terutama pilpres, akan kehilangan legitimasinya karena menggunakan syarat suara pileg lima tahun sebelumnya. Padahal, rentang waktu itu memungkinkan perubahan sikap partai dalam mengusung jagoannya di pilpres."Yang akhirnya bisa membuat tidak relevan antara aspirasi dukungan kepada partai politik dan presiden-wakil presiden pada saat pemilu itu dilangsungkan," kata Doli.Ketiga, pemisahan pileg dan pilpres, diyakini akan lebih meringankan beban penyelenggara pemilu.Sejumlah isu seputar RUU Pemilu kini kian mengemuka dan menjadi pembicaraan lintas fraksi di DPR. Sebelumnya, opsi ambang batas juga sempat mencuat, baik untuk presiden yang telah dihapus maupun parlemen yang diusulkan naik menjadi 5 persen.

23 Sep 2026
Terkini

Lamhot Sinaga Bekali Mahasiswa Golkar Internship Student, Dorong UMKM Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Nasional

Jakarta, BungkasNews.com — Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga menjadi pemateri dalam kegiatan Golkar Internship Student pada 22 September 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa peserta program internship dengan mengangkat tema “Mendukung UMKM Naik Kelas dan Menopang Ekonomi Nasional.”Dalam kegiatan tersebut, Lamhot Sinaga memberikan pembekalan kepada para peserta mengenai pentingnya penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu bagian dari aktivitas perekonomian nasional.Salah satu materi yang disampaikan berkaitan dengan Nomor Induk Berusaha (NIB). Para peserta diperkenalkan dengan pentingnya legalitas bagi pelaku usaha, termasuk informasi mengenai kemudahan memperoleh NIB secara gratis melalui sistem perizinan berusaha yang disediakan pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Selain persoalan legalitas usaha, Lamhot juga membahas Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai salah satu skema pembiayaan yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM yang memenuhi persyaratan. Materi tersebut memberikan gambaran kepada peserta mengenai pentingnya akses permodalan dalam mendukung pengembangan usaha masyarakat.Pembahasan mengenai UMKM tidak hanya diarahkan pada aspek usaha dan pembiayaan, tetapi juga pada pemahaman peserta terhadap keterkaitan antara pengembangan UMKM dengan perekonomian nasional. UMKM memiliki posisi penting dalam aktivitas ekonomi masyarakat sehingga penguatan kapasitas dan akses pelaku usaha menjadi salah satu bagian yang perlu mendapat perhatian.Selain memberikan materi mengenai UMKM, NIB, dan KUR, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembekalan bagi peserta Golkar Internship Student. Para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai persoalan ekonomi masyarakat serta memahami keterkaitan antara kebijakan publik dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.Melalui program internship tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman dari lingkungan akademik, tetapi juga mendapatkan ruang untuk mengenal secara lebih dekat proses pembelajaran dan praktik di lingkungan kelembagaan politik.Pembekalan yang diberikan Lamhot Sinaga diharapkan dapat memperluas wawasan peserta mengenai pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong mahasiswa untuk memahami berbagai kebijakan yang berkaitan dengan dunia usaha dan pembangunan ekonomi nasional.Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian pembelajaran bagi peserta Golkar Internship Student. Materi mengenai UMKM, NIB, KUR, serta pembekalan kepada mahasiswa menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman yang lebih praktis mengenai persoalan ekonomi dan kebijakan publik kepada generasi muda.

23 Sep 2026
Terkini

Pertamina Gandeng Polda Sidak SPBU di Padang

Padang, Bungkasnews.com - Tim gabungan dari Pertamina Patra Niaga, Polda Sumatera Barat, dan Pemprov Sumbar turun langsung melakukan sidak dadakan ke sejumlah SPBU di Kota Padang, Senin (7/9/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi benar-benar sampai ke tangan yang berhak.Tim yang turun ke lapangan terdiri dari Kepala Dinas ESDM Sumbar Helmi Heriyanto, perwakilan Ditreskrimsus Polda Sumbar Kompol Firdaus, dan Sales Area Manager Retail Sumbar Pertamina Patra Niaga Fakhri Rizal Hasibuan. Mereka mengecek langsung proses pengisian BBM subsidi, kecocokan transaksi, penggunaan QR Code, hingga kondisi fasilitas di SPBU yang disambangi.Dilansir dari Padang Media, Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyebut sinergi antara Pertamina, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum jadi kunci pengawasan BBM subsidi. Menurutnya, dari hasil pantauan lapangan, operasional dan pelayanan di SPBU yang diperiksa berjalan normal.Meski begitu, tim sempat menemukan indikasi kendaraan dengan nomor polisi yang tidak sesuai saat hendak mengisi BBM subsidi. Untungnya, pihak SPBU sigap dan menolak melayani pengisian untuk kendaraan tersebut sebagai bentuk kepatuhan aturan.Sepanjang 2026, Sales Area Retail Sumbar sudah menjatuhkan 31 sanksi berupa pembinaan dan penghentian pasokan sementara ke lembaga penyalur yang terbukti melanggar. Pertamina juga sudah mengajukan pemblokiran sekitar 5.000 nomor polisi kendaraan yang ketahuan berulang kali membeli BBM subsidi secara mencurigakan, ditambah permintaan penghapusan data ribuan nomor polisi lain dengan pola pembelian tidak wajar.Tak cuma itu, tiga SPBU juga dialihkan pengelolaannya tahun ini berdasarkan rekomendasi surat pembinaan yang sudah diterbitkan. Dengan tambahan ini, total sudah enam SPBU di Sumbar yang berganti pengelola sejak langkah pembinaan digencarkan.Kitty menegaskan pihaknya tak akan memberi ruang bagi pelanggaran. "Kami tidak memberikan toleransi terhadap penyalahgunaan dalam penyaluran BBM Subsidi," tegasnya.Bagi masyarakat yang menemukan indikasi penyelewengan BBM subsidi di lapangan, bisa melapor lewat Pertamina Contact Center di nomor 135.

08 Sep 2026
Terkini

Abu Vulkanik Anak Krakatau Dipantau Ketat, DLH Jakarta Siaga

Jakarta, Bungkasnews.com – Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memperketat pemantauan kualitas udara untuk mengetahui dampak paparan abu vulkanik di sejumlah wilayah.Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, mengatakan paparan abu vulkanik di permukaan bisa berbeda antara satu lokasi dengan lokasi lainnya. Karena itu, kondisi tersebut perlu diketahui melalui pengukuran kualitas udara serta pemantauan langsung di lapangan.Menurut Dudi, jajarannya juga diminta menindaklanjuti laporan mengenai adanya endapan abu. Koordinasi dengan sejumlah instansi turut diperkuat, di antaranya BMKG, PVMBG, BPBD, dan Dinas Kesehatan.“Pemantauan harus menjadi dasar penyampaian peringatan dan penyesuaian langkah perlindungan warga,” kata Dudi.Informasi Kualitas Udara Harus TerbukaDLH DKI Jakarta juga menekankan pentingnya penyampaian informasi kepada masyarakat secara terbuka dan mudah dipahami. Setiap perubahan kondisi kualitas udara diharapkan segera diikuti dengan pembaruan informasi agar warga dapat mengetahui langkah yang perlu dilakukan.Selain melindungi masyarakat, Dudi meminta perlindungan terhadap petugas kebersihan yang bekerja di lapangan tetap diperhatikan selama kondisi abu vulkanik masih menjadi perhatian.Masyarakat Jakarta dapat memantau perkembangan kualitas udara melalui udara.jakarta.go.id serta mengikuti informasi resmi dari DLH, BPBD, dan BMKG.Dudi juga mengimbau masyarakat untuk saling membantu, terutama anggota keluarga maupun tetangga yang membutuhkan pendampingan untuk mendapatkan informasi atau pertolongan.Langkah pemantauan kualitas udara tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengantisipasi dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau sekaligus memastikan informasi mengenai kondisi udara dapat segera diterima masyarakat.Sumber: Beritajakarta.id, 6 September 2026.

06 Sep 2026
Terkini

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Tangerang, Warga Diminta Waspada

Tangerang, Bungkasnews.com – Sebaran abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau mulai terpantau di sejumlah wilayah Banten, termasuk Kota Tangerang. Kondisi ini membuat Pemerintah Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang, tetapi meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan.Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, meminta masyarakat tidak panik serta mengikuti informasi dan imbauan resmi dari pemerintah. Ia juga mengingatkan warga agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya.“Yang paling penting masyarakat tetap tenang, tetapi waspada. Ikuti informasi dan imbauan resmi dari pemerintah, serta jangan mudah percaya atau menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya,” ujar Sachrudin.Warga Diminta Gunakan MaskerSachrudin secara khusus mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut. Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi terhadap paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu saluran pernapasan.Masyarakat yang melihat atau merasakan adanya abu vulkanik juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan.“Kalau melihat atau merasakan adanya abu, gunakan masker, kurangi aktivitas di luar ruangan bila tidak diperlukan, dan selalu jaga kondisi kesehatan,” kata Sachrudin.Ia juga mengingatkan warga yang mengalami gangguan pernapasan agar segera memeriksakan kondisi kesehatan ke fasilitas pelayanan kesehatan.Pemkot Tangerang Terus Pantau KondisiPemerintah Kota Tangerang melalui perangkat daerah terkait terus memantau perkembangan sebaran abu vulkanik dan berkoordinasi dengan instansi terkait.Sachrudin memastikan jajaran pemerintah daerah tetap bersiaga untuk melihat perkembangan kondisi di lapangan dan memberikan informasi maupun pelayanan yang dibutuhkan masyarakat.“Kami terus monitor. Jajaran Pemkot, mulai dari BPBD, Dinas Kesehatan hingga perangkat wilayah, agar tetap siaga dan memberikan informasi serta pelayanan yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Sachrudin.Jangan Panik, Tetap Jaga KesehatanMunculnya abu vulkanik di wilayah Tangerang membuat kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan, terutama bagi warga yang banyak melakukan aktivitas di luar rumah.Pemerintah mengingatkan agar masyarakat tidak hanya memperhatikan kondisi lingkungan, tetapi juga menjaga kondisi kesehatan. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah yang dianjurkan ketika terdapat paparan abu vulkanik.Sementara itu, bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan setelah terpapar abu, pemerintah meminta agar segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas kesehatan.Pemkot Tangerang juga menegaskan akan terus mengikuti perkembangan informasi dari lembaga yang berwenang. Langkah penanganan akan disesuaikan dengan kondisi yang terjadi di lapangan.Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, menggunakan masker ketika diperlukan, mengurangi aktivitas luar ruangan dan mengikuti arahan resmi pemerintah.Sumber: Baca berita asli di Website Resmi Pemkot Tangerang

06 Sep 2026
Terkini

DPP BM PAN Salurkan Bantuan Air Bersih di Pandeglang

Pandeglang, Bungkasnews.com — DPP BM PAN menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat (4/9/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih di tengah kondisi kekeringan.Penyaluran bantuan air bersih dilakukan di Desa Karangsetra, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang. Kehadiran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.Wakil Bendahara Umum DPP BM PAN, Usturi Sulaiman, menyampaikan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapatkan perhatian. Menurutnya, kondisi kekeringan dapat memberikan dampak langsung terhadap kehidupan warga, terutama ketika ketersediaan air semakin terbatas.DPP BM PAN hadir untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan tersebut. Bantuan air bersih menjadi salah satu bentuk kepedulian sekaligus upaya untuk meringankan beban warga yang terdampak kekeringan.Usturi mengatakan kepedulian kepada masyarakat tidak cukup hanya disampaikan melalui pernyataan, tetapi juga perlu diwujudkan melalui aksi nyata. Kehadiran di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya untuk memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.Semangat “PAN Bantu Rakyat” menjadi salah satu bentuk komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, DPP BM PAN berupaya memberikan bantuan secara langsung kepada warga yang membutuhkan.Bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Karangsetra selama menghadapi kondisi kekeringan. Warga dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih dalam aktivitas sehari-hari.DPP BM PAN juga berharap persoalan ketersediaan air bersih dapat menjadi perhatian bersama. Selain bantuan dalam kondisi darurat, diperlukan pula perhatian terhadap solusi yang dapat menjawab persoalan air bersih secara berkelanjutan di wilayah yang mengalami kekeringan.Kegiatan penyaluran bantuan air bersih ini menjadi bagian dari kepedulian DPP BM PAN terhadap kondisi masyarakat. Kehadiran organisasi di tengah warga diharapkan dapat memberikan manfaat serta membantu masyarakat dalam menghadapi persoalan yang mereka alami.Melalui semangat “PAN Bantu Rakyat”, DPP BM PAN terus mendorong kepedulian dan aksi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi kesulitan akibat kondisi kekeringan.

04 Sep 2026
Terkini

RUU Perampasan Aset Masuk Agenda Paripurna DPR, Pembahasan Tetap Berlanjut di Tengah Demo 27 Agustus

Jakarta, BungkasNews — Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Tindak Pidana resmi masuk dalam agenda Rapat Paripurna DPR RI yang digelar Kamis (27/8/2026). Dilansir dari Warta Ekonomi, rapat ini berlangsung bersamaan dengan aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) beserta sejumlah elemen masyarakat lainnya di sekitar Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.Dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 yang dimulai pukul 09.30 WIB itu, Komisi III DPR RI dijadwalkan menyampaikan laporan mengenai perkembangan penyusunan RUU Perampasan Aset. Poin ini menjadi sorotan karena tuntutan percepatan pengesahan RUU tersebut juga menjadi salah satu isu utama yang dibawa massa aksi di depan Gedung DPR.Meski demo berlangsung, DPR memastikan tidak ada penghentian aktivitas persidangan. Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Ahmad Doli Kurnia menegaskan agenda parlemen tetap berjalan seperti biasa. Ia menyampaikan bahwa suasana kerja DPR menjelang aksi tidak jauh berbeda dari hari-hari sidang pada umumnya, dan menyebut situasi di lingkungan DPR masih normal.Pernyataan itu disampaikan Doli di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (26/8/2026). Ia menambahkan bahwa pembahasan RUU Penyiaran dan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan di Baleg tetap dilanjutkan sesuai jadwal, tidak terpengaruh oleh rencana demonstrasi.Agenda Lengkap Rapat ParipurnaSelain laporan soal RUU Perampasan Aset, Rapat Paripurna hari ini memuat sejumlah agenda lain, di antaranya:Pengambilan keputusan Pembicaraan Tingkat II atas RUU Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025.Tanggapan pemerintah atas pandangan umum fraksi terkait RUU APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya.Laporan Baleg soal Perubahan Kelima Prolegnas RUU 2025-2029 dan Perubahan Keempat Prolegnas RUU Prioritas 2026, dilanjutkan pengambilan keputusan.Laporan Komisi XI DPR RI mengenai hasil uji kelayakan dan kepatutan calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Dewan Komisioner OJK.Pembahasan RUU Perubahan Keempat atas UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, usul inisiatif Komisi IV DPR RI.Laporan Tim Pengawas Penyelenggaraan Ibadah Haji DPR RI Tahun 2026 sebagai penutup rangkaian sidang.Demo dan Sidang Berjalan BeriringanDi luar ruang sidang, massa AMPB dan sejumlah kelompok masyarakat telah bersiap menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, salah satunya menuntut agar pembahasan RUU Perampasan Aset segera dirampungkan. Dengan demikian, agenda legislasi DPR dan aksi masyarakat berlangsung pada hari yang sama di kawasan Senayan — massa menyuarakan aspirasi di luar gedung, sementara di dalam, DPR tetap menjalankan agenda sidang sesuai rencana.Doli kembali menegaskan bahwa kerja-kerja Baleg tidak akan terganggu oleh demonstrasi. Pembahasan RUU akan terus bergilir seperti biasa, dari RUU Penyiaran ke RUU Perlindungan Ketenagakerjaan dan sebaliknya, mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya.Ftg/ubay

27 Aug 2026
Terkini

Tragis, Pasutri Tewas Saat Antar Jenazah Anak di Tol Batang

Batang, Bungkasnews — Perjalanan sebuah keluarga untuk mengantarkan jenazah anak ke tempat pemakaman berakhir tragis. Pasangan suami istri yang ikut dalam rombongan tersebut meninggal dunia setelah ambulans yang membawa jenazah mengalami kecelakaan di Tol Batang-Semarang, Jawa Tengah.Kecelakaan terjadi pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 00.46 WIB di KM 379+900 jalur A, wilayah Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang. Kecelakaan tersebut melibatkan empat kendaraan, yakni sebuah ambulans, truk Hino, Toyota Innova, dan Toyota Avanza.Berdasarkan keterangan kepolisian yang diberitakan detikJateng, kecelakaan bermula ketika ambulans berusaha menyalip truk dari sisi kanan. Ambulans kemudian menabrak bagian belakang samping kanan truk hingga oleng dan menghantam kendaraan lain yang berada dalam rombongan pengantar jenazah.Akibat kecelakaan tersebut, tiga penumpang ambulans meninggal dunia. Dua di antaranya merupakan pasangan suami istri, Mulyana dan Giyanti, sementara satu korban lainnya adalah asisten sopir ambulans, Tekat Suyanto.Yang membuat peristiwa ini semakin memilukan, Mulyana dan Giyanti diketahui sedang berada di dalam ambulans untuk mendampingi jenazah anak mereka, Vicky Tio Prasetyo, yang hendak dibawa ke Jepara untuk dimakamkan.Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kecelakaan tersebut. Sopir ambulans juga masih menjalani pemeriksaan dan hingga laporan tersebut diterbitkan belum ditetapkan sebagai tersangka.Jenazah para korban kemudian diserahkan kepada keluarga. Jenazah Giyanti dan anaknya, Vicky, direncanakan dimakamkan di Jepara, sedangkan Mulyana dimakamkan di Cengkareng, Jakarta.

20 Aug 2026